BolaSkor.com – Legenda Real Madrid, Toni Kroos, memberikan analisis mendalam terkait kemenangan penting Los Blancos atas rival abadi mereka, Barcelona, dalam duel El Clasico akhir pekan lalu.
Kroos mengakui bahwa dirinya sempat memprediksi tren negatif Madrid atas Blaugrana dalam beberapa pertemuan terakhir akan kembali terulang pada laga kali ini.
"Selama dua tahun terakhir, El Clasico selalu berpihak pada Barca," ucap Kroos dikutip dari AS.
"Sayangnya, itulah yang terjadi dalam enam atau tujuh pertemuan terakhir, dan itulah yang kami harapkan sebelum pertandingan," tambahnya.
Baca Juga:
Rekor Unbeaten Terjaga di El Clasico, Jose Mourinho Sindir Fans Barcelona
Namun, alur pertandingan justru berjalan di luar dugaan setelah skuad asuhan Jose Mourinho tampil brilian dan sukses memutus rekor buruk tersebut di kandang lawan.
Kroos secara terbuka melayangkan pujian kepada sang juru taktik asal Portugal, yang dinilai sukses mengubah total arah permainan Real Madrid.
"Tetapi segalanya telah berubah, dan saya harus memuji pekerjaan Mourinho. Mereka bermain sangat luar biasa, dan dia meraciknya dengan cemerlang," puji gelandang asal Jerman tersebut.
Taktik dan Kunci Kemenangan Madrid

Barcelona vs Real Madrid (X/Madrid)
Lebih lanjut, Kroos menyoroti keberanian luar biasa yang ditunjukkan para pemain Real Madrid di atas lapangan, baik saat menguasai bola maupun ketika bertahan.
"Real Madrid dan Mourinho sangat berani di Camp Nou, dan itu menjadi perbedaan besar dibandingkan dengan El Clasico-El Clasico sebelumnya," ungkap sang legenda.
Para penyerang tampil maksimal. Ada juga periode ketika mereka bertahan dengan baik, seperti saat Barça menyamakan kedudukan,
imbuhnya mengulas jalannya pertandingan.
Kroos juga terkejut dengan strategi penempatan posisi pemain yang diterapkan Mourinho, termasuk kejutan dalam mematikan pergerakan motor serangan lawan.
Baca Juga:
Peringkat 1-30 Ballon d'Or 2026: Bintang Madrid dan Barcelona di Belakang Harry Kane
"Pemain-pemain Real Madrid berada di posisi yang bagus. Saya terkejut dengan cara Huijsen mengawal Fermin. Pemain Barca seperti Pedri dan Raphinha tampak tidak nyaman," terangnya.
Dominasi fisik, serta intensitas duel yang tinggi, membuat Barcelona kewalahan menghadapi tekanan yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya dari tim lain.
"Madrid memenangkan hampir setiap duel karena mereka lebih intens. Mereka bertahan sebagai satu unit dan menampilkan performa yang sangat baik," puji Kroos.
Menutup analisisnya, Kroos turut membahas peran krusial Kylian Mbappe di lini serang serta pentingnya kontribusi pemain lain di tengah absennya Vinicius Junior.
"Mbappe atau Vinicius adalah anugerah bagi para gelandang. Mereka bernilai tinggi karena mereka tiga langkah lebih cepat dari para pemain bertahan," pungkas Kroos.