Al Qadsia berangkat ke Jayapura dengan membawa bekal kemenangan 4-2 pada leg pertama di kandang mereka, Selasa (16/9) lalu. Mereka tinggal butuh permain seri atau bahkan kalah dengan selisih satu gol pun, Al Qadsia tetap lolos ke babak final. Dikutip dari media Kuwait, rombongan pemain Al Qadsia terbang dengan menggunakan pesawat carteran pada pukul 08:00 waktu setempat atau setelah mengalahkan Al Sulaibikhat 1-0 melalui gol tunggal Danijel Subotic di kompetisi domestik, Rabu (24/9) dinihari WIB. Sebanyak 18 pemain terbaik diboyong Al Qadsia ke kandang Persipura. "Kami sengaja datang lebih awal untuk beradaptasi dengan cuaca di sana. Selain, kami juga ingin memiliki masa recovery yang cukup sampai menjelang pertandingan nanti," ujar pelatih Al Qadsia Antonio Puche. Menurut Puche, Al Qadsia belajar banyak dari kegagalan klub senegarnya, Kuwait SC yang dihentikan Persipura di babak perempat final. Sempat unggul 3-2 di leg pertama, Kuwait SC justru dibantai Persipura 1-6 di Jayapura. "Itu pelajaran buat kami. Kami tidak ingin mengalami nasib seperti Kuwait SC. Meski kami menang 4-2 di kandang, tapi kami merasa belum aman dan harus all out di kandang Persipura. Minimal kami bisa bermain imbang di sana," tukas Puche. Berikut 18 Pemain Al Qadsia: Nawaf Al Khaldi, Ahmed Al Fadhli; Abdullah Shehu, Alvaro Silva Lineres, Ahmed Al Dhefiri, Amer Al Matouq, Khalid Al Qahtani, Fahed El Ibrahim, Talal Al Amer, Saleh Sheikh, Hamad Aman, Sultan Al Enezi, Bader Al Mutawa, Faisal Abdullah, Saif Al Hashan, Danijel Subotic, Khaled Ibrahim, Dhary Saeed. JANGAN LEWATKAN:
- >>Sempat Unggul, Persipura Akhirnya Takluk dari Al Qadsia
- >>REVIEW Babak I: Tampil Tanpa Beban, Persipura Ungguli Al Qadsia
- >>Boaz Solossa Siap Tampil Hadapi Al Qadsia
- >>Bio Paulin Pierre Diragukan Tampil Melawan Al Qadsia
- >>Hadapi Al Qadsia, Persipura Andalkan Kecepatan