Beda Pendapat setelah Bayern Munchen Tersingkir di Liga Champions: Kompany Kritik Wasit, Neuer Soroti Kinerja Tim

Bayern Munchen tersingkir dari Liga Champions! Vincent Kompany geram dengan keputusan wasit, sementara Manuel Neuer soroti efisiensi PSG yang lebih mematikan.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 07 Mei 2026
Beda Pendapat setelah Bayern Munchen Tersingkir di Liga Champions: Kompany Kritik Wasit, Neuer Soroti Kinerja Tim
Manuel Neuer dan Joshua Kimmich mengapresiasi fans di Allianz Arena (Foto: UEFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Perjalanan Bayern Munchen di Liga Champions 2025/2026 berakhir di semifinal. Die Roten tak dapat mengalahkan sang juara bertahan, Paris Saint-Germain (PSG).

Kalah 4-5 di leg satu yang dimainkan di Parc des Princes, Bayern gagal menang saat imbang 1-1 di Allianz Arena, Kamis (07/05) dini hari WIB.

Bayern sempat tertinggal dari gol Ousmane Dembele (3') dan baru bisa membalasnya jelang laga bubar melalui gol Harry Kane (90+4').

Baca Juga:

Hasil Liga Champions: Unggul Agregat Gol 6-5, PSG Imbang 1-1 Melawan Bayern dan Menghadapi Arsenal di Final

Head to Head Bayern Munchen vs PSG: Die Roten Lebih Mendominasi

Pemain Kunci Bayern Munchen vs PSG: Adu Tajam Harry Kane dan Khvicha Kvaratskhelia

Tim arahan Vincent Kompany memiliki total 62 persen penguasaan bola dengan total melepaskan 15 tendangan, lima tepat sasaran, dan PSG dengan jumlah percobaan yang sama tapi lebih berbahaya dengan delapan sepakan tepat sasaran dengan 38 persen penguasaan bola.

Beda Pendapat Vincent Kompany dan Manuel Neuer

Bayern Bayern munchen Vincent Kompany Kompany PSG Liga Champions Manuel Neuer

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jerman
Harry Kane Rencanakan Pindah Cabor Usai Pensiun dari Sepak Bola
Penyerang Bayern Munchen Harry Kane merencanakan karier kedua setelah pensiun. Ia berambisi menjadi penendang profesional di liga american football (NFL).
Gazza Roosaryatama - Kamis, 24 September 2026
Harry Kane Rencanakan Pindah Cabor Usai Pensiun dari Sepak Bola
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: AC Milan Pesta Gol, Juventus Bangkit, PSG Berjaya di Le Classique
Simak hasil bola Eropa: AC Milan menang 3-0 atas Lecce, Juventus menaklukkan Atalanta 2-0, dan PSG berjaya 2-1 di Le Classique.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Hasil Pertandingan: AC Milan Pesta Gol, Juventus Bangkit, PSG Berjaya di Le Classique
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Bayern Munchen Pesta Gol, Chelsea Dibantai Brentford
Bayern Munchen menang 7-0 atas Union Berlin, sementara Chelsea dibantai Brentford 0-3. Simak hasil lengkap pertandingan bola Eropa.
Arief Hadi - Sabtu, 19 September 2026
Hasil Pertandingan: Bayern Munchen Pesta Gol, Chelsea Dibantai Brentford
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Union Berlin: Tak Terkalahkan, tetapi Tidak Sempurna
Simak prediksi skor, H2H, kabar tim, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming Bayern Munchen vs Union Berlin di Bundesliga 2026-2027.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Union Berlin: Tak Terkalahkan, tetapi Tidak Sempurna
Spanyol
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
UEFA resmi menunjuk Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2029. Partai puncak kembali digelar di Barcelona setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
Liga Champions
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
UEFA resmi menunjuk Allianz Arena dan Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2028 dan 2029. Camp Nou kembali setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Liga Dunia
Terus Pecahkan Rekor, Harry Kane Terdepan Menangi Ballon d'Or 2026?
Harry Kane menjadi pemain tercepat Bayern Munchen yang mencetak 150 gol. Apakah striker Inggris itu terdepan dalam perebutan Ballon d'Or 2026?
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Terus Pecahkan Rekor, Harry Kane Terdepan Menangi Ballon d'Or 2026?
Italia
Bawa Como Berjaya, Cesc Fabregas Disandingkan dengan Johan Cruyff
Presiden Como Mirwan Suwarso sebut Cesc Fabregas seperti Johan Cruyff usai bawa I Lariani menang telak di debut UCL.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 11 September 2026
Bawa Como Berjaya, Cesc Fabregas Disandingkan dengan Johan Cruyff
Liga Champions
Como Jadi Anomali pada Matchday 1 League Phase Liga Champions 2026/2027
Como langsung bikin geger Liga Champions! Menang telak 4-1 atas RB Leipzig, mereka menjadi satu-satunya debutan yang meraih tiga poin pada matchday 1.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Como Jadi Anomali pada Matchday 1 League Phase Liga Champions 2026/2027
Bagikan