Selain tampil buruk di ajang Piala Dunia 2014 lalu, Timnas Inggris harus menelan pil pahit lainnya. Wakil Kapten Frank Lampard memutuskan mengundurkan diri usai pertandingan terakhir melawan Kosta Rika. Tak lama berselang, giliran kapten Steven Gerrard yang memutuskan mundur dari dunia internasional. Hal itu membuat dua posisi penting di tubuh Tiga Singa lowong. Pelatih Roy Hodgson kemudian bergerak cepat dengan menunjuk Rooney sebagai kapten baru. Mantan penggawa Everton itu juga baru saja ditunjuk sebagai pemimpin Manchester United oleh pelatih Louis van Gaal. Hodgson akhirnya kini sudah memiliki sosok yang pas untuk posisi wakil kapten. Adalah bek tengah Chelsea, Gary Cahill, yang ia percaya menjabatnya. Alasan Hodgson menunjuk Cahill sebenarnya cukup simpel. Sang pemain terkenal vokal di ruang ganti. "Pelatih memanggil saya saat latihan. Dia kemudian memberitahu saya mengenai jabatan ini. Pekan lalu, ini menjadi kali pertama saya mengemban jabatan kapten setelah Wayne Rooney digantikan. Meski hanya laga uji coba, saya merasa bangga sekali," ujarnya seperti dinukil Metro. "Ini adalah momen paling membanggakan bagi saya. Rooney adalah kapten dan dia mendapatkan dukungan dari seluruh pemain. Saya merasa sangat hebat ditunjuk sebagai wakilnya. Memimpin para pemain Timnas bagai mimpi yang menjadi kenyataan," ia menambahkan. Rooney dan Cahill menjalani dua laga awalnya sebagai pemimpin The Three Lions dengan mulus. Setelah menang melawan Norwegia, Inggris beberapa hari lalu berhasil menekuk Timnas Swiss dua gol tanpa balas di laga perdana Kualifikasi Piala Eropa 2016. "Skuat kami kini berisi mayoritas pemain muda. Dengan pengalaman Rooney, kami berhasil memetik dua kemenangan. Ini merupakan langkah maju yang baik bagi kami. Pelatih membebaskan kami untuk mengeluarkan pendapat dan saya memanfaatkan kesempatan itu," demikian Cahill. JANGAN LEWATKAN:
Bintang Chelsea Jadi Wakil Kapten Baru Timnas Inggris
BolaSkor - Rabu, 10 September 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Imbang Tanpa Gol Lawan Inggris, Pelatih Ghana Tuding Wasit VAR Ngopi
Rabu, 24 Juni 2026
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Rabu, 24 Juni 2026
Rating Pemain Inggris vs Ghana: Penampilan Gemilang Declan Rice Gagal Berbuah Kemenangan
Rabu, 24 Juni 2026
Klasemen Terkini Grup K dan Grup L Piala Dunia 2026: Portugal di Puncak, Inggris Rawan Tergelincir
Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Pimpin Pesta Gol Portugal, Inggris Gagal Menang
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi Skor Superkomputer Inggris vs Ghana: Kenangan Pahit Carlos Queiroz
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Inggris vs Ghana: Waktunya Amankan Tiket Babak 32 Besar
Selasa, 23 Juni 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Inggris vs Ghana, Live TVRI Rabu (24/6) Pukul 03.00 WIB
Selasa, 23 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Rabu 24 Juni 2026
Senin, 22 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Dukun Ghana Bertindak, Kutuk Harry Kane
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026