Atalanta membuka keunggulan melalui Giacomo Bonaventura. Namun, Mauro Icardi berhasil mmebalasnya semenit berselang. Gol kemenangan Atalanta kembali dicetak Bonaventura saat laga menyisakan satu menit lagi. Kekalahan ini sementara tak merubah posisi Inter Milan di peringkat kelima klasemen Liga Italia dnegan 47 angka, tertinggal sebelas poin dari Napoli yang berada di posisi ketiga, atau posisi terakhir untuk mendapatkan jatah tiket bermain di Liga Champions. Pekan ke-29 Liga Italia dijalani Inter Milan dengan menjamu Atalanta di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (23/3) malam WIB. Inter Milan memiliki rekor pertemuan buruk melawan Atalanta dengan tak pernah menang di lima pertandingan terakhir. Pelatih Inter, Walter Mazzarri, menurunkan formasi andalannya, 3-5-2, pada pertandingan ini. Rodrigo Palacio dan Mauro Icardi menjadi andalan di lini depan. Sementara, Atalanta turun dengan formasi 4-5-1 dan bertumpu pada Germain Denis di lini serang. Inter Milan mengawali pertandingan secara grogi, khususnya di lini pertahanan. Hal itu dimanfaatkan Atalanta untuk terus menekan lini belakang Inter. Pergerakan Marcelo Estigarribia dari sisi kanan menjadi andalan Atalanta dalam membongkar lini pertahanan Nerazzurri. Menit ketujuh, ancaman perdana Atalanta datang. Tembakan kaki kanan Carlos Carmona dari jarak dekat masih mampu ditepis Samir Handanovic. Semenit berselang, giliran Cristiano Del Grosso yang mengancam melalui tembakan jarak jauh. Namun, bola juga mampu ditepis Handanovic. Peluang emas mencetak angka didapat Atalanta pada menit ke-17. Menerima umpan silang Giacomo Bonaventura, tandukan Denis dari jarak dekat hanya menerpa mistar gawang Inter Milan. Peluang terbaik Inter sepanjang babak pertama hadir di menit ke-29. Mauro Icardi gagal menaklukkan penjaga gawang Andrea Consigli dalam situasi satu melawan satu. Atalanta membuka keunggulan pada menit ke-35. Maximiliano Moralez membawa bola dari tengah lapangan dan kemudian menyodorkannya kepada Giacomo Bonaventura. Sang pemain lalu melepaskan tembakan kaki kanan keras ke pojok kanan gawang dari luar kotak penalti. 1-0 Atalanta memimpin. Namun, Inter hanya membutuhkan waktu semenit untuk membalas gol tersebut. Mauro Icardi meliuk-liuk di dalam kotak penalti Atalanta dan kemudian melepaskan tembakan datar ke pojok kiri gawang. Skor sama kuat 1-1 hingga babak pertama usai. Inter bermain lebih baik pada babak kedua. Kerja sama para pemain Nerazzurri jauh lebih baik dan mereka tak lagi tampil grogi. Alhasil, dominasi permainan menjadi milik Inter. Pertandingan menginjak menit ke-50, Jonathan melepaskan tembakan kaki kanan keras dari dalam kotak penalti. Namun, bola berhasil dipatahkan oleh Andrea Consigli. Tiga menit berselang, Inter kembali mendapatkan peluang. Fredy Guarin melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun sial, bola hanya menerpa mistar gawang. Dewi Fortuna tampaknya tak menaungi Inter Milan hari ini. Laga menginjak menit ke-59, Inter kembali mendapatkan sebuah peluang emas. Jonathan melepas umpan silang dari sisi kiri pertahanan Atalanta, bola ditanduk Rodrigo Palacio dari jarak dekat. Namun, hanya mengenai tiang gawang. Tiga menit menjelang laga berakhir, Inter kembali menyia-nyiakan peluang emas. Sontekan Jonathan hanya menerpa mistar gawang. Tembakan Palacio di depan gawang memanfaatkan bola muntah gagal menemui sasaran. Atalanta akhirnya yang berhasil mencetak gol kemenangan. Saat pertandingan tinggal menyisakan satu menit lagi, tandukan Bonaventura dari skema tembakan bebas gagal diselamatkan Handanovic. Hingga laga usai, kemenangan 2-1 Atalanta tetap tak berubah. Susunan Pemain: Inter Milan: Handanovic; Campagnaro, Ranocchia, Rolando; Jonathan, Guarin, Cambiasso, Hernanes, D'Ambrosio; Palacio, Icardi. Atalanta: Consigli; Nica, Stendardo, Yepes, Del Grosso; Estigarribia, Cigarini, Carmona, Bonaventura; Moralez; Denis.
Banyak Buang Peluang, Inter Dibungkam Atalanta
BolaSkor - Minggu, 23 Maret 2014
- #Atalanta
- #Giacomo Bonaventura
- #Mauro Icardi
- #Giuseppe Meazza
- #Liga Italia
- #Inter Milan
- #Inter Dibungkam Atalanta
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 14 Juli 2026
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Sabtu, 11 Juli 2026
Alasan di Balik Kegagalan Transfer Ederson ke Manchester United
Jumat, 10 Juli 2026
Inter Milan Rekrut Pemain Asal Israel, Anan Khalaili
Rabu, 08 Juli 2026
Transfer Trevoh Chalobah Memanas, Presiden Como Langsung Hubungi Inter Milan
Jumat, 03 Juli 2026
Inter Milan Serius Memburu Trevoh Chalobah dan Anan Khalaili
Kamis, 25 Juni 2026
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Rabu, 24 Juni 2026
Chelsea Amankan Servis Marco Palestra, Xabi Alonso Turut Terlibat
Rabu, 24 Juni 2026
Marco Palestra Hempaskan Inter Milan demi Chelsea, Pilih Gaji Tinggi daripada Tampil di Liga Champions
Jumat, 19 Juni 2026
Inter Milan Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028
PILIHAN EDITOR
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026