BolaSkor.com - Pencapaian luar biasa diraih oleh Como 1907 setelah berhasil menembus Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Prestasi ini terwujud setelah mereka menaklukkan Cremonese 4-1 di Stadio Giovanni Zini, Minggu (24/5). Hasil ini sekaligus memastikan terdegradasinya Cremonese dari Serie A.
Sukses Como meraih tiket ke Liga Champions musim depan tidak lepas dari sentuhan sang pelatih, Cesc Fabregas, yang mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.
Baca Juga:
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Gagal Bantu Klubnya Bertahan di Serie A
Klasemen Akhir Serie A 2025/2026: AC Milan dan Juventus Kompak Gagal Lolos Liga Champions
"Saya merasakannya bahkan sebelum kami menghadapi Parma. Saya yakin bahwa dengan dua kemenangan, kami akan berada di Liga Champions," ujar Fabregas dikutip BolaSkor dari Football Italia.
Fabregas melukiskan perjalanan Como musim ini seperti seorang pembalap yang berhasil menyalip di detik-detik terakhir untuk memenangkan perlombaan.
Meski harus bergantung pada hasil pertandingan lain untuk memastikan tempat di Liga Champions, Fabregas tidak mempedulikan skor di San Siro atau Stadio Bentegodi saat pertandingan berlangsung.
Fokusnya hanya pada performa anak asuhnya di lapangan.
"Kami adalah tim muda, dengan 15 pemain berusia di bawah 23 tahun. Ini adalah mahakarya dari seluruh tim yang selalu berusaha lebih dan menaikkan standar pada saat yang tepat," papar Fabregas.
Bangun dari Nol

Kedatangan Fabregas ke Como membawa perubahan besar. Ketika pertama kali tiba, Como masih berlaga di Serie B dan kondisi klub jauh dari ideal.
Fabregas terlibat langsung dalam membangun fasilitas latihan klub yang awalnya sangat minim.
“Saya selalu mengatakan bahwa saya harus membuat banyak keputusan di sini, karena saya praktis diberi kendali penuh atas sisi sepak bola, dan praktis tidak ada apa pun ketika kami memulai," kenang Fabregas.
"Dulu kami harus melakukan pijat di meja belakang sebuah bar karena tidak memiliki tempat latihan. Kini kami berada di Liga Champions."
Bertahan di Como
Fabregas telah dikaitkan dengan begitu banyak klub besar selama setahun terakhir, tetapi dia memiliki alasan yang lebih kuat untuk tetap di Como.
Terlebih sekarang Como memastikan tempat di kompetisi paling bergengsi di sepak bola klub Eropa.
“Saya sangat bahagia di sini. Saya sangat senang dengan apa yang kami lakukan di sini,” ujar Fabregas.
“Saya baru saja berusia 39 tahun beberapa minggu yang lalu, seperti yang dikatakan Jose Mourinho, masih ada jalan panjang sampai saya mencapai usia 80 tahun."