Football

Sport

Feature

Result

Show

Ragam Feature Piala Dunia Internasional Berita

5 Hal Unik di Piala Dunia 2026, Ada Last Dance Messi dan Ronaldo

Johan Kristiandi - Jumat, 12 Juni 2026

BolaSkor.com - Piala Dunia 2026 telah resmi dibuka pada hari ini, Jumat (12/6) dini hari WIB. Ada beberapa faktor yang membuat edisi 2026 menjadi unik. Berikut laporannya:

Piala Dunia menjadi ajang yang sulit dilewatkan para penikmat sepak bola.

Seluruh negara terbaik dari penjuru dunia saling sikut memperebutkan sang piala emas.

Baca Juga:

Profil Julian Quinones, Pencetak Gol Pertama di Piala Dunia 2026

Hasil Piala Dunia 2026: Diwarnai Tiga Kartu Merah, Meksiko Bekuk Afsel 2-0

7 Calon Pemain Terbaik Piala Dunia 2026

Menariknya, ada beberapa keunikan yang hadir pada Piala Dunia kali ini. Bahkan, tidak melulu soal di dalam lapangan.

Berikut adalah sisi unik Piala Dunia 2026:

Digelar di Tiga Negara

Piala Dunia 2026 terbilang unik dari sisi jumlah tuan rumah. Bukan hanya satu atau dua tuan rumah, melainkan tiga.

Pada 2026, Piala Dunia digelar di tiga negara, yaitu Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.

Amerika Serikat menjadi negara dengan jatah jumlah pertandingan terbanyak, yakni 60 dari total 104 laga.

Dengan demikian, para peserta Piala Dunia bisa merasakan atmosfer yang berbeda dari setiap negara tuan rumah.

Namun, penyelenggaran Piala Dunia di tiga negara juga mengundang beberapa dampak negatif.

Permasalahan negara tuan rumah menjadi kian banyak. Satu di antaranya adalah soal keamanan tim dan suporter yang tampil di Meksiko.

Selain itu, perselisihan politik yang terjadi di Amerika Serikat juga turut mewarnai Piala Dunia 2026.

Jumlah Peserta Bertambah

Ilustrasi
Ilustrasi pembukaan Piala Dunia 2026 (Foto: AI)

Faktor unik lainnya adalah jumlah peserta yang bertambah. Jika sebelumnya Piala Dunia diikuti 32 negara, kali ini menyentuh 48 negara.

Tentunya, penambahan jumlah peserta bukan tanpa sebab. FIFA ingin memberikan kesempatan lebih besar bagi setiap negara untuk tampil di Piala Dunia.

Jumlah pertandingan yang bertambah juga diharapkan membuat Piala Dunia menjadi lebih menarik.

Namun, penambahan jumlah peserta juga menjadi dua sisi mata uang. Sebab, negara yang lolos ke Piala Dunia tidak melulu berada pada level kekuatan yang sama.

Oleh karena itu, beberapa pertandingan berpotensi memperlihatkan perbedaan kualitas yang cukup mencolok.

Last Dance Para Legenda

Cristiano
Cristiano Ronaldo (@WhoScored)

Piala Dunia 2026 juga diprediksi menjadi kesempatan terakhir bagi beberapa legenda untuk unjuk gigi.

Dengan siklus empat tahun sekali, Piala Dunia menjadi turnamen yang paling dinantikan para pemain sepak bola.

Pada saat bersamaan, pemain-pemain itu hanya punya beberapa kesempatan dalam karier sepak bolanya untuk tampil di Piala Dunia.

Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi panggung terakhir bagi beberapa legenda. Masalah usia menjadi faktor penentu.

Contohnya adalah Cristiano Ronaldo yang saat ini telah menginjak usia 41 tahun.

Selain itu, masih ada Lionel Messi, Luka Modric, dan Neymar yang diyakini menjalani Piala Dunia terakhir dalam karier sepak bolanya.

Masalah Cuaca dan Suhu Ekstrem

Faktor unik lainnya adalah cuaca dan suhu ekstrem yang melanda beberapa tempat, terutama Dallas, Houston, Miami, dan Monterrey.

Tidak heran beberapa stadion dilengkapi dengan pendingin udara. Sementara itu, beberapa lainnya mengandalkan buka tutup atap hingga pendingin pasif.

Oleh karena itu, FIFA mengatur jadwal pertandingan dengan hati-hati. FIFA menghindari menggelar pertandingan ketika suhu mencapai puncaknya.

Selain itu, peraturan water break juga diterapkan untuk menjaga kebugaran pemain.

Teknologi VAR Terbaru

Presiden
Presiden FIFA, Gianni Infantino (Foto: FIFA)

Piala Dunia 2026 juga akan menerapkan teknologi VAR terbaru. FIFA menggunakan versi terbaru Semi-Automated Offside Technology yang memanfaatkan pelacakan posisi pemain dan bola secara tiga dimensi untuk membantu proses pengambilan keputusan offside.

Dengan demikian, keputusan offside akan lebih cepat dan akurat.

Selain itu, ada beberapa peraturan baru yang diterapkan di Piala Dunia 2026.

Contohnya adalah batasan waktu pada lemparan ke dalam dan tendangan gawang.

Baca Artikel Asli