mengatakan, pihaknya prihatin dan menyesal, atas tindakan dari oknum Aremania, yang belum paham atau sengaja melakukan perbuatan yang dianggap melanggar, seperti mengganggu permainan lawan dengan sinar laser, melempar bench Hanoi T&T dengan botol air mineral, serta menyalakan flare di dalam stadion. "Saya gak habis pikir dengan perbuatan oknum Aremania, yang melakukan tiga pelanggaran pada saat pertandingan internasional, sehingga Arema terancam mendapatkan sanksi. Semoga saja match commisioner tidak mencatat atau tidak melihat pelanggaran itu, karena ancaman denda Rp 60 juta dan sanksi pertandingan tanpa penonton akan menimpa Arema," ungkap Haris saat dikonfirmasi, Selasa (11/3) di Stadion Kanjuruhan. Dengan adanya ancaman sanksi dari AFC, manajemen yang berhasil menangkap pelaku pelemparan dan pelaku pelemparan botol air mineral. Menurut rencana, manajemen akan memanggil kedua orang tua oknum Aremania itu dan akan meminta pertanggungjawaban jika terkena denda Rp 60 juta. "Setiap pintu masuk sudah kami siapkan pengamanan yang ketat kepada para penonton, tapi mengapa masih saja ada yang lolos menyalakan flare dan membawa botol air. Padahal di tribun empat dan sepuluh, panpel mengijinkan Aremania membawa stik dan bendera, untuk digunakan saat mendukung Arema, tapi masih saja ada yang tidak paham," tambah pria yang juga menjadi Kepala UPTD Stadion Kanjuruhan itu. Untuk diketahui, pelanggaran pertama terjadi di babak pertama, ketika seorang penonton dari tribun barat melempar botol air mineral ke bench Hanoi T&T. Melihat itu, sejumlah Aremania dan Panpel langsung bereaksi. Penonton itu langsung ditarik ke luar dari tribun penonton. Pelanggaran kedua terjadi di babak kedua, saat wasit Ma Ning dari China, berbisik ke asisten wasit sambil menunjuk tribun selatan, ternyata wasit melihat ada sorot lampu yang diduga berasal dari laser. Pelanggaran ketiga terjadi, menjelang berakhirnya laga, dimana ada flare menyala dari tribun selatan tetapi wasit tetap melanjutkan pertandingan, dengan tambahan waktu empat menit. Oleh : Degy Cesar (koresponden BolaSkor.com Malang)
Arema Terancam Sanksi AFCPiala AFC
BolaSkor - Selasa, 11 Maret 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 22 Mei 2026
Resmi, Indonesia Bisa Kirim Dua Wakil ke ACL Two Mulai Musim 2027/2028
Rabu, 13 Mei 2026
Dewa United hingga Persib, Ini Daftar Klub yang Lolos Club Licensing AFC dan Super League
Jumat, 01 Mei 2026
AFC dan CAF Dukung Gianni Infantino Kembali Jadi Presiden FIFA
Rabu, 22 April 2026
Indonesia Digantung AFC, Bidding Tuan Rumah Piala Asia 2031 Belum Jelas
Rabu, 18 Maret 2026
Kisah Pilu Timnas Malaysia, Dapat Kejutan Tak Lolos PIala Asia 2027 Jelang Idulfitri
Sabtu, 14 Maret 2026
NOC Indonesia Dorong PSSI Proaktif ke AFC Terkait Upaya Timnas Indonesia Berlaga di Asian Games 2026
Rabu, 25 Februari 2026
Indonesia Melonjak 7 Peringkat di Ranking AFC Berkat Persib dan Dewa United
Sabtu, 21 Februari 2026
Enggan Banyak Komentar soal Kericuhan Bobotoh di Laga Persib vs Ratchaburi, Erick Thohir: Tunggu Keputusan AFC
Jumat, 20 Februari 2026
Erick Thohir Bantah Keras Tuduhan Media Malaysia soal Laporan ke FIFA
Rabu, 04 Februari 2026
Indonesia Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031, Bersaing dengan Korsel hingga Australia
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026