Lebih sial lagi, kekalahan itu membuat Persepam turun kasta alias terdegradasi ke divisi utama musim depan. Itu terjadi karena pada saat yang sama, seteru Persepam, Perseru Serui masih unggul 3-1 atas tuan rumah Persela Lamongan sampai babak pertama usai. Bila Perseru menang, Persepam dan Perseru sama-sama mengoleksi 23 poin sN akan hitung-hitungan selisih gol untuk menentukan tim yang terdegradasi. Bermain dihadapi pendukung fanatik sendiri, tim berjuluk Laskar Sape Kerap tampil terbuka dan menyerang guna mencuri gol lebih awal. Namun sayangnya, justru tim Mutiara Hitam berhasil mencuri gol pada menit ke-7' melalui Yohanes Pahabol. Semenit berselang, tepatnya saat laga memasuki menit ke-8. Persepam berhasil menyamakan kedudukan melalui salah satu pemain asing asal Moldova, Eduard Valuta. Setelah gol tersebut, pertandingan tetap berlangsung seru. Bahkan jual beli serangan di antara dua kesebelasan pun tak terhindarkan. Sayangnya, hingga pertandingan babak pertama usai, skor tetap tidak berubah, Persepam-MU 1-1 Persipura. Memasuki babak kedua pertandingan berlangsung, kedua kesebelasan masih saja mencari celah untuk kembali memimpin. Tetapi, sejumlah peluang gagal dimanfaatkan menjadi gol oleh masing-masing kesebelasan. Petaka bagi Persepam, saat wasit hampir meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan dengan kedudukan masih 1-1. Tim asuhan Jacksen F Tiago justru kembali berhasil membobol gawang Firmansyah, untuk kedua kalinya. Skor pun berubah 1-2 untuk Persipura dan bertahan sampai laga usai. Kekalahan tersebut membuat Persepam terancam degradasi karena pesaing mereka, Perseru Serui untuk sementara memimpin atas Persela Lamongan, dengan skor sementara 1-3 di Lamongan. Bagi Persipura, kemeangan itu makin mengamankan mereka ke babak 8 Besar dengan status runner up wilayah timur dengan raihan 39 poin.
Dibekap Persipura 2-1, Persepam Degradasi?
BolaSkor - Jumat, 05 September 2014
- #Isl
- #Sape Kerap
- #Persepam
- #Arcan Iurie
- #Persipura
- #Persepam Degradasi?
- #Dibantai Persipura 2-1
- #Madura United
- #Mutiara Hitam
- #Jacksen Tiago
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 02 Juli 2026
Profil Danilo Santacruz, Rekrutan Asing Pertama Madura United
Kamis, 11 Juni 2026
Super League: PSM Reuni dengan Darije Kalezic, Borneo FC dan Madura United Gaet Pelatih Baru
Sabtu, 23 Mei 2026
Tak Ada Pilihan Lagi Selain Menang bagi Madura United untuk Lolos Degradasi
Sabtu, 23 Mei 2026
Link Streaming Pertandingan Penentuan Degradasi di Super League 2025/2026, Sabtu 23 Mei 2026 Pukul 16.00 WIB
Kamis, 21 Mei 2026
Laga Hidup-Mati Melawan PSM, Madura United Diberi Petuah sebagai Kebanggaan Warga Pulau Garam
Senin, 11 Mei 2026
Hasil Super League 2025/2026: Dikalahkan Bhayangkara FC, Madura United Bersaing dengan Persis Solo di Zona Degradasi
Kamis, 23 April 2026
Absensi Alex Martins Tak Pengaruhi Dewa United, Madura United Tetap Siaga Satu
PILIHAN EDITOR
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026