“Beberapa kali Madura (Persepam MU) dicurangi oleh wasit dan suporter melihat itu, sehingga wajar apabila mereka bersikap seperti itu. Saya tidak bisa mencegahnya,” kata AQ dalam wawancara live yang disiarkan langsung oleh BV Sport. Suporter berulah setelah wasit tidak memberikan penalti kepada Persepam MU disaat salah seorang pemain Perseru Serui handsball di dalam kotak penalti ketika melakukan blok tendangan keras Slamet Nurcahyo. Akibat rusuhnya suporter pada menit ke-67 itu, pertandingan terpaksa dihentikan. AQ juga mengatakan, sikap kecewa dari pemain, ofisial dan suporter Persepam MU itu dipicu sikap wasit yang tidak netral dalam pertandingan yang sangat menentukan itu. “Sepak bola kita tidak akan pernah maju selama wasit bersikap tidak adil dan memihak. Kalau pengurus PSSI ikut mendukung salah satu tim, kejadiannya seperti ini akan terus terjadi,” urainya. Persepam MU, kata dia, tidak ingin diuntungkan oleh wasit, tetapi juga tidak ingin dirugikan. Ia ingin wasit bersikap netral. “Madura (Persepam MU) ingin menentukan nasibnya sendiri, tidak mau diuntungkan wasit, dan jangan rugikan kami,” tegasnya. AQ juga merasa timnya sering dicurangi oleh wasit, sehingga suporter setia Persepam MU melakukan tindakan itu. “Delapan kali kita selalu dibeginikan, sehingga suporter bertindak seperti ini,” keluhnya. Setelah laga ini, Persepam harus meladeni tim kuat asal Papua lainnya, Persipura Jayapura di SGB. Oleh: Bambang Priyanto (koresponden BolaSkor.com Madura) JANGAN LEWATKAN:
AQ: Mereka Kecewa Wasit, Saya Tidak Bisa Mencegah
BolaSkor - Senin, 01 September 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 02 Juli 2026
Profil Danilo Santacruz, Rekrutan Asing Pertama Madura United
Kamis, 11 Juni 2026
Super League: PSM Reuni dengan Darije Kalezic, Borneo FC dan Madura United Gaet Pelatih Baru
Sabtu, 23 Mei 2026
Tak Ada Pilihan Lagi Selain Menang bagi Madura United untuk Lolos Degradasi
Sabtu, 23 Mei 2026
Link Streaming Pertandingan Penentuan Degradasi di Super League 2025/2026, Sabtu 23 Mei 2026 Pukul 16.00 WIB
Kamis, 21 Mei 2026
Laga Hidup-Mati Melawan PSM, Madura United Diberi Petuah sebagai Kebanggaan Warga Pulau Garam
Senin, 11 Mei 2026
Hasil Super League 2025/2026: Dikalahkan Bhayangkara FC, Madura United Bersaing dengan Persis Solo di Zona Degradasi
Kamis, 23 April 2026
Absensi Alex Martins Tak Pengaruhi Dewa United, Madura United Tetap Siaga Satu
PILIHAN EDITOR
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026