Hal tersebut dikatakan oleh Don Carletto sesaat setelah hasil undian babak perempat final Liga Champions resmi diumumkan oleh UEFA. Real Madrid kembali bertemu dengan Borussia Dortmund yang menyingkirkan Los Merengues di ajang yang sama musim lalu. Kala itu Madrid harus tersingkir lantaran kalah agregat 3-4 dengan Dortmund. Madrid yang kala itu ditukangi oleh Jose Mourinho harus menyerah 4-1 di laga pertama, dan meskipun menang 2-0 di leg kedua, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan tetap tersingkir di babak semifinal. Kondisi berbeda ditunjukan oleh Madrid musim ini. Kedatangan Ancelotti dan pemain termahal dunia Gareth Bale menambah kuat daya gempur Real Madrid. Saat ini Madrid memimpin klasemen sementara La Liga, unggul 3 poin dari Atletico Madrid di posisi kedua, dan selisih 4 poin dari seteru abadi Barcelona. Ancelotti mengatakan jika Borussia Dortmund adalah tim berkualitas dan memiliki banyak pengalaman di ajang Liga Champions. Pelatih berusia 54 tahun tersebut juga mengatakan jika calon lawannya tersebut memiliki pemain dengan kualitas yang merata dari lini depan hingga pertahanan. Selain itu Dortmund juga memiliki kualitas serangan balik yang sangat berbahaya. “Mereka sudah tak memiliki peluang untuk menjuarai Bundesliga, mereka tentu akan termotivasi untuk menang disini. Mereka adalah tim yang berkualitas, koordinasi permainan yang baik dari depan hingga belakang. Mereka juga sangat kuat dalam serangan balik, mereka memiliki keberanian untuk memainkan bola dan memenangkan pertandingan,” jelas Ancelotti dilansir UEFA.com
Ancelotti Sebut Dortmund Tim Berkualitas
BolaSkor - Jumat, 21 Maret 2014
- #Carlo Ancelotti
- #Pelatih Real Madrid
- #Babak Perempat Final Liga Champions
- #Real Madrid Vs Borussia Dortmund
- #Santiago Bernabeu
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Hadapi Brasil, Jiwa Petarung Skotlandia Jadi Kunci
Senin, 22 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Cedera Hamstring, Raphinha Masih Dipertahankan Brasil
Sabtu, 20 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Ancelotti Pastikan Neymar Comeback Lawan Skotlandia
Jumat, 19 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Timnas Brasil Kembali Tanpa Neymar Lawan Haiti
Minggu, 14 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Carlo Ancelotti Akui Brasil Masih Jauh dari Harapan
Jumat, 12 Juni 2026
Igor Thiago, Impian Masa Kecil, dan Ambisi dengan Brasil di Piala Dunia 2026
Jumat, 12 Juni 2026
Kutukan dan Fenomena Pelatih Asing di Piala Dunia 2026
Sabtu, 06 Juni 2026
Brasil vs Mesir: Kesempatan Terakhir Carlo Ancelotti Matangkan Racikan
Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Selasa, 19 Mei 2026
Piala Dunia 2026: Timnas Brasil Terlalu Bergantung kepada Neymar
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026