Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Liga Universitas Coca-Cola 2026

Wakili Pemuda Indonesia di Forum PBB, Mahasiswa ITB Ceritakan Pengalaman Berharga dari Liga Universitas Coca-Cola

Forum One World, One Game, One Goal: Football for Youth Mental Health and Well-being yang digelar United Nations Youth Office di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, Jumat (17/7) waktu setempat atau Sabtu (18/7) pagi WIB.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Rabu, 22 Juli 2026
Wakili Pemuda Indonesia di Forum PBB, Mahasiswa ITB Ceritakan Pengalaman Berharga dari Liga Universitas Coca-Cola
Elyas Aryo Saputro, Mahasiswa ITB di Forum PBB. (Dok Foto: Grha Gemah Nusa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Kekalahan telak dengan skor 0-12 ternyata menjadi titik balik bagi Elyas Aryo Saputro. Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) sekaligus perwakilan Indonesia itu membagikan pengalamannya di hadapan peserta forum One World, One Game, One Goal: Football for Youth Mental Health and Well-being yang digelar United Nations Youth Office di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, Jumat (17/7) waktu setempat atau Sabtu (18/7) pagi WIB.

Elyas mengawali kisahnya dengan menceritakan pengalaman saat membela tim kampus di ajang Liga Universitas Coca-Cola 2026. Kekalahan 0-12 yang dialaminya sempat menjadi perbincangan di Indonesia. Namun, baginya, pengalaman tersebut justru mengajarkan arti penting dukungan dari lingkungan sekitar.

“Sebelum datang ke sini, saya bermain di Liga Universitas Coca-Cola dan tim saya kalah 0-12. Kekalahan itu menjadi viral di negara saya. Bahkan sebelumnya, tim kampus kami juga kalah dalam delapan dari sembilan pertandingan,” ujar Elyas.

Baca Juga:

Mind Corner Hadir di Liga Universitas 2026, Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian

Dua Duel Panas di Liga Universitas 2026 Wujudkan Play For Peace dan Football For Mental Health, Bisa Jadi Contoh Dunia

Pentingnya Mental Health dan Dukungan Teman Terdekat

Meski hasil di lapangan jauh dari harapan, Elyas mengaku dukungan dari rekan-rekan setim membuatnya tetap percaya diri dan tidak menyerah. Pengalaman itu membuka pandangannya bahwa kesehatan mental memiliki peran penting dalam perjalanan seorang atlet maupun mahasiswa.

Menurutnya, setiap fase kehidupan membutuhkan bentuk dukungan yang berbeda. Di lingkungan kampus, mahasiswa dapat saling menguatkan melalui komunikasi yang terbuka, saling menyemangati, hingga belajar memimpin satu sama lain.

Sementara bagi anak-anak, terutama yang masih berusia belasan tahun, dukungan dari pelatih, orang tua, dan guru menjadi fondasi utama dalam membangun rasa percaya diri.

“Mereka membutuhkan lingkungan yang aman, tempat di mana melakukan kesalahan dianggap sebagai bagian dari proses belajar, bukan sesuatu yang harus ditakuti,” kata Elyas.

Mendirikan Akademi Sepak Bola

Nilai tersebut kemudian ia terapkan di kampung halamannya dengan mendirikan akademi sepak bola akar rumput. Melalui akademi tersebut, anak-anak tidak hanya diajarkan teknik bermain sepak bola, tetapi juga nilai-nilai disiplin, kepercayaan diri, dan persahabatan.

Elyas juga mendorong sepak bola menjadi ruang yang inklusif bagi seluruh anak muda. Bersama masyarakat di desanya, ia menciptakan aktivitas sepak bola yang dapat mempererat persatuan sekaligus memberikan kesempatan bagi anak laki-laki maupun perempuan untuk bermain dan membangun relasi dalam lingkungan yang aman.

Menurut Elyas, pendekatan itulah yang menjadi semangat Liga Universitas Coca-Cola Play for Peace. Ia menegaskan bahwa sepak bola hanyalah pintu masuk untuk menghadirkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.

“Tujuan kami bukan sekadar bermain sepak bola, tetapi menciptakan ruang di mana setiap anak muda merasa aman, didukung, dan dihargai, baik di dalam maupun di luar lapangan,” tutur Elyas.

Melalui kisah pribadinya, Elyas menunjukkan bahwa kemenangan dalam sepak bola tidak selalu diukur dari skor akhir pertandingan. Dukungan, keberanian untuk bangkit, serta kepedulian terhadap kesehatan mental justru menjadi nilai yang mampu membawa sepak bola memberi dampak lebih luas bagi kehidupan generasi muda.

Liga Universitas 2026 Unileague PBB

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Wakili Pemuda Indonesia di Forum PBB, Mahasiswa ITB Ceritakan Pengalaman Berharga dari Liga Universitas Coca-Cola
Forum One World, One Game, One Goal: Football for Youth Mental Health and Well-being yang digelar United Nations Youth Office di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, Jumat (17/7) waktu setempat atau Sabtu (18/7) pagi WIB.
Tengku Sufiyanto - Rabu, 22 Juli 2026
Wakili Pemuda Indonesia di Forum PBB, Mahasiswa ITB Ceritakan Pengalaman Berharga dari Liga Universitas Coca-Cola
Liga Indonesia
UniLeague Kirim Dua Delegasi ke Panggung Global PBB
Mereka adalah Elang Cikal Brajananta dari STKIP Pasundan dan M. Elyas Aryo Saputro dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
Tengku Sufiyanto - Jumat, 17 Juli 2026
UniLeague Kirim Dua Delegasi ke Panggung Global PBB
Indonesia
Mind Corner Hadir di Liga Universitas 2026, Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian
Mind Corner hadir memberkan ruang aman bagi para suporter dan peserta untuk lebih sadar akan kesehatan mental.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 12 Juni 2026
Mind Corner Hadir di Liga Universitas 2026, Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian
Liga Indonesia
Dua Duel Panas di Liga Universitas 2026 Wujudkan Play For Peace dan Football For Mental Health, Bisa Jadi Contoh Dunia
Ada STKIP vs UPI, dan UKI vs UMJ.
Tengku Sufiyanto - Rabu, 10 Juni 2026
Dua Duel Panas di Liga Universitas 2026 Wujudkan Play For Peace dan Football For Mental Health, Bisa Jadi Contoh Dunia
Liga Indonesia
Indonesia Perkenalkan Unileague di World Football Day PBB
Unileague esebagai wujud langkah Indonesia dalam memanfaatkan sepak bola sebagai alat pembangunan perdamaian.
Tengku Sufiyanto - Rabu, 20 Mei 2026
Indonesia Perkenalkan Unileague di World Football Day PBB
Liga Indonesia
Play for Peace Menggema pada Laga UKI vs UNJ di Liga Universitas Coca-Cola 2026
Melalui kampanye Play for Peace, Liga Universitas Coca-Cola 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi berkualitas, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif.
Tengku Sufiyanto - Selasa, 12 Mei 2026
Play for Peace Menggema pada Laga UKI vs UNJ di Liga Universitas Coca-Cola 2026
Liga Indonesia
Hadirkan Kampanye Lelaki Bercerita, Pekan Perdana Liga Universitas Coca-Cola 2026 Diwarnai Hujan Gol
Liga Universitas Coca-Cola 2026 digelar di dua regional, yakni Jakarta dan Bandung.
Tengku Sufiyanto - Selasa, 21 April 2026
Hadirkan Kampanye Lelaki Bercerita, Pekan Perdana Liga Universitas Coca-Cola 2026 Diwarnai Hujan Gol
Berita
Seminar Play for Peace Jadi Kick-off, Tiga Kementerian Dukung Liga Universitas Coca-Cola 2026
Ajang Liga Universitas Coca-Cola 2026 dimulai pada 18 April mendatang.
Tengku Sufiyanto - Selasa, 14 April 2026
Seminar Play for Peace Jadi Kick-off, Tiga Kementerian Dukung Liga Universitas Coca-Cola 2026
Bagikan