Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Soal Polemik Tes PCR Persebaya, PT LIB Buka Suara

Pemain Persebaya Surabaya yang dinyatakan positif, justru negatif saat tes mandiri ulang.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Senin, 07 Februari 2022
Soal Polemik Tes PCR Persebaya, PT LIB Buka Suara
Tes PCR yang dilakukan oleh PT LIB kepada Persebaya Surabaya. (LIB)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Hasil tes PCR Persebaya Surabaya menjadi polemik saat hendak melakoni laga melawan Persipura Jayapura. Laga ini merupakan pekan ke-23 Liga 1 2021/2022 di Stadion Gelora I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu (6/2).

Pemain Persebaya mendapat hasil tes PCR positif saat dites ooleh Satgas COVID-19 PT Liga Indonesia Baru (LIB), Sabtu (5/2). Namun, saat mau pertandingan, pemain Persebaya yang mendapat hasil tes PCR positif melakukan testing ulang secara mandiri. Hasilnya, para pemain tersebut negatif COVID-19.

Mereka adalah Arif Satria, Bruno Moreira, Taisei Marukawa dan Alwi Slamat. Tentu ini menjadi polemik.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Operasional PT LIB sekaligus Kasatgas COVID-19 Liga 1 2021/2022, Sudjarno, menjelaskan pihaknya telah melakukan tes PCR kepada Persebaya, Sabtu (5/2) sore WIB.Hasilnya keluar pada Minggu (6/2) pagi WIB. Hasil tes PCR itu yang menjadi dasar untuk pertandingan Persebaya vs Persipura pada malam harinya.

“Hasil tes yang kami lakukan ada sekitar 13 nama dari Persebaya yang positif terpapar virus COVID-19. Mereka terdiri dari pemain dan ofisial. Nama-nama yang positif itu pun tidak kami izinkan untuk berada di stadion saat pertandingan Persebaya versus Persipura Jayapura. Mereka juga harus mendapatkan penanganan medis yang semestinya,” ucap Sudjarno, dalam rilis PT LIB yang diterima BolaSkor.com, Senin (7/2).

“Pada prinsipnya, PCR mandiri bagian dari penerapan prokes yang ketat oleh setiap klub. PCR yang dijadikan rujukan adalah yang disiapkan operator yaitu kolaborasi Labkes Provinsi Bali dan Kimia Farma."

“Pada pasal 52 itu dipaparkan dengan jelas bahwa PSSI dan LIB membentuk Satgas COVID-19 sebagai otoritas yang memiliki kompetensi, berwenang untuk mencatat, mendistribusikan dan memutuskan segala hal yang dianggap perlu terkait informasi hasil swab test Antigen. Jadi, keputusan yang diambil tentang pemain yang diizinkan turun pada satu pertandingan, murni berdasarkan hasil tes PCR yang sudah kami lakukan sebelumnya,” beber Sudjarno.

Baca Juga:

Mustaqim Sebut Persebaya Kalah karena COVID-19

Hujan Deras Membuat Partai Persik Kontra PSIS seperti Rugby

Khusus soal Persebaya yang melakukan tes mandiri, menurut Sudjarno, harusnya bisa dikomunikasikan dengan PT LIB atau satgas terkait terlebih dulu. Dengan begitu, hasil tes ulang bisa diketahui bersama dan diambil keputusan yang diketahui dan dipertanggung jawabkan secara bersama pula.

“Sebelumnya ada kasus pada dua klub Liga 1 yang sama dengan Persebaya. Ada yang melakulan tes PCR ulang pada pagi dan sore harinya hasil sudah keluar. Pada beberapa nama, tes pada sehari sebelumnya menunjukkan positif dan setelah dilakukan tes ulang, hasilnya ada yang negatif. Pemain yang negatif itu pun bisa diturunkan pada laga malam harinya,” jelas Sudjarno.

“Ingat pada Daftar Susunan Pemain (DSP) bisa berubah 90 menit sebelum pertandingan. Tentu, perubahan itu bisa dilakukan setelah berkomunikasi dengan kami dan sudah kami cek eligibilitasnya. Kalau kemudian hasil tiap lab berbeda-beda maka kami tidak memperdebatkan hasil karena dari sisi medis yang bisa menganalisis hal tersebut ialah ofisial PCR kami,” lanjut Sudjarno.

Menanggapi isu tentang hasil tes COVID-19, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menyatakan segala sesuatunya harus dikembalikan kepada Regulasi Liga 1 2021/2022. Terutama yang ditegaskan pada pasal 52.

“Semuanya harus berpatokan pada Regulasi Kompetisi Liga 1 2021/2022. Pada regulasi sudah dijelaskan secara jelas tentang perihal mekanisme hasil tes COVID-19 dan turunannya. Dengan demikian, semua hasil PCR harus akuntabel, bisa dipertanggung jawabkan dan diketahui oleh pihak-pihak terkait. Saya mengimbau kepada semua klub, terkait hasil tes COVID-19, agar selalu komunikasi dengan LIB dan Satgas COVID-19 Liga 1 2021/2022. Sehingga semuanya punya pemahaman, tanggung jawab, dan komitmen yang sama,” tegas Iriawan.

Persebaya surabaya PT LIB PT Liga Indonesia Baru Sudjarno Liga 1 Breaking News Pssi Mochamad Iriawan

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
John Stones Masuk Radar Chelsea, The Blues Siapkan Perombakan Lini Belakang
Chelsea dikabarkan tertarik merekrut bek senior Inggris, John Stones, yang kini berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama Manchester City berakhir.
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
John Stones Masuk Radar Chelsea, The Blues Siapkan Perombakan Lini Belakang
Inggris
Diminati Tottenham, Chelsea, dan Arsenal, Rashford Condong Bertahan di MU
Meski sempat santer dikabarkan akan hengkang pada bursa transfer musim panas 2026, Marcus Rashford kini justru berpeluang bertahan di Old Trafford.
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
Diminati Tottenham, Chelsea, dan Arsenal, Rashford Condong Bertahan di MU
Italia
Peluang Guardiola Latih Italia Makin Terbuka, Gaji Bukan Lagi Menjadi Penghalang
Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malago, mengakui bahwa pihaknya siap membuat pengecualian soal anggaran demi mendatangkan Pep Guardiola
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
Peluang Guardiola Latih Italia Makin Terbuka, Gaji Bukan Lagi Menjadi Penghalang
Spanyol
Presiden LaLiga Desak Gianni Infantino Mundur dari FIFA: Kebijakannya Merusak Sepak Bola
Presiden LaLiga, Javier Tebas, melontarkan kritik keras kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
Presiden LaLiga Desak Gianni Infantino Mundur dari FIFA: Kebijakannya Merusak Sepak Bola
Inggris
Iraola Buka Suara soal Masa Depan Mac Allister dan Alisson di Liverpool
Iraola menyebut Mac Allister dan Alisson sebagai dua sosok penting dalam proyek yang sedang dibangunnya di Anfield.
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
Iraola Buka Suara soal Masa Depan Mac Allister dan Alisson di Liverpool
Piala Dunia
Anthony Taylor Akhiri Karier sebagai Wasit, Ungkap Beratnya Tekanan di Lapangan
Salah satu wasit paling berpengalaman di dunia, Anthony Taylor, resmi mengumumkan pensiun dari dunia perwasitan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
Anthony Taylor Akhiri Karier sebagai Wasit, Ungkap Beratnya Tekanan di Lapangan
Piala Dunia
7 Pemain Termuda yang Juara Piala Dunia, Lamine Yamal dan Pau Cubarsi Masuk Daftar Elite
Berikut daftar tujuh pemain termuda dalam sejarah yang menjadi juara Piala Dunia. Penyerang Spanyol Lamine Yamal masuk lima besar.
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
7 Pemain Termuda yang Juara Piala Dunia, Lamine Yamal dan Pau Cubarsi Masuk Daftar Elite
Inggris
Resmi Gabung Chelsea, Morgan Rogers: The Blues Klub Terbesar di London
Chelsea resmi memperkenalkan Morgan Rogers sebagai rekrutan anyar pada bursa transfer musim panas 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
Resmi Gabung Chelsea, Morgan Rogers: The Blues Klub Terbesar di London
Timnas
Mauro Zijlstra Terancam Absen pada Awal Piala AFF 2026, John Herdman Ungkap Penyebabnya
John Herdman mengungkap Mauro Zijlstra mengalami cedera paha belakang dan terancam absen pada awal Piala AFF 2026. Timnas Indonesia siapkan opsi lain.
Rizqi Ariandi - Selasa, 21 Juli 2026
Mauro Zijlstra Terancam Absen pada Awal Piala AFF 2026, John Herdman Ungkap Penyebabnya
Liga Indonesia
Gaji 4 Bulan Ditunggak, Pemain PSBS Gak Bisa Beli Token Listrik dan Bayar Sekolah Anak
PSBS Biak menunggak gaji pemain dan ofisial selama empat bulan. Erol Iba mengungkap dampaknya, dari anak putus sekolah hingga listrik tak bisa dibayar.
Rizqi Ariandi - Selasa, 21 Juli 2026
Gaji 4 Bulan Ditunggak, Pemain PSBS Gak Bisa Beli Token Listrik dan Bayar Sekolah Anak
Bagikan