BolaSkor.com - St James' Park terbukti sebagai tempat yang angker untuk tim peraih 20 titel Premier League, Manchester United.
Empat laga beruntun Man United tak pernah menang di sana di Premier League dan teranyar di pekan 29, Kamis (05/03) dini hari WIB, Red Devils kalah 1-2 melawan Newcastle United.
Bermain melawan 10 pemain Newcastle pasca kartu merah Jacob Ramsey (45+1'), Man United sempat mencetak gol dari Casemiro (45+9') tapi kalah melalui gol Anthony Gordon (45+6' penalti) dan William Osula (90').
Itu jadi kekalahan pertama Man United di era Michael Carrick setelah menang enam kali beruntun di Premier League, kalah di laga ketujuh.
Baca Juga:
Rekor Tak Terkalahkan Berakhir, Michael Carrick Tidak Senang dengan Cara Bermain Manchester United
"Tentu saja kecewa, sangat kecewa. Rasanya sakit malam ini," tutur Carrick dikutip dari ESPN.
"Kami datang ke sini dalam kondisi bagus, berharap mendapatkan sesuatu dari pertandingan ini, jika bukan memenangkan pertandingan, dan kami kecewa dengan hasil yang terjadi."
"Kami bisa jauh lebih baik. Kami telah menempatkan diri kami dalam posisi yang baik, posisi yang layak dengan penampilan dan hasil yang telah kami raih, jadi kekalahan malam ini sangat menyakitkan."
Fakta Menarik William Osula
Semakin menyakitkan untuk fans Man United, seketika fakta menarik muncul mengenai Osula di media sosial setelah gol tersebut.
Baru masuk di babak kedua, Osula mengonversi serangan balik dengan gol yang indah kala membelokkan bola dengan kaki kirinya di antara dua bek Man United, Harry Maguire dan Tyrell Malacia.
Osula, 22 tahun, merupakan produk akademi Sheffield United yang sempat dipinjamkan ke Derby County dan pindah ke Newcastle United pada 2024.
12 tahun lalu, Osula (masih berusia 11 tahun) diundang ke Old Trafford dan talentanya diakui di final MU Soccer Schools World Skills.
Osula berfoto dengan dua legenda Man United, Bryan Robson dan Gary Pallister.
"Selamat kepada pemain berusia 11 tahun, William Osula dari Denmark, pemenang hari ini dari final MU Soccer Schools World Skills," demikian X Man United pada 2014.
Osula pada akhirnya tak bergabung dengan akademi Man United dan menempuh jalur lain di akademi Sheffield.
"Itu adalah perasaan terbaik yang pernah ada. Saya sangat bahagia karenanya. Saat masuk lapangan, saya hanya berdoa agar bisa mencetak gol dan menciptakan sesuatu, dan syukurlah itu terjadi," papar Osula.
"Saya berlatih seperti itu kemarin, hanya memotong ke dalam dan menyelesaikannya, jadi kerja keras saya terbayar," urainya.