BolaSkor.com - Tottenham Hotspur mengambil langkah besar memecat Thomas Frank dari posisinya sebagai pelatih.
Pelatih berusia 52 tahun itu dipecat setelah Tottenham kalah 1-2 melawan Newcastle United pada pekan ke-26 Premier League, Rabu (11/2) dini hari WIB.
Tottenham, yang musim lalu juara Liga Europa, tidak pernah menang selama delapan laga beruntun dan saat ini lebih dekat dengan zona degradasi.
Baca Juga:
Semakin Dekat dengan Zona Degradasi, Tottenham Hotspur Ambil Keputusan Pecat Thomas Frank
Komentari Pemecatan Thomas Frank, Mikel Arteta Ungkap Alasan Bertahan Lama Latih Arsenal
Tottenham Tutup Pintu Randal Kolo Muani, Juventus Cari Alternatif
Mantan pelatih Tottenham, Ange Postecoglou ikut mengomentari situasi dan kondisi mantan tim asuhannya tersebut.
Setelah mengetahui pemecatan Frank, secara terang-terangan Postecoglou menilai bahwa Tottenham bukanlah sebuah klub besar.
Komentar Postecoglou

Ange Postecoglou (uefa.com)
Pelatih asal Australia itu menegaskan bahwa pelatih mana pun akan kesulitan untuk membangun kesuksesan ketika berada di lingkungan klub yang tidak stabil.
"Tottenham sebagai klub akan mengatakan, ‘kami adalah salah satu klub besar’ dan kenyataannya saya rasa mereka bukan," kata Postecoglou dikutip dari SkySports.
Postecoglou kemudian membandingan Tottenham dengan rival sejati mereka Arsenal.
"Ketika Arsenal membutuhkan pemain, mereka menghabiskan 100 juta euro untuk Declan Rice, saya tidak melihat Tottenham melakukan itu," ujar Postecoglou.
"Tottenham memiliki manajer kelas dunia, tapi belum meraih kesuksesan. Kini Thomas Frank pergi tetapi apa tujuannya?" lanjut Postecoglou.
"Jika melakukan perubahan besar seperti itu, Anda harus memahami bahwa akan ada ketidakstabilan di sana."