BolaSkor.com - Berikut adalah tujuh pemain termahal sepanjang sejarah transfer AC Milan. Bocorannya, beberapa di antaranya berakhir gagal bersinar.
AC Milan menjadi satu di antara raksasa sepak bola Italia dan Eropa. Rossoneri meraih berbagai gelar, termasuk tujuh titel Liga Champions.
Baca Juga:
Cassano Blak-blakan, Sebut Taktik Allegri Bukan Alasan Meraih Scudetto di AC Milan
Imbang Lawan Como, Setidaknya Rekor Unbeaten AC Milan Berlanjut
Cesc Fabregas Tarik Baju Pemain AC Milan, Massimiliano Allegri Marah-marah
Untuk mengukir prestasi itu, Milan mendatangkan sejumlah pemain dengan harga tinggi.
Meskipun, beberapa di antaranya gagal memenuhi ekspektasi.
Berikut adalah tujuh pemain termahal dalam sejarah AC Milan:
Charles De Ketelaere (37,5 juta euro)

Charles De Ketelaere (Twitter)
AC Milan berinvestasi sebesar 37,5 juta euro ketika memboyong Charles De Ketelaere dari Club Brugge pada musim panas 2022.
Ketika itu, Charles De Ketelaere digadang-gadang sebagai penerus Ricardo Kaka.
Namun, penampilan pemain asal Belgia itu jauh dari harapan. Cedera dan adaptasi yang lambat membuat De Ketelaere tersingkir dari skuad.
Akhirnya, Milan melepas De Ketelaere ke Atalanta yang kemudian dipermanenkan pada 2024.
Mattia Caldara (37,74 juta euro)
AC Milan membajak Mattia Caldara dari Juventus pada jendela transfer awal musim 2018/2019.
Untuk mendapatkan Caldara, Rossoneri harus merogoh kocek hingga 37,74 juta euro.
Namun, perjalanan karier Caldara tidak mulus. Cedera yang terus menghantui menjadi faktor penghambat terbesar bagi sang bek.
Caldara pun sempat dipinjamkan ke Atalanta, Venezia, dan Spezia. Selama kariernya di Milan, Caldara hanya tiga kali tampil.
Andre Silva (38 juta euro)
Kebutuhan akan striker tajam membuat Milan merekrut Andre Silva dari Porto dengan nilai transfer mencapai 38 juta euro.
Andre Silva datang dengan ekspektasi tinggi setelah apa yang ditampilkannya bersama Porto.
Sayangnya, Silva gagal menjadi mesin gol Il Diavolo. Striker asal Portugal itu akhirnya dijual ke Eintracht Frankfurt tiga tahun berselang dengan nilai hanya 3 juta euro.
Lucas Paqueta (38,4 juta euro)

Lucas Paqueta (Twitter)
AC Milan menjadi klub yang membawa Lucas Paqueta keluar dari Brasil untuk berkarier di Eropa.
Milan membutuhkan dana hingga 38,4 juta euro untuk membuat Flamengo memberikan lampu hijau.
Namun, Paqueta tidak sampai dua tahun berseragam Milan. Ia dijual ke Olympique Lyon pada akhir musim 2019/2020.
Rui Costa (41,32 juta euro)
Penampilan apik Rui Costa di lini tengah Fiorentina membuat Milan terpincut. Rossoneri pun tidak ragu mengucurkan dana hingga 41,32 juta euro untuk mendatangkan gelandang serang asal Portugal itu.
Keputusan itu tidak keliru. Rui Costa membawa Milan meraih berbagai gelar, termasuk trofi Liga Champions 2002/2003 dan Serie A 2003/2004.
Tidak heran nama Rui Costa masih harum hingga saat ini di kalangan suporter Milan.
Leonardo Bonucci (42 juta euro)
Leonardo Bonucci dan Massimiliano Allegri (Twitter)
Milan bak memenangi sebuah perang usai berhasil mencomot Leonardo Bonucci dari Juventus. Meskipun, pada saat bersamaan Rossoneri menghabiskan 42 juta euro.
Ketika itu, Milan sedang dalam proyek ambisius di bawah kendali pemilik baru.
Bonucci menjadi satu di antara pemain mahal yang diboyong.
Akan tetapi, bek asal Italia itu hanya bertahan satu musim. Ia kembali ke Juve dengan nilai transfer 35 juta euro.
Rafael Leao (49,5 juta euro)

Rafael Leao (x/acmilan)
Pemain termahal dalam sejarah transfer Milan adalah Rafael Leao. Biaya transfer pemain asal Portugal itu mencapai 49,5 juta euro.
Hingga saat ini Leao masih berupaya membayar kepercayaan Milan.
Sejauh ini, ia telah memberikan trofi Serie A dan Piala Super Italia kepada Rossoneri.
Menurut Transfermarkt, Rafael Leao adalah pemain termahal yang ada dalam skuad Milan saat ini.