Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Premier League

Wolves Usulkan Premier League Hapus VAR, Voting Jadi Penentu

Ketika Liga Indonesia baru menerapkan VAR, Wolverhampton Wanderers atau Wolves justru ingin menghapusnya dari Premier League.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Kamis, 16 Mei 2024
Wolves Usulkan Premier League Hapus VAR, Voting Jadi Penentu
Wolves ingin Premier League hapus VAR (x)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Langkah mengejutkan diambil klub Premier League, Wolverhampton Wanderers. Wolves secara resmi mengirimkan surat kepada Premier League untuk menghapus VAR. Kini, VAR bisa saja dihapus jika dalam voting yang dilakukan jumlah minimum tercapai.

Ketika Liga Indonesia baru mulai menerapkan Video Assistant Referee atau VAR, di Premier League justru mencuat wacana menghapusnya. Wolves melihat VAR lebih banyak memberikan dampak negatif.

"Pemberlakuan VAR untuk musim 2019-2020 adalah keputusan yang dibuat dengan itikad baik dan dengan mempertimbangkan kepentingan terbaik sepak bola dan Premier League," tulis Wolves.

"Namun, hal ini telah menimbulkan banyak konsekuensi negatif yang tidak diinginkan karena merusak hubungan antara penggemar dan sepak bola serta melemahkan nilai merek Premier League."

Baca Juga:

Hasil Pertandingan: Juventus Juara Coppa Italia, Manchester United dan Chelsea Menang Tipis

5 Pemain yang Lebih Baik Mengikuti Jejak Raphael Varane Meninggalkan Manchester United

Tinggalkan Manchester United, Casemiro Sudah Punya Peminat

Wolves pun menyebutkan sejumlah alasan kenapa VAR harus dihapus. Pertama adalah berkurangnya dampak pada selebrasi gol dan reaksi spontan yang seharusnya membuat sepak bola istimewa.

Wolves juga beralasan VAR menimbulkan kebingungan di dalam stadion karena pemeriksaan yang memakan waktu. Selain itu, alasan lain adalah suasana jadi tidak bersahabat karena ada cemoohan terhadap Premier League dan kritik untuk VAR.

Wolves melihat VAR juga sudah melampaui tujuan awalnya. Kini, VAR bukannya mengoreksi kesalahan, tetapi menganalisis keputusan subjektif dan mengorbankan fluiditas dan integritas permainan.

Wolves juga menyoroti VAR menurunkan akuntabilitas ofisial di lapangan. Selain itu, kesalahan juga tetap berlanjut meskipun VAR sudah diterapkan. Kepercayaan diri dalam wasit dianggap juga terganggu karena VAR.

Dampak negatif lain yang menjadi pertimbangan Wolves adalah merusak tempo cepat Premier League karena pemeriksaan yang lama. Selain itu, durasi waktu tambahan juga jadi lebih panjang karena VAR.

Reputasi liga juga dianggap tercoreng. Wacana soal keputusan VAR yang terus datang juga menjadi bayang-bayang untuk pertandingan.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Pada alasan terakhir, Wolves menilai VAR membuat kepercayaan dan reputasi menjadi terkikis. Akibatnya, muncul tuduhan korupsi yang tidak masuk akal.

Setelah proposal yang diajutkan Wolves tersebut, klub-klub Premier League akan melakukan voting atau pemungutan suara pada 6 Juni. Untuk menghapus VAR, dibutuhkan 14 dari 20 tim Premier League yang setuju.

Jadi, VAR lebih baik dihapuskan atau tidak dari Premier League?

Wolverhampton wanderers Premier League Breaking News

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Eropa
Inggris Tak Otomatis Lolos ke Euro 2028 meski Jadi Tuan Rumah, Ini Alasannya
Status sebagai tuan rumah ternyata tidak menjamin Inggris langsung tampil di Euro 2028.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Inggris Tak Otomatis Lolos ke Euro 2028 meski Jadi Tuan Rumah, Ini Alasannya
Italia
Andrea Pirlo Buka Suara setelah Dicoret dari Bursa Pelatih Timnas Italia
Legenda sepak bola Italia Andrea Pirlo memastikan dirinya tidak lagi menjadi kandidat pelatih timnas Italia.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Andrea Pirlo Buka Suara setelah Dicoret dari Bursa Pelatih Timnas Italia
Italia
Ruben Amorim Akui AC Milan Masih Butuh Waktu Pahami Filosofi Permainannya
Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, menilai timnya masih membutuhkan waktu untuk sepenuhnya memahami filosofi permainan yang ingin diterapkannya.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Ruben Amorim Akui AC Milan Masih Butuh Waktu Pahami Filosofi Permainannya
Piala Dunia
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Presiden FIFA Gianni Infantino melontarkan pesan tegas kepada para pengkritik kepemimpinannya.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Spanyol
Yan Diomande Menuju Santiago Bernabeu, Real Madrid Capai Kesepakatan dengan RB Leipzig
Real Madrid dikabarkan telah mencapai kesepakatan awal dengan RB Leipzig untuk memboyong Yan Diomande.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Yan Diomande Menuju Santiago Bernabeu, Real Madrid Capai Kesepakatan dengan RB Leipzig
Liga Dunia
Kazuyoshi Miura Ukir Sejarah, Cetak Gol di Usia 59 Tahun
Legenda sepak bola Jepang Kazuyoshi Miura kembali membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk terus berprestasi.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Kazuyoshi Miura Ukir Sejarah, Cetak Gol di Usia 59 Tahun
Timnas
PSSI Terus Berupaya Justin Hubner Gabung Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
PSSI masih menunggu keputusan Fortuna Sittard terkait izin Justin Hubner bergabung dengan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Sumardji berharap sang bek bisa memperkuat Garuda.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
PSSI Terus Berupaya Justin Hubner Gabung Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Timnas
Gelandang Arsenal Berpeluang Bela Timnas Indonesia jika Revisi UU Kewarganegaraan Disahkan
Demiane Agustine, gelandang Arsenal berdarah Indonesia, masuk radar John Herdman. Revisi UU Kewarganegaraan membuka peluangnya membela Timnas Indonesia.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
Gelandang Arsenal Berpeluang Bela Timnas Indonesia jika Revisi UU Kewarganegaraan Disahkan
Inggris
Cocok Berduet dengan Cole Palmer, Morgan Rogers Diyakini Dapat Membangkitkan Chelsea
Xabi Alonso yakin Morgan Rogers mampu membangkitkan Chelsea. Duetnya dengan Cole Palmer diyakini menjadi senjata baru The Blues musim 2026-2027.
Arief Hadi - Senin, 27 Juli 2026
Cocok Berduet dengan Cole Palmer, Morgan Rogers Diyakini Dapat Membangkitkan Chelsea
Timnas
Erol Iba Kenang Perjuangan di Piala AFF sampai Kepala Berdarah
Erol Iba mengenang insiden kepala berdarah saat Piala AFF 2007 usai berbenturan dengan Noh Alam Shah. Kini ia yakin Timnas Indonesia mampu juara Piala AFF 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
Erol Iba Kenang Perjuangan di Piala AFF sampai Kepala Berdarah
Bagikan