Brasil sukses memegang kendali permainan sepanjang >babak pertama. Meski sempat terlambat panas di menit-menit awal, armada Felipe Scolari akhirnya bisa membukukan dua gol melalui tendangan bebas Neymar menit 27 dan sepakan keras Dani Alves dari luar kotak penalti menit 32. Selepas turun minum, Brasil semakin gencar dalam melancarkan serangan. Laga baru berjalan satu menit, Hulk sukses memperlebar skor tuan rumah menjadi 3-0. Menyambut sodoran tumit Neymar si sepertiga pertahanan Panama, Hulk tanpa ampun menghempaskan sepakan first time kaki kiri ke arah pojok kanan gawang. Empat menit berselang, Tim Samba mendapat peluang melalui Fred. Sayang, sundulan Fred masih jauh dari sasaran. Begitu pula usaha Neymar dari dalam kotak penalti pada menit 52 masih bisa digagalkan oleh McFarlane. Tim tamu Panama sempat mendapat kesempatan untuk menipiskan keadaan. Menit 54, Nahil Carrol lakukan percobaan dari jarak jauh, dua menit kemudian Roberto Nurse memanfaatkan umpan Machado dengan sundulan dari area penalti Brasil. Namun, kedua peluang tersebut berhasil digagalkan oleh Julio Cesar. Memasuki menit 73, Selecao kembali menjebol gawang Panama yang kali ini dijaga oleh Jose Calderon. Lagi-lagi berawal dari aksi Neymar, yang kemudian menyodorkan bola kepada Maxwell, lalu diteruskan kepada Willian. Tanpa kesalahan, Willian langsung menyontek bola ke dalam gawang yang sudah kosong. Hingga laga usai, tak ada tambahan gol lagi. Susunan pemain Brasil (4-2-3-1): Julio César; Dani Alves (Maicon 45’), David Luiz (Henrique 70’), Dante, Marcelo (Maxwell 45’); Ramires (Hernanes 45’), Luiz Gustavo; Oscar (Willian 63’), Hulk, Neymar; Fred (Jo 61’) Panama (4-4-2): McFarlane; Torres (Cummings 59’), Machado, Carroll (Rodriguez 67'), Baloy; Henriquez, Cooper (Gabriel Torres 56’), Gabriel, Quintero (Jairo Jimenez 57’); Tejada (Nurse 45’), Munoz
Neymar Ciamik, Brasil Bantai PanamaPemanasan Piala Dunia
BolaSkor - Selasa, 03 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Hadapi Brasil, Jiwa Petarung Skotlandia Jadi Kunci
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Panama vs Kroasia: Saling Sikut demi Tiga Poin
Senin, 22 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Cedera Hamstring, Raphinha Masih Dipertahankan Brasil
Sabtu, 20 Juni 2026
Klasemen Sementara Grup C-D Piala Dunia 2026: Brasil Ditempel Maroko dan Skotlandia, Amerika Serikat Segel Urutan Pertama
Sabtu, 20 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Ancelotti Pastikan Neymar Comeback Lawan Skotlandia
Sabtu, 20 Juni 2026
Rating Pemain Brasil saat Melawan Haiti: Vinicius Junior, Semakin Bersinar di Bawah Arahan Carlo Ancelotti
Sabtu, 20 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Tekuk Haiti 3-0, Brasil Raih Kemenangan Perdana
Jumat, 19 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Eks Tangan Kanan Sir Alex Ferguson Lewati Rekor yang Bertahan 16 Tahun
Jumat, 19 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Timnas Brasil Kembali Tanpa Neymar Lawan Haiti
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026