Diketahui, meski finis kedua di Liga Inggris, The Reds meraih pendapatan tertinggi dari hadiah kompetisi dan hak siar musim ini, melampaui sang juara Manchester City sekalipun. Berdasarkan data Sporting Intelligence, Liverpool meraup 97,8 juta pounds dengan rincian hadiah runner-up sebesar 22 juta pounds, ditambah total hak siar 75,8 juta pounds. Di era sepak bola modern saat ini, hak siar memang bagai tambang emas bagi sebuah klub. Bahkan Cardiff City yang terdegradasi ke divisi Championship sukses meraup pendapatan 62,7 juta pounds (setara Rp1,204 triliun). Kemudian dua klub terdegradasi lainnya, Fulham mendapatkan 63,9 juta pounds (Rp1,226 triliun) dan Norwich City 65,1 juta pounds (Rp1,249 triliun).
>
>Premier League memang menyandang predikat liga dengan harga hak siar tertinggi. Secara berturut-turut, harga jual paling tinggi adalah di kawasan Asia, Eropa (di luar Inggris Raya), Sub-Saharan Afrika (negara-negara di selatan gurun Sahara), Timur Tengah dan Afrika Utara, Amerika Utara dan Karibia, serta terakhir Amerika Selatan.
>Khusus di Asia, Premier League berhasil menjual hak siar di angka 940,8 juta pounds (Rp18 triliun) untuk periode 2013 hingga 2016.Secara umum ada 11 negara Asia yang membeli hak siar Premier League. Thailand di posisi teratas dengan angka 204,8 juta pounds (Rp3,9 triliun), sedangkan Indonesia lewat First Media berada di urutan enam dengan nilai pembelian 51,2 juta pounds atau sekitar Rp983,4 miliar.