Brasil memulai inisiatif menyerang di lima menit pertama babak kedua untuk meraih gol cepat. Strategi ini hampir berhasil di menit ke-48 andai tembakan jarak jauh Fernandinho mengarah ke kiri 10 cm dari gawang Claudio Bravo. Menit ke-55, Brasil sebenarnya sukses mencetak gol kedua di pertandingan ini melalui Hulk. Tapi wasit Howard Webb asal Inggris menganulir gol tersebut karena Hulk dianggap memegang bola dengan tangannya terlebih dahulu sebelum menendang bola, yang membuat Hulk diganjar kartu kuning. Chili yang terus menyerang sejak menit ke-60 mendapat peluang emas di menit ke-64 melalui Charles Aranguiz yang menerima umpan silang Mauricio Isla. Sayang tembakan Aranguiz masih bisa diblok dengan gemilang oleh Julio Cesar. Pemain pengganti Brasil, Jo yang masuk menggantikan Fred di menit ke-64 hampir membawa Brasil unggul 2-1 di menit ke-74. Sayang usaha Jo untuk menyambar bola umpan silang Hulk dari sektor kiri gagal karena bola terlalu cepat untuk dijangkau oleh kaki kanan Jo. Brasil kembali memiliki peluang di menit ke-80 melalui tandukan Neymar yang menerima umpan silang Dani Alves. Sayang tandukan Neymar masih mengarah tepat ke pelukan Claudio Bravo. Begitupun usaha Hulk di menit ke-83 yang melepaskan tembakan kaki kanan dari jarak dekat yang masih bisa diblok oleh Claudio Bravo. 10 menit terakhir babak kedua, baik Brasil dan Chili sama-sama silih berganti menyerang meski para pemain kedua tim tampak kelelahan akibat cuaca panas di kota Belo Horizonte. Skor imbang 1-1 pun memaksa pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu. Susunan Starting XI Brasil (4-2-3-1) 12-Julio Cesar; 6-Marcelo, 4-David Luiz, 3-Thiago Silva, 2-Dani Alves; 17-Luiz Gustavo, 5-Fernandinho (16-Ramires 72'); 10-Neymar, 11-Oscar, 7-Hulk; 9-Fred (21-Jo 63') Chili (5-3-2) 1-Bravo; 4-Isla, 5-Silva, 17-Medel, 18-Jara, 2-Mena; 20-Aranguiz, 21-Diaz, 8-Vidal (9-Pinilla 86'); 7-Sanchez, 11-Vargas (16-Gutierrez 56')
Berjalan Sengit dan Imbang, Brasil Dan Chili Paksakan Perpanjangan WaktuBabak II
BolaSkor - Sabtu, 28 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 08 Juni 2026
Kabar Piala Dunia 2026: Wesley Cedera, Brasil Panggil Gelandang Baru Manchester United
Sabtu, 06 Juni 2026
Selain Inggris, Lewis Hamilton Punya Tim Favorit Lain di Piala Dunia 2026
Sabtu, 06 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Brasil vs Mesir: Duel Vinicius Junior dengan Mohamed Salah di Huntington Bank Field
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Kamis, 28 Mei 2026
Piala Dunia 2026: Rival di El Clasico, Vinicius Respek kepada Lamine Yamal
Senin, 25 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1970: Trofi Bersejarah Jules Rimet dan Kejayaan Tim Terbaik Sepanjang Masa Brasil di Azteca
Jumat, 22 Mei 2026
3 Misteri Tak Terpecahkan di Piala Dunia, Nomor 3 Menyangkut Indonesia
Kamis, 21 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1958: Awal Cerita Sang Raja, Pele, dan Kejayaan Brasil yang Menghapus Trauma Maracanazo
Selasa, 19 Mei 2026
Piala Dunia 2026: Timnas Brasil Terlalu Bergantung kepada Neymar
PILIHAN EDITOR
Selasa, 09 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2014: Tragedi Mineirazo, Gol Ikonik Van Persie, Gelar Keempat Jerman
Senin, 08 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2010: Fenomena Lagu Waka Waka dan Sejarah Sepak Bola Spanyol
Minggu, 07 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2006: Ketika Calciopoli dan Tandukan Zidane Tidak Mampu Membendung Magis Italia
Sabtu, 06 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2002: Kejutan Korea Selatan dan Kejayaan Brasil di Asia
Sabtu, 06 Juni 2026
6 Rekor yang Bisa Dipecahkan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
Sabtu, 06 Juni 2026
Kisah Kakak Beradik Dua Negara, Guela dan Desire Doue Menempuh Jalan Berbeda Menuju Piala Dunia
Jumat, 05 Juni 2026
Cerita Cape Verde, Debutan Piala Dunia 2026 yang Menyimpan Kejutan
Jumat, 05 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1998: Ketika Prancis Juara untuk Pertama Kalinya
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026