BolaSkor.com - Juru taktik Arsenal Mikel Arteta mengaku tidak mempermasalahkan julukan Set Piece FC yang melekat pada tim asuhannya.
Predikat itu kembali mencuat setelah dua gol dari sepak pojok saat Arsenal mengalahkan Chelsea 2-1 di Stadion Emirates, Minggu (1/3) malam.
Pada laga tersebut, dua bek Arsenal, William Saliba dan Jurrien Timber, mencetak gol lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok.
Baca Juga:
Klasemen Terkini Premier League: Manchester United Merangsek ke Tiga Besar, Arsenal Menolak Lengser
Hasil Premier League: Diwarnai Tiga Gol Corner dan Kartu Merah, Arsenal Bekuk Chelsea
Tambahan tiga poin membuat The Gunners unggul lima angka di puncak Premier League.
Musim ini Arsenal sudah mengoleksi 16 gol dari sepak pojok menyamai rekor yang sebelumnya dicatatkan Oldham, West Bromwich Albion, dan Arsenal sendiri.
Bola Mati Bagian dari Strategi

Bagi Arteta, efektivitas bola mati sudah menjadi bagian penting dari strategi.
"Kami tahu pentingnya duel individu dalam situasi bola mati karena Chelsea adalah tim papan atas dalam menyerang maupun bertahan di momen itu," ujar Arteta di laman resmi Arsenal.
"Semua tim di liga ini punya kualitas dalam bola mati. Itu sangat penting. Kami sempat kehilangan poin akibat lemparan jauh dan belakangan tidak banyak mencetak gol dari set piece."
"Kali ini kami melakukannya, memiliki opsi seperti itu sangatlah bagus," imbuh Arteta.
Meski demikian, tak semua pihak terkesan dengan gol bola mati Arsenal.
Mantan penyerang Chelsea, Chris Sutton, melontarkan kritik tajam terhadap Arsenal.
Dia menganggap gol sepak pojok seperti yang kerap dilakukan Arsenal membuat sepak bola tidak indah dinikmati.
"Set piece Arsenal, lagi. Saya pikir mereka akan jadi juara. Jika mereka berhasil, apakah ini akan menjadi tim juara Premier League paling jelek dalam sejarah?,” ujar Sutton.
Arsenal kini berada dalam perburuan empat gelar dan Arteta menilai timnya berada di jalur yang tepat.
"Memasuki Maret, kami masih bertahan di semua kompetisi, kami berada di posisi teratas," kata Arteta.