BolaSkor.com – Juara bertahan Premier League, Arsenal, mengawali musim 2026-2027 dengan torehan sempurna usai menundukkan tim promosi Coventry City lewat skor meyakinkan 3-0 di Emirates Stadium, Sabtu (22/08) dini hari WIB.
Dua gol kemenangan Meriam London dilesakkan oleh Kai Havertz dan Bukayo Saka sebelum turun minum, sebelum akhirnya sang kapten, Martin Odegaard, menyempurnakan tiga poin tuan rumah lewat golnya di babak kedua.
Odegaard, yang menyabet penghargaan Player of the Match, menegaskan bahwa Arsenal sama sekali tidak terbebani oleh status mereka sebagai juara bertahan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Inggris tersebut.
Baca Juga:
Hasil Premier League: Tekuk Coventry City, Arsenal Menang Telak 3-0 di Emirates Stadium
Kami tidak merasa harus mempertahankan apapun. Kami ingin melakukannya lagi dan itulah pola pikir kami,
tegas Odegaard kepada BBC.
Tahun lalu sudah selesai, kami ingin meraihnya kembali, serta siap menyerang dan memperjuangkannya lagi.
Rekor Spesial Mikel Arteta dan Ambisi Odegaard

Martin Odegaard (x/arsenal)
Gelandang berusia 27 tahun itu menilai kemenangan pada laga pembuka sangat penting untuk mengontrol ritme permainan, meski ia percaya penampilan timnya masih bisa ditingkatkan lagi pada laga-laga berikutnya.
"Pertandingan pertama selalu sedikit menegangkan. Mereka bermain bagus dan memberikan perlawanan yang sengit," tutur Odegaard.
"Sangat krusial untuk mencetak gol pertama dan mengendalikan permainan. Kami tampil solid, tetapi kami bisa tampil jauh lebih baik dan lebih presisi di sekitar kotak penalti."
Baca Juga:
7 Hal Menarik Mengenai Bek Baru Arsenal Asal Inggris, Ezri Konsa
Odegaard juga memuji kedalaman skuad Arsenal yang kian merata musim ini.
"Kualitas di dalam skuad sungguh luar biasa. Anda bisa menempatkan siapa pun di lapangan dan mereka mampu tampil di level tertinggi. Kami saling mendorong satu sama lain untuk menjadi lebih baik," tambahnya.
Hasil positif ini turut mengantar sang pelatih, Mikel Arteta, mengukir rekor impresif lewat raihan 150 kemenangan di Premier League hanya dalam 249 laga, menjadikannya pelatih kelima tercepat yang mencapai rekor tersebut setelah Pep Guardiola, Jose Mourinho, Jurgen Klopp, dan Sir Alex Ferguson.