Terungkap, Pemain Bayern Munchen Tak Berani Eksekusi Penalti di Final Liga Champions 2012

Bayern Munchen harus takluk dari Chelsea lewat drama adu penalti pada laga final Liga Champions 2012.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Selasa, 09 Juni 2020
Terungkap, Pemain Bayern Munchen Tak Berani Eksekusi Penalti di Final Liga Champions 2012
Laga final Liga Champions 2012 (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Final Liga Champions 2012 berakhir tragis bagi Bayern Munchen. Tampil di kandang sendiri, Die Roten harus takluk dari Chelsea lewat drama adu penalti.

Munchen tampil dominan dalam pertandingan tersebut. Raksasa Jerman itu nyaris menjadi juara karena hingga menit ke-88 masih unggul 1-0 lewat gol Thomas Muller.

Namun petaka kemudian datang yang diawali gol penyama kedudukan Chelsea lewat sundulan Didier Drogba. Laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Munchen kembali memiliki peluang untuk memenangi kemenangan saat diganjar hadiah penalti. Sayang, Arjen Robben yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya.

Pemenang pertandingan ini akhirnya harus ditentukan lewat adu tos-tosan. Dewi fortuna lebih memihak Chelsea di babak ini.

Baca Juga:

UEFA Lebih Condong Tunjuk Portugal Jadi Venue Laga Sisa Liga Champions

Final Liga Champions 2015, Treble Winners Kedua Barcelona, dan Nestapa bagi Juventus

Final Liga Champions 2017, Momen Real Madrid Hapus Kutukan Berumur 27 Tahun

Dari lima algojo Chelsea, hanya Juan Mata yang gagal menjalankan tugasnya. Sementara Bastian Schweinsteiger dan Ivica Olic menjadi pesakitan di kubu Munchen.

Schweinsteiger kini mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan terkait kekalahan tersebut. Ia menyebut banyak pemain Munchen yang saat itu tak berani menjadi eksekutor penalti.

“Hampir semua dari mereka tidak ada (yang berani). Mereka berbondong-bondong pergi, mengangkat tangan dan berkata, 'Saya tidak mau'," kata Schweinsteiger dilansir dari Goal International.

Pemain yang gantung sepatu pada tahun lalu itu juga mengaku sangat terpukul setelah eksekusinya gagal berbuah gol. Tendangannya membentur tiang dan memantul keluar.

"Saya tidak ingin melihat wajah-wajah yang kecewa. Namun saya Sekarang tahu tidak bisa berbuat lebih baik dan ini sudah berakhir." tambahnya.

Schweinsteiger memang tak perlu menyesali kegagalan tersebut. Setahun berselang, Munchen mampu menebusnya dengan meraih gelar juara setelah di final mengalahkan Borussia Dortmund.

Liga Champions Bayern munchen Chelsea Bastian Schweinsteiger Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Klasemen
Klasemen Liga Champions Terbaru Usai Real Madrid vs RB Leipzig: Los Blancos Sempurna
Klasemen Liga Champions 2026/2027 terbaru usai Real Madrid hajar RB Leipzig 4-1. Los Blancos raih 9 poin, siapa pemuncak klasemen?
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Klasemen Liga Champions Terbaru Usai Real Madrid vs RB Leipzig: Los Blancos Sempurna
Hasil akhir
Hasil Liga Champions: Arsenal Tahan Bayern Munchen, Madrid dan Inter Tambah Tiga Poin
Hasil Liga Champions 2026/2027: Arsenal tahan Bayern Munchen 2-2, Real Madrid menang 4-1 atas Leipzig, dan Inter Milan akhirnya meraih kemenangan!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Hasil Liga Champions: Arsenal Tahan Bayern Munchen, Madrid dan Inter Tambah Tiga Poin
Spanyol
Kalah dari PSG, Barcelona Justru Kian Termotivasi Jelang El Clasico
Kekalahan dari PSG tak membuat Barcelona gentar. Raphinha justru menegaskan timnya semakin termotivasi jelang duel panas melawan Real Madrid.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
Kalah dari PSG, Barcelona Justru Kian Termotivasi Jelang El Clasico
Prancis
Musim Telah Berakhir karena Cedera, Khvicha Kvaratskhelia Kirim Pesan Emosional
Khvicha Kvaratskhelia mengalami cedera ACL saat PSG melawan Barcelona. Musimnya berakhir, simak pesan emosional winger Georgia tersebut.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
Musim Telah Berakhir karena Cedera, Khvicha Kvaratskhelia Kirim Pesan Emosional
Lainnya
Catat Tanggalnya! Indonesia Youth Summit 2026 Hadirkan Empat Area Spesial untuk Generasi Muda
Indonesia Youth Summit 2026 digelar di TIM Jakarta pada 29-30 Oktober 2026. Hadirkan empat area utama bagi pemuda untuk berinovasi dan berkolaborasi.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 21 Oktober 2026
Catat Tanggalnya! Indonesia Youth Summit 2026 Hadirkan Empat Area Spesial untuk Generasi Muda
Ragam
Segala Hal yang Perlu Diketahui pada Laga Real Madrid vs RB Leipzig
Real Madrid vs RB Leipzig di Liga Champions 22 Oktober 2026. Simak jadwal, lokasi pertandingan, kondisi tim, duel Mbappe-Nkunku, dan siaran langsung Vidio.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
Segala Hal yang Perlu Diketahui pada Laga Real Madrid vs RB Leipzig
Ragam
5 Hal Menarik yang Harus Diperhatikan dari Laga Bayern Munchen vs Arsenal
Bayern Munchen vs Arsenal tersaji pada pekan ketiga Liga Champions 2026-2027. Simak 5 hal menarik, rekor pertemuan, Harry Kane, dan Bukayo Saka.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
5 Hal Menarik yang Harus Diperhatikan dari Laga Bayern Munchen vs Arsenal
Liga Champions
Cesc Fabregas Jawab Isu Latih Manchester United
Cesc Fabregas menepis rumor menjadi pelatih Manchester United pengganti Michael Carrick. Simak pernyataan tegas pelatih Como jelang laga kontra MU.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
Cesc Fabregas Jawab Isu Latih Manchester United
Liga Champions
Hentikan Momentum Barcelona, Luis Enrique Ungkap Kunci Sukses PSG
PSG menghentikan 11 laga tanpa kekalahan Barcelona lewat kemenangan 4-2. Luis Enrique mengungkap rahasia di balik keberhasilan Les Parisiens.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
Hentikan Momentum Barcelona, Luis Enrique Ungkap Kunci Sukses PSG
Italia
Terancam Dipecat, Luciano Spalletti Dapat Dukungan Legenda Juventus
Luciano Spalletti terancam dipecat Juventus setelah kalah 0-3 dari Lazio. Gianluigi Buffon membela sang pelatih dan menyoroti masalah tim.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
Terancam Dipecat, Luciano Spalletti Dapat Dukungan Legenda Juventus
Bagikan