BolaSkor.com – Real Madrid sukses mengamankan kemenangan krusial 2-1 atas Barcelona dalam duel El Clasico pertama pada musim 2026-2027 di Camp Nou, Senin (26/10) dini hari WIB.
Di balik kesuksesan tersebut, Jose Mourinho menyempatkan diri melontarkan komentar bernada sindiran kepada publik tuan rumah.
Selepas pertandingan usai, pelatih asal Portugal itu berkelakar bahwa suporter Barcelona sempat mengganggu waktu istirahat siangnya.
Ulah para pendukung Blaugrana tersebut membuatnya gagal menikmati jam tidur siang rutin sebelum pertandingan dimulai.
Baca Juga:
Mourinho secara terbuka mendedikasikan kemenangan manis ini untuk para suporter lawan yang berkumpul di hotel tempat tim menginap.
Nyanyian keras sepanjang hari yang mereka kumandangkan menjadi sorotan tersendiri bagi sang peracik taktik.
Saya mendedikasikan kemenangan ini untuk para suporter Barca yang tidak membiarkan saya tidur siang di hotel hari ini,
ujar Mourinho dikutip dari Managing Madrid.
"Mereka datang ke hotel dan terus bernyanyi sepanjang hari, jadi saya tidak bisa tidur siang."
"Yah, saya memang tidak tidur siang, tetapi saya berhasil mengalahkan tim mereka. Pelukan hangat untuk mereka,” tambahnya.
Rekor Clasico Jose Mourinho
Melalui pendekatan taktik yang matang, Mourinho kini memperpanjang catatan positif tanpa kekalahan dalam enam laga El Clasico terakhirnya.
Rincian dari tren impresif tersebut menghasilkan empat kemenangan serta dua hasil imbang bersama Real Madrid.
Baca Juga:
Real Madrid Bungkam Barcelona, Jose Mourinho Yakin Penonton Tidak Kecewa
Catatan gemilang tersebut menempatkannya dalam jajaran elite pelatih Los Blancos di laga melawan musuh bebuyutan.
Hanya Miguel Muñoz dan Vicente del Bosque yang memiliki rentetan catatan tanpa kalah lebih panjang dalam sejarah klub.
Persaingan Internal Skuad Madrid
Disinggung mengenai potensi laga ini sebagai titik balik musim, Mourinho menilai pentingnya aspek psikologis kemenangan.
Kemenangan diraih dengan cara yang tenang dan layak didapatkan, bukan sekadar faktor keberuntungan semata.
Mourinho juga menegaskan enggan mematok satu susunan pemain inti yang kaku mengingat kedalaman skuad yang merata.
Kebijakan rotasi akan terus diterapkan berdasarkan kesiapan fisik serta kebutuhan taktik di atas lapangan.
"Mengenai pemilihan Bernardo. Saya baru berada di sini sedikit lebih dari tiga bulan," imbuh Mourinho.
"Meskipun saya mengenalnya dengan baik, hal itu tentu berbeda dengan memahami cara dia menyatu dalam dinamika tim," jelasnya.
"Skuad ini sangat kuat. Saya tidak akan pernah mengatakan bahwa ini adalah tim pilihan utama saya atau susunan pemain ini sudah terpatri mati, karena skuadnya sangat bagus dan seimbang."
"Para pemain bekerja keras. Semuanya siap. Dan begitulah adanya," pungkasnya.