BolaSkor.com - Untuk kedua kalinya Kerim Palic menjalani ibadah puasa di Indonesia, khususnya di Madura. Sebagai muslim yang taat, Ramadan menjadi bulan yang spesial bagi gelandang Madura United tersebut.
Sebagai pesepakbola, Kerim memiliki beberapa tips agar badannya tetap prima meski berpuasa. Pemain asal Bosnia & Herzegovina itu sangat memperhatikan nutrisi yang dikonsumsi selama berpuasa.
Saat sahur Kerim lebih banyak memakan protein daripada karbohidrat. Dengan begitu dia merasa lebih berenergi. Selama puasa dia juga berusaha memiliki kualitas tidur yang baik.
"Tentu saja perbedaan utamanya adalah level energi dan adaptasi karena di bulan reguler kita bisa makan dan minum. Tetapi selama Ramadan, waktunya dibatasi," ucap Kerim.
Baca Juga:
Bidik Kemenangan atas PSM, Bintang Persija Ajak Jakmania Penuhi JIS
Allano Lima Pede Tantang Klub yang Gagal Dikalahkan Persija di Putaran Pertama
Kopi Saat Sahur
Soal makanan selama Ramadan, Kerim menuturkan tidak ada menu favorit. Namun dia membongkar rahasia kecil. Rupanya Kerim tak bisa pisah dengan kopi setelah sahur.
"Kalau tidak meminumnya saya memiliki sakit kepala. Untuk buka puasa tidak ada menu spesifik, tetapi istriku membuatkan pie," papar pemain berusia 29 tahun tersebut.
Dua tahun menjalani ibadah puasa di Madura, Kerim tidak sulit beradaptasi. Justru dirinya kagum dengan atmosfer Ramadan di Pulau Garam.
"Kamu bisa lihat banyak orang dengan solidaritasnya. Kamu bisa lihat semua masyarakat menjalaninya dengan cara yang penuh dengan semangat ramadhan," kata Kerim.
"Dan tentu saja ini bagus untukku karena saya jauh dari rumah di bulan spesial ini. Jadi ketika aku melihat hal itu, membuatku sangat senang," sambungnya.
Rindu Ramadan di Bosnia
Meski begitu, tidak dimungkiri perasaan rindu kepada kampung halaman kadang menghampiri. Terutama kepada keluarga besar dan para sahabatnya di Bosnia.
"Biasanya kami berpuasa dan berbuka bersama. Setelah itu kami pergi ke masjid, setelah itu kami pergi ke toko kopi di kotaku. Semuanya buka sampai Sahur. Saya sangat merindukannya," tuturnya.
Sementara itu, Kerim tengah fokus mempersiapkan laga Derby Jawa Timur. Sebagai pilar penting, tentu kehadirannya dibutuhkan saat Madura United menjamu Arema FC 21 Maret mendatang. (Laporan Kontributor Arjuna Pratama)