Simbol Barcelona asal Belanda, Johan Cruyff menilai dirinya tidak bisa berpikir bagaimana rencana Barcelona untuk memainkan sepakbola menyerang secara team dengan Lionel Messi, Neymar, dan Luis Suarez. "Saya tidak mengerti tentang bagaimana rencana Barcelona untuk memainkan sepakbola menyerang secara tim dengan kehadiran Lionel Messi, Neymar dan Luis Suarez dalam sebuah tim. Sebab, ketiganya adalah pemain yang bertumpukan pada kemampuan individualnya." ujar Cruyff dalam tulisannya di harian De Telegraaf. Dalam tulisannya, sosok yang identik dengan nomor punggung 14 semasa bermain itu juga mengucapkan selamat kepada timnas Jerman yang sukses meraih gelar juara di Piala Dunia Brasil 2014 sambil menghujamkan kritikan kepada Barcelona. "Saya sangat senang melihat Jerman berhasil memenangi Piala Dunia. Mereka memainkan sepakbola yang sekarang sudah ditinggalkan oleh Barcelona. Barcelona sekarang memilih bertumpu pada aksi individu ketimbang pada kerjasama tim. Cara bermain Barcelona yang dikembangkan pada era Frank Rijkaard dan Pep Guardiola kini sudah ditinggalkan oleh Barcelona." Kritikan Cruyff ini tentu patut diperhitungkan oleh Barcelona. Maklum, Cruyff adalah salah satu sosok yang paling berjasa bagi Barcelona setelah sukses mengantarkan Barcelona meraih gelar juara Liga Champions pertama kalinya bagi klub asal provinsi Katalan itu pada tahun 1992. Bintang sepakbola Belanda di era 1970-an itu juga adalah salah satu founding father dari filosofi bermain tiki-taka yang diterapkan oleh Louis van Gaal di era 90-an akhir, Frank Rijkaard di pertengahan tahun 2000, dan mencapai puncaknya pada jaman Pep Guardiola di tahun 2008-2012 silam.
Cruyff: Kedatangan Suarez Akan Membuat Barcelona Semakin Menyimpang!
BolaSkor - Senin, 14 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 16 September 2026
Jadwal Pertandingan Bola Malam Ini: AC Milan, Barcelona, dan Manchester United Tampil
Rabu, 16 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Barcelona vs Racing Santander: Potensi Hujan Gol
Rabu, 16 September 2026
Klasemen Sementara LaLiga 2026/2027 Usai Real Madrid Menang Dramatis di Markas Elche
Rabu, 16 September 2026
Catat! Lionel Messi Akan Mainkan Laga Terakhir dengan Argentina, Ini Tanggalnya
Selasa, 15 September 2026
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
Selasa, 15 September 2026
Hubungi Jose Mourinho, Rodri juga Ungkap Alasan Tolak Real Madrid
Selasa, 15 September 2026
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
Senin, 14 September 2026
Terungkap, Lamine Yamal Tidak Bahagia meski Juara Piala Dunia 2026 dengan Spanyol
Minggu, 13 September 2026
Hasil LaLiga: Bantai Levante, Barcelona Tak Terbendung
Sabtu, 12 September 2026
Hadapi Barcelona yang Tengah on Fire, Levante Tak Gentar
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026