Football

Sport

Feature

Result

Show

Indonesia Berita

Adu Gagasan dalam Debat Calon Ketua PSSI Pers, Bicara Tantangan Media hingga Tata Kelola

Tengku Sufiyanto - Selasa, 10 Februari 2026

BolaSkor.com - Komite Pemilihan (KP) yang dibentuk PSSI Pers secara independent, menggelar debat Calon Ketua dan Wakil ketua PSSI Pers periode 2026-2029. Acara ini berlangsung di Sekretariat Koordinatoriat PSSI Pers, GBK Arena, Jakarta, Senin (9/2) sore WIB.

Debat ini dihadiri oleh Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga, Managing Director PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI), dan Chief of Marketing I League, Budiman Dalimunthe.

Kemudian, debat ini dihadiri oleh dua panelis wartawan senior, yakni Dino Sutan dan Rais Adnan (Editor Senior SKOR ID). Dipandu oleh moderator yang juga merupakan wartawan senior, Tengku Sufiyanto (Head BolaSkor).

Baca Juga:

PSSI Tidak Terlibat dalam Eksodus Pemain Diaspora ke Super League

PSSI Resmi Perkenalkan John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia

Debat Calon Ketua dan Wakil ketua PSSI Pers periode 2026-2029 di Sekretariat Koordinatoriat PSSI Pers, GBK Arena, Jakarta, Senin (9/2) sore WIB. (Dok PSSI Pers)

Dua pasangan calon saling beradu gagasan dalam forum ini, yakni Robi Yanto–Muhammad Adiyaksa tampil sebagai kandidat pertama, sementara Andri Bagus Syaiful–Tino Satrio hadir sebagai calon kedua dengan visi tandingan.

Keduanya memanfaatkan momentum debat untuk memaparkan arah kepemimpinan, strategi, serta program kerja yang diklaim mampu membawa PSSI Pers lebih relevan di tengah perubahan lanskap media olahraga.

Debat berlangsung dinamis dengan isu-isu krusial sebagai menu utama. Mulai dari tata kelola organisasi, profesionalisme kompetisi, penguatan peran media olahraga di era digital, hingga strategi kolaborasi dengan para pemangku kepentingan sepak bola nasional. Setiap kandidat dituntut tak hanya visioner, tetapi juga realistis menghadapi tantangan industri media yang terus berubah.

Dalam sambutannya, Arya Sinulingga menekankan bahwa debat kandidat bukan sekadar formalitas, melainkan ruang krusial bagi pemilih untuk menilai kesiapan para calon pemimpin. Ia menyoroti tantangan besar yang dihadapi media olahraga saat ini, terutama di era ketika setiap orang bisa memproduksi dan menyebarkan informasi.

“Perubahan media itu berpengaruh ke teman-teman juga. Kita tahu bahwa sekarang semua orang bisa bikin media. Nah itu menjadi tantangan PSSI Pers, bukan bertahan, tapi justru jadi yang terdepan,” ujar Arya.

Ia juga mengangkat isu sensitif soal keberadaan media yang belum terverifikasi Dewan Pers.

“Bagaimana pendekatan teman-teman calon pemimpin dalam menyikapi pewarta dari media-media seperti itu?” tambahnya.

Komite Pemilihan PSSI Pers menegaskan bahwa debat kandidat ini merupakan bagian dari tahapan resmi menuju hari pemungutan suara. Selain sebagai sarana adu gagasan, forum ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi serta literasi pemilih terhadap visi dan program kerja masing-masing pasangan calon.

Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua PSSI Pers periode 2026–2029 dijadwalkan berlangsung pada Jumat (13/2). Dari proses ini, publik sepak bola menaruh harapan besar lahirnya kepemimpinan yang progresif, adaptif, dan mampu membawa PSSI Pers tetap berdaya saing di tengah dinamika industri media dan sepak bola nasional.

Baca Artikel Asli