Beberapa hari lalu, Klopp mengeluarkan pernyataan yang menyebut Matthias Sammer tidak memiliki kontribusi apa-apa terhadap keberhasilan Bayern Muenchen dalam dua musim terakhir dan harus bersyukur bisa menjadi bagian dari Bayern Muenchen. Klopp mengeluarkan pernyataan itu sebagai balasan dari pernyataan Sammer tentang dominasi Bayern di Bundesliga dan melemahnya para pesaing Bayern Muenchen, yang merupakan respon dari pernyataan CEO Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke yang menuduh Bayern melakukan kecurangan dengan melemahkan kekuatan para pesaingnya dengan membeli pemain-pemain bintang mereka. Terkait perang kata-kata antara Matthias Sammer dan pihak Borussia Dortmund (baik Juergen Klopp maupun Hans-Joachim Watzke), Sang Kaisar pun angkat bicara dan membela Matthias Sammer, yang menurutnya, adalah salah satu kunci keberhasilan dalam dominasi Bayern di Bundesliga dalam dua musim terakhir. "Saya berani bertaruh, bahwa Bayern tidak akan sesukses ini tanpa Matthias Sammer. Matthias datang ke Bayern di saat Bayern sedang sekarat, dan kemudian membentuk kerjasama luar biasa dengan Jupp Heynckes yang membuat Bayern kembali bangkit." ujar Beckenbauer kepada Sky. Franz Beckenbauer yang menjadi kapten Jerman (ketika itu masih Jerman Barat) menjadi juara Piala Dunia Jerman 1974 dan sebagai pelatih ketika juara Piala Dunia Italia 1990 itu menilai, Sammer juga membentuk kerjasama yang luar biasa dengan Pep Guardiola musim ini dan membuat Bayern lebih solid. "Sekarang, Sammer mempunyai hubungan kerjasama luar biasa dengan Guardiola, sama seperti kerjasama Sammer dengan Heynckes. Tidak ada duet yang lebih baik dari Matthias Sammer dengan Pep Guardiola." tandas sosok yang semasa bermain identik dengan nomor punggung enam itu. Perkataan Franz Beckenbauer memang masuk akal. Matthias Sammer menjabat sebagai Direktur Teknik Bayern Muenchen sejak musim panas tahun 2012 silam, menggantikan Christian Nerlinger, mantan pemain Bayern Muenchen di era 90-an. Saat itu, Bayern sedang dalam krisis setelah puasa gelar juara Bundesliga dari tahun 2010 hingga tahun 2012, satu musim sebelum Sammer datang. Borussia Dortmund mendominasi Bundesliga dalam rentang waktu 2011 dan 2012. Musim lalu yang merupakan musim pertama Sammer sebagai Direktur Teknik, Bayern langsung memutus dominasi Dortmund di Bundesliga dan memberikan gelar treble winners, termasuk gelar juara LIga Champions, bagi Bayern Muenchen. Matthias Sammer memang sudah teruji kapasitasnya sebagai Direktur Teknik. Menjabat Direktur Teknik DFB (Federasi Sepakbola Jerman) sejak 1 April 2006 hingga tahun 1 April 2011, Sammer sukses membangun Tim Panser, julukan Tim Nasional Jerman, menjadi tim yang disegani dan ditakuti di level Internasional, baik di level senior dan level junior. Di Bayern Muenchen sekarang dan ketika di Tim Nasional Jerman, tugas Sammer sebagai Direktur Teknik adalah mengurus pengembangan akademi Bayern Muenchen di seluruh kelompok usia, serta menjadi konsultan strategi bagi Joachim Loew (pelatih Tim Nasional Jerman) dan Pep Guardiola (pelatih Bayern Muenchen).
"Bayern Tak Mungkin Sukses Seperti Ini Tanpa Matthias Sammer!"
BolaSkor - Selasa, 11 Maret 2014
- #Joachim Loew
- #Pernyataan
- #Kunci
- #DFB
- #Matthias Sammer
- #Pep Guardiola
- #Jupp Heynckes
- #Timnas Jerman
- #Sukses
- #Juergen Klopp
- #Direktur Teknik
- #Hans Joachim Watzke
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 18 Agustus 2026
Baru Tinggalkan Manchester City, Pep Guardiola Pensiun?
Senin, 03 Agustus 2026
Tugas Tidak Mudah Enzo Maresca di Manchester City, Lanjutkan Warisan Pep Guardiola
Rabu, 29 Juli 2026
Berusia 40 Tahun, Manuel Neuer Beri Indikasi Pensiun
Sabtu, 25 Juli 2026
Jurgen Klopp Pede Jerman Bisa Kalahkan Spanyol, Argentina, dan Prancis
Jumat, 24 Juli 2026
Breaking News: Pep Guardiola Tolak Tawaran Melatih Timnas Italia
Jumat, 24 Juli 2026
Resmi Jadi Pelatih Baru Timnas Jerman, Jurgen Klopp Langsung Ungkap Hal yang Bisa Bikin Angkat Kaki
Kamis, 23 Juli 2026
Cari Pelatih Baru Timnas Italia, Paolo Maldini Klaim Hubungi Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti
Kamis, 23 Juli 2026
Mengenang Permintaan Khusus Carlo Mazzone kepada Pep Guardiola: "Kamu Harus Datang ke Italia"
Selasa, 21 Juli 2026
Usai Berbicara dengan Paolo Maldini, Italia Menanti Respons Pep Guardiola
PILIHAN EDITOR
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026
5 Calon Top Skor Premier League 2026/2027: Siapa Bisa Hentikan Erling Haaland?
Selasa, 18 Agustus 2026
Profil Diego Moreira, Pemain Baru Rp1 Triliun Milik AC Milan
Senin, 17 Agustus 2026
Profil 3 Klub Promosi Premier League 2026/2027: Coventry City, Ipswich Town, dan Hull City
Senin, 17 Agustus 2026
10 Fakta Menarik yang Jarang Diketahui dari Bek Baru Inter Milan, Djed Spence: Taekwondo dan Religius
Senin, 17 Agustus 2026
Profil 3 Klub Promosi Serie A 2026-2027: Monza, Frosinone, dan Venezia
Jumat, 14 Agustus 2026
Biaya Nonton Pertandingan Premier League di Indonesia Sangat Mahal, Waktunya Pemerintah Berikan Subsidi?
Kamis, 13 Agustus 2026