BolaSkor.com - Keputusan taktis yang diambil pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, dalam beberapa laga terakhir sempat memicu tanda tanya publik.
Juru taktik asal Portugal itu secara mengejutkan memilih menggeser posisi kapten tim, Federico Valverde, untuk mengisi pos bek kanan alih-alih mempercayakannya kepada bek murni seperti Trent Alexander-Arnold atau Denzel Dumfries.
Baca Juga:
Rekor Unbeaten Terjaga di El Clasico, Jose Mourinho Sindir Fans Barcelona
Situasi tersebut praktis membuat menit bermain Trent Alexander-Arnold mulai tergerus. Menanggapi hal itu, Mourinho tidak menutup diri dan mengakui bahwa keputusan tersebut memberikan dilema tersendiri bagi hubungannya dengan para pemain.
Jose Mourinho Mengaku Sedih
Jose Mourinho (Foto: Manchester Evening News)
Sebagai pelatih yang mengutamakan keharmonisan ruang ganti, Mourinho mengaku merasa sakit dan sedih ketika harus membuat keputusan yang merugikan sebagian pemainnya. Kendati demikian, kepentingan klub dan kebutuhan taktik di atas lapangan tetap menjadi prioritas utamanya.
Mourinho menjelaskan bahwa keputusan memainkan Valverde sebagai bek kanan penyerang diambil semata-mata demi kebaikan tim pada momen tertentu, bukan karena sentimen pribadi terhadap pemain tertentu.
Baca Juga:
Berkat Taktik Jitu Jose Mourinho, Real Madrid Akhiri Nestapa di El Clasico
“Hal ini menyakitkan bagi saya. Saya tidak suka menciptakan perasaan buruk pada pemain saya; saya suka menciptakan perasaan yang baik. Ketika Anda membangun skuad berdasarkan dua pemain per posisi dan kemudian membuat pemain ketiga bermain, itu adalah sesuatu yang tidak saya sukai, itu menyakiti saya, dan itu membuat saya sedih,” ujar Mourinho.
“Tetapi ada hal-hal yang lebih penting daripada perasaan ini, yaitu apa yang terbaik untuk tim pada saat tertentu. Saya pikir pada saat itu, hal terbaik untuk tim adalah mengubah lini tengah dan memainkan Fede sebagai full-back yang jauh lebih ofensif daripada yang lain, memikirkan tim dan lebih sedikit tentang para pemain,” tambahnya.
Meski demikian, pelatih berjuluk The Special One itu bersyukur karena Trent Alexander-Arnold dan Denzel Dumfries menunjukkan sikap profesional serta dapat menerima penjelasan tim pelatih dengan baik.
Pastikan Rotasi Berjalan, Semua Pemain Bakal Dapat Giliran

Real Madrid vs RB Leipzig (X/Madrid)
Isu mengenai masa depan dan potensi kepindahan pemain akibat kurangnya menit bermain langsung ditepis oleh Mourinho. Ia menegaskan bahwa padatnya jadwal kompetis, ditambah risiko akumulasi kartu, kelelahan, hingga potensi cedera, membuat kehadiran seluruh pemain sangat krusial sepanjang musim.
Mourinho memberikan garansi bahwa rotasi akan terus berjalan adil sehingga setiap pemain, termasuk Trent Alexander-Arnold, pasti akan mendapatkan kesempatan tampil di lapangan.
Baca Juga:
Real Madrid Bungkam Barcelona, Jose Mourinho Yakin Penonton Tidak Kecewa
“Pada akhirnya, semua orang akan bermain. Sebagai contoh, besok Fede tidak akan menjadi starter, dan salah satu pemain lainnya akan bermain. Dalam pertandingan melawan Barcelona, karena situasi pertandingan, Dumfries dan Trent akhirnya bermain,” tegas Mourinho.
“Saya tidak berpikir mereka akan meminta kepergian jenis apa pun. Kesulitan musim ini, dengan begitu banyak pertandingan dan jadwal tiga pertandingan dalam enam hari, akumulasi kartu, akumulasi kelelahan, beberapa cedera… Pada akhirnya, semua orang akan bermain,” pungkasnya.