Ashley Cole yang kontraknya tak diperpanjang oleh Chelsea hengkang ke Roma dengan status bebas transfer. Cole mengaku jika ia memang sudah didekati oleh Rudi Garcia sejak tahun lalu. Oleh karena itu, full-back 33 tahun tersebut memilih I Lupi sebagai dermaga baru untuk berlabuh. Selain itu, Ashley Cole juga mengatakan jika ia ingin bermain bermain bersama Il Principe Roma, Fransesco Totti. Cole menyebut Totti sebagao pesepakbola terbaik yang pernah dihadapinya. Bek kelahiran 20 Desember 1980 tersebut juga berambisi untuk meraih trofi bersama klub barunya tersebut. "Mengapa Roma? Ini adalah klub besar dengan ambisi yang nyata. Tahun lalu mereka datang menemui saya untuk kedua kalinya, saya kemudian berbicara kepada pelatih dan dia menyatakan ambisinya. Ia juga menunjukan kemauan nyata untuk menang," ujar Cole dikutip Football-Italia. "Saya ingin berkontribusi untuk tim dalam memenangkan liga dan saya datang kesini untuk menang. Saya pernah menghadapi Totti saat usia saya sekitar 19 atau 20, dia bagaikan seorang dewa di sini, imbuh Cole.
Ashley Cole: Saya ke Roma Untuk Menang
BolaSkor - Senin, 21 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Marco Palestra Hempaskan Inter Milan demi Chelsea, Pilih Gaji Tinggi daripada Tampil di Liga Champions
Jumat, 19 Juni 2026
AC Milan Rilis Jadwal Pramusim, Lawan Chelsea di GBK dan Manchester United
Senin, 15 Juni 2026
Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea, Real Madrid Telah Tambah Empat Amunisi Baru
Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Selasa, 02 Juni 2026
Manchester United dan Barcelona Masih Tarik Ulur, Chelsea Minat Tampung Marcus Rashford
Minggu, 31 Mei 2026
Xabi Alonso Harus Meraih Trofi di Musim Pertamanya Melatih Chelsea
Jumat, 29 Mei 2026
Butuh Pemain Berpengalaman, Chelsea Disarankan Rekrut John Stones dan Robert Lewandowski
Senin, 25 Mei 2026
Hasil Pekan 38 Premier League: West Ham United Degradasi, Arsenal dan Manchester United Menang, Chelsea Tumbang
Minggu, 24 Mei 2026
Prediksi dan Statistik Sunderland vs Chelsea: The Blues di Bawah Tekanan
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026