Tottenham Hotspur Layak Dianggap sebagai Kandidat Juara Premier League

Dua pelatih memuji Tottenham Hotspur.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 04 November 2023
Tottenham Hotspur Layak Dianggap sebagai Kandidat Juara Premier League
Tottenham Hotspur (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tottenham Hotspur tengah menikmati 'bulan madu' bersama pelatih anyar, Ange Postecoglou. 10 pekan Premier League berlalu dan The Lilywhites - julukan Tottenham - belum tersentuh kekalahan, plus berada di puncak klasemen sementara.

Tottenham mencatatkan pencapaian tersebut setelah ditinggal legenda klub, Harry Kane, yang hengkang ke Bayern Munchen. Klub memiliki catatan 26 poin dan Postecoglou memiliki perolehan poin terbanyak setelah 10 laga.

Menilik posisi Tottenham tersebut, wajar apabila mereka dilihat sebagai salah satu kandidat juara Premier League musim ini. Meski faktanya musim masih panjang, plus Tottenham bahkan tak pernah lagi memenangi trofi sejak 2008 (Piala Liga).

Terlebih titel liga yang terakhir dimenangi pada 1961, kala format lama masih bernama Divisi Satu. Tak ayal masih banyak yang meragukan atau melihat Tottenham sebagai kandidat juara, setelah terakhir liga memiliki juara kejutan pada 2016 (Leicester City).

Baca Juga:

Sederet Fakta Menarik dari Derby Manchester, Erling Haaland Ukir Rekor di Old Trafford

Tottenham Hotspur Vs Chelsea, Ange Postecoglou Sindir Belanja Pemain The Blues

Sir Bobby Charlton dan 10 Pahlawan Inggris di Piala Dunia 1966

Namun, opini berbeda dituturkan oleh dua pelatih, Mauricio Pochettino dan Mikel Arteta. Peramu taktik Chelsea dan Arsenal itu sama-sama sepakat melihat Tottenham layak disebut sebagai kandidat juara liga musim ini.

"Ya. Saya kira begitu (Tottenham kandidat juara liga). Mereka melakukan pekerjaan luar biasa," ucap Pochettino dilansir dari Standard Sports.

"Ange dan para pelatih lainnya, mereka melakukan pekerjaan yang fantastis. Para pemain yang sangat bagus, tim yang sangat bagus dan Anda bisa merasakan mereka bisa menjadi pesaing."

"Ini masih awal musim tetapi mereka menunjukkan kualitas untuk menjadi pesaing."

Pun demikian Mikel Arteta berpikir hal yang sama. Ditambahkan juga olehnya, persaingan liga saat ini jauh lebih berbeda dibanding masa lalu karena perkembangan pesat tim-tim lainnya.

"Mereka (Tottenham) ada di sana (perebutan titel liga) sekarang, dan mereka pantas berada di tempat mereka berada, jadi ya," tambah Arteta.

"Apa yang terjadi dalam lima tahun terakhir belum pernah terjadi sebelumnya. Itu tidak pernah terjadi dengan jumlah poin dan level tim."

"Sekarang jumlah tim dengan level tersebut semakin bertambah. Itu sebabnya membandingkan dengan masa lalu di liga ini hanya membuang-buang waktu saja."

"Ini sangat berbeda dengan apa yang terjadi sebelumnya, dan hal ini menempatkan tuntutan atas apa yang kami lakukan setiap hari dalam lingkup yang berbeda," urainya.

Tottenham Tottenham Hotspur Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Inggris
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak potensi hukuman, dari pengurangan poin hingga pencabutan gelar.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Inggris
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran regulasi Premier League. Sanksi belum diputuskan dan City diperkirakan banding.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Bagikan