TGIPF Ungkap Faktor Mengapa Stadion Kanjuruhan Tidak Layak

TGIPF melakukan pemeriksaan langsung terhadap Stadion Kanjuruhan.
Rizqi AriandiRizqi Ariandi - Senin, 10 Oktober 2022
TGIPF Ungkap Faktor Mengapa Stadion Kanjuruhan Tidak Layak
Bunga di Gate 13 sebagai wujud mengenang korban Tragedi Kanjuruhan. (BolaSkor.com/Bimaswara Dumugi)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Dia BolaSkor.com - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan terus bekerja. Setelah beberapa hari melakukan investigasi di Malang, TGIPF menemukan sejumlah bukti dan fakta mengejutkan.

Salah satu hal krusial yang jadi sorotan TGIPF adalah kelaikan Stadion Kanjuruhan dalan menggelar pertandingan besar seperti Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Menurut anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Rhenald Kasali, struktur serta kualitas bangunan Stadion Kanjuruhan masih di bawah rata-rata stadion standar FIFA.

”Ini gedung stadion banyak dibangun menurut tadi kajian teman-teman, gedung yang dibangun dalam suasana Tahun 1970-an 1980-an suasananya,” kata Rhenald kepada wartawan di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (10/10).

”Pada masa itu jumlah penduduk Indonesia belum sebanyak sekarang, pada masa itu kebutuhan atau keinginan masyarakat menggunakan stadion belum seperti sekarang, bangkunya masih panjang seperti itu, ada tempat berdiri, pintunya seperti penjara, sliding,” sambungnya.

Rhenald juga menyebut kalau struktur tangga di Stadion Kanjuruhan sangat curam. Hal ini sangat berbahaya ketika ada keadaan darurat yang membuat terjadinya penumpukan massa.

"Entah mengapa pintunya itu tidak diberikan kunci, tidak diberikan kunci dari pemerintah setempat kepada panitia pelaksana sehingga kalau ada apa-apa itu harusnya di-sliding dibuka. Tetapi adalah pintunya ada panjang begitu kemudian ada seperti di penjara begitu dan yang dibuka hanya beberapa sekat-sekat, bukan sekat, ada semacam pintu lagi di dalamnya begitu ya hanya itu yang dibuka,” ucap Rhenald.

”Jadi, pintunya itu sangat sempit. Dan foto yang tadi sudah dianalisis adalah dari pintu keluar, jadi dari atas tribun itu keluar, itu curam sekali. Dalam keadaan normal pun orang tidak bisa cepat,” lanjut dia.

Baca Juga:

Persis Tegaskan Evaluasi SOP Liga 1 Harus Dilakukan Sebelum Dilanjutkan

Para Korban Gas Air Mata Tragedi Kanjuruhan Alami Pendarahan di Mata

TGIPF Beberkan Temuan Terbaru, Stadion Kanjuruhan Tak Layak untuk Pertandingan Risiko Tinggi

Dengan demikian, TGIPF menilai supaya Stadion Kanjuruhan harus segera dilakukan perbaikan atau renovasi menyeluruh. Markas Arema FC itu harus bisa memfasilitasi para penonton supaya mereka bisa menonton pertandingan dengan nyaman di era seperti sekarang ini.

”Menurut hemat kami, stadion-stadion seperti itu harus sudah dibongkar diubah. Misalnya saja sekarang era crowd-nya ini adalah kerumunan yang dibentuk oleh sosial media. Jadi kalau pun jumlah penonton itu dikurangi, demi keamanan, penonton yang di dalam itu bisa memberi tahu kepada teman-temannya dalam waktu segera bahwa lapangan kosong,” ujar Rhenald.

Seperti diketahui, kericuhan usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan menyebabkan 131 orang meninggal dunia serta ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Kericuhan terjadi setelah pihak kepolisian menembakkan gas air mata untuk membubarkan suporter. Namun, hal itu membuat terjadi banyak penumpukan massa di sejumlah pintu keluar sehingga menyebabkan banyak orang kesulitan bernafas.

Enam orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dari insiden ini. Tiga di antaranya adalah Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Akhmad Hadian Lukita, Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris, dan Security Officer Arema FC Suko Sutrisno.

Sedangkan tiga tersangka lainnya merupakan anggota Polri. Mereka antara lain Kepala Satuan Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi, Komandan Kompi (Danki) Brimob Polda Jawa Timur AKBP Hasdarmawan, serta Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto.

Arema FC Aremania Kanjuruhan Stadion kanjuruhan Stadion Kanjuruhan Malang Liga 1 Breaking News

Rizqi Ariandi

Meniti karier sebagai jurnalis dengan magang di Jawa Pos Koran pada 2016 setelah berkuliah di Insitut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta. Setelah itu, bergabung dengan Jacatra, lalu Bolalob, dan sejak Oktober 2021 sampai sekarang menulis untuk desk sepak bola nasional BolaSkor.com. Selain Liga Indonesia dan berbagai kegiatan PSSI, penulis juga pernah meliput Asian Games 2018, Piala AFF, SEA Games 2023, Piala Dunia U-17 2023, Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia Futsal 2026
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Road to OGFC Unite 2027, Dua Legenda MU Dukung Sport Tourism di Indonesia
Offside Corp memperkenalkan Road to OGFC Unite 2027 bersama Patrice Evra dan Park Ji-sung. Ajang ini mengusung potensi sport tourism Indonesia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 23 Oktober 2026
Road to OGFC Unite 2027, Dua Legenda MU Dukung Sport Tourism di Indonesia
Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Saran Persija Tidak Banding Sanksi Komdis PSSI
Bung Ferry menyarankan Persija Jakarta tidak mengajukan banding atas sanksi larangan away The Jakmania dalam enam laga tandang Super League 2026/2027 demi pembelajaran dan introspeksi.
Rizqi Ariandi - Jumat, 23 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Saran Persija Tidak Banding Sanksi Komdis PSSI
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Beri Kabar Baik soal Rizky Ridho dan Kyohei Yoshino Jelang Persija vs Persik
Shin Tae-yong memberi sinyal Rizky Ridho dan Kyohei Yoshino bisa kembali memperkuat Persija Jakarta saat menghadapi Persik Kediri di JIS pada pekan ke-7 Super League 2026/2027, Senin (26/10).
Rizqi Ariandi - Jumat, 23 Oktober 2026
Shin Tae-yong Beri Kabar Baik soal Rizky Ridho dan Kyohei Yoshino Jelang Persija vs Persik
Liga Indonesia
Hasil Minor Beruntun, Arema FC Pecat Marcos Santos
Arema FC resmi memecat Marcos Santos setelah lima laga tanpa kemenangan di Super League 2026-2027. Andre Caldas ditunjuk sebagai pelatih sementara.
Arief Hadi - Jumat, 23 Oktober 2026
Hasil Minor Beruntun, Arema FC Pecat Marcos Santos
Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Nilai Sanksi Larangan 6 Kali Away untuk Suporter Persija Bisa Diterima
Bung Ferry menilai sanksi larangan away enam laga dan denda Rp90 juta dari Komdis PSSI untuk Persija Jakarta menjadi pelajaran serta peringatan bagi The Jakmania.
Rizqi Ariandi - Jumat, 23 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Nilai Sanksi Larangan 6 Kali Away untuk Suporter Persija Bisa Diterima
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Bournemouth vs AC Milan, Live di SCTV
Cara menonton dan link streaming Bournemouth vs AC Milan di Liga Europa 2026/2027, Jumat 23 Oktober pukul 02.00 WIB. Cek jadwal kick-off, siaran langsung SCTV, dan peluang Rossoneri meraih kemenangan di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Bournemouth vs AC Milan, Live di SCTV
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Madura United vs Persib, Live di Indosiar
Cara menonton Madura United vs Persib Bandung di BRI Super League 2026/2027, Kamis 22 Oktober pukul 19.00 WIB. Cek siaran langsung Indosiar, link streaming Vidio, dan rekor head to head kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Madura United vs Persib, Live di Indosiar
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Juventus vs Rennes, Live di SCTV
Cara menonton Juventus vs Rennes di Liga Europa 2026/2027, Kamis 22 Oktober pukul 23.45 WIB. Cek siaran langsung SCTV, link streaming Vidio, jadwal, dan kondisi terbaru kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Juventus vs Rennes, Live di SCTV
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Persik vs PSS Sleman, Cek di Sini!
Cara menonton dan link streaming Persik Kediri vs PSS Sleman di BRI Super League 2026/2027. Cek jadwal kick-off, siaran langsung, prediksi susunan pemain, dan head to head kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persik vs PSS Sleman, Cek di Sini!
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming PSM vs Persebaya, Cek di Sini!
Cara menonton dan link streaming PSM Makassar vs Persebaya Surabaya di BRI Super League 2026/2027. Cek jadwal kick-off, siaran langsung Indosiar, dan akses streaming PSM vs Persebaya di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming PSM vs Persebaya, Cek di Sini!
Bagikan