BolaSkor.com - Perjalanan Bayern Munchen di Liga Champions 2025/2026 berakhir di semifinal. Die Roten tak dapat mengalahkan sang juara bertahan, Paris Saint-Germain (PSG).
Kalah 4-5 di leg satu yang dimainkan di Parc des Princes, Bayern gagal menang saat imbang 1-1 di Allianz Arena, Kamis (07/05) dini hari WIB.
Bayern sempat tertinggal dari gol Ousmane Dembele (3') dan baru bisa membalasnya jelang laga bubar melalui gol Harry Kane (90+4').
Baca Juga:
Head to Head Bayern Munchen vs PSG: Die Roten Lebih Mendominasi
Pemain Kunci Bayern Munchen vs PSG: Adu Tajam Harry Kane dan Khvicha Kvaratskhelia
Tim arahan Vincent Kompany memiliki total 62 persen penguasaan bola dengan total melepaskan 15 tendangan, lima tepat sasaran, dan PSG dengan jumlah percobaan yang sama tapi lebih berbahaya dengan delapan sepakan tepat sasaran dengan 38 persen penguasaan bola.
Beda Pendapat Vincent Kompany dan Manuel Neuer
Menyikapi Bayern yang tersingkir di semifinal Liga Champions, Kompany dan Manuel Neuer memiliki pemandangan yang berbeda.
Kompany kesal dengan kepemimpinan wasit asal Portugal, Joao Pedro Pinheiro, saat tidak memberi kartu kuning kedua kepada Nuno Mendes di babak pertama.
Momen itu terjadi kala Mendes, coba menghentikan serangan Bayern dari Harry Kane, dan melakukan handball dan terlihat dalam tayangan ulang aktif menggerakkannya.
"Bola tidak berpindah dari tubuh ke tangan, tetapi langsung ke tangan. Entah itu dari pemain Anda sendiri atau bukan – itu omong kosong, konyol," cetus Kompany kepada DAZN.
"Aturan tetap aturan. Sungguh memalukan."
"Tentu saja, keputusan wasit di Paris masih menyakitkan, karena pada akhirnya Anda kalah dengan selisih satu gol," tambahnya.
Sementara Neuer lebih menyoroti kinerja Bayern yang tidak memiliki insting pembunuh: mencetak gol dalam memanfaatkan peluang.
"Saya rasa kami kurang memiliki insting menyerang yang tajam hari ini, tetapi pada akhirnya kami memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan," tambah Neuer.
"Kami tidak memiliki banyak peluang emas, tetapi ketika Anda mendapatkan momen-momen itu, lihatlah Paris - mereka benar-benar mematikan, mencetak lima gol seperti yang mereka lakukan di leg pertama. Itulah yang kami butuhkan hari ini," urainya.