Mustaqim Sebut Persebaya Kalah karena COVID-19
BolaSkor.com - Persebaya Surabaya menelan kekalahan kedua dalam lima laga terakhir di Liga 1 2021/2022. Mereka tak mampu menghentikan brace Yevhen Bokhasvili yang membawa Persipura Jayapura menang di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali (6/2) malam.
Pada laga ini, Persebaya turun dengan pemain-pemain muda. Lini serang Persebaya mengandalkan tiga pemain berusia dibawah 20 tahun. Yaitu, Ruy Arianto (17), Marselino Ferdinan (17), dan Akbar Firmansyah (19). Persebaya juga memasukkan Moch. Widi Syarief Hidayatullah (19) karena pilihan pemain yang minim.
Selain itu, sejumlah pemain inti mereka dinyatakan positif COVID-19, seperti trio pemain asing Bruno Moreira, Arsenio Valpoort, dan Taisei Marukawa. Ditambah dua pemain lokal yakni M. Alwi Slamat dan Ricky Kambuaya. Bahkan, tim asal Kota Pahlawan tersebut tidak didampingi pelatih Aji Santoso.
Alhasil, kondisi ini berdampak pada mental para pemain Persebaya. Apalagi, sempat terjadi polemik perbedaan hasil tes PCR yang dilakukan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) dengan tes mandiri dari klub.
Baca Juga:
Hujan Deras Membuat Partai Persik Kontra PSIS seperti Rugby
Hasil Liga 1: Dwi Gol Yevhen Bokhashvili Bawa Persipura Taklukkan Persebaya
“Dengan tidak adanya beberapa pemain pilar, karena dinyatakan positif COVID-19, sangat mengacaukan (permainan) kami. Dan tidak adanya Coach Aji memang berpengaruh. Ini membuat pemain-pemain ngeleyang (kurang fokus),” ungkap asisten pelatih Persebaya Mustaqim.
“Kami sangat kecewa dengan hasil ini, tapi itulah sepak bola. Tetapi pemain kami sudah berjuang maksimal dengan menciptakan sejumlah peluang,” tambahnya.
Lebih lanjut Mustaqim menyebutkan jika hasil tes usap PCR positif versi LIB sangat mengganggu persiapan timnya. Padahal, Bajol Ijo juga melakukan tes PCR mandiri yang hasilnya berbeda. “Sebetulnya pemain yang dianggap positif tidak menunjukkan kondisi terpapar virus corona. Karena itu, (Persebaya) sendiri punya inisiatif melakukan tes PCR mandiri,” jelasnya.
“Bahkan, (pemain) yang sebelum pertandingan dinyatakan positif itu (tampak) segar bugar. Nah, melalui PCR mandiri terbukti pemain-pemain dinyatakan negatif. (Hasil tes PCR dari LIB) sangat merugikan kami,” tandasnya.
Sementara itu striker gaek Persebaya Samsul Arif Munip juga merasakan dampak tidak adanya Coach Aji dan rekan-rekan pemain inti. Menurutnya, situasi tersebut mempengaruhi mental tim yang di pertandingan tersebut menerjunkan komposisi pemain darurat dengan sejumlah nama minim pengalaman.
“Pasti ada pengaruhnya cukup besar untuk mental pemain. Kalau semangat tim, kami sudah maksimal. Persebaya sudah menunjukkan cara bermainnya,” ujar pemain 37 tahun tersebut. (Laporan Kontributor Keyzie Zahir/Surabaya)
Frengky Aruan
15.464
Berita Terkait
Respek, Bek Dewa United Ikutan Nyanyi Anthem Persebaya Song For Pride
Hasil Super League 2025/2026: Dewa United Banten FC Bawa Satu Poin dari Kandang Persebaya
Link Streaming Persebaya Surabaya vs Dewa United Banten FC di Super League 2025/2026 Minggu 1 Februari 2026, Live Sebentar Lagi
Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen Rahadiyan Ingatkan Persipura Fokus Persaingan Promosi
Hasil Super League 2025/2026: Gol Berguinho Bawa Persib Kalahkan 10 Pemain PSBS Biak
Link Streaming Super League PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya, Minggu 25 Januari 2026
Hasil Super League 2025/2026: Malut United Kalah, Persib vs Persija Jadi Penentu Juara Paruh Musim
Link Streaming Persebaya Surabaya vs Malut United, Sabtu 10 Januari 2025
Bernardo Tavares Tak Akan Bajak Pemain PSM, Datangkan Dua Pemain Asing Anyar ke Persebaya
Tiba di Surabaya, Bernardo Tavares Bicara Satu Abad Persebaya Surabaya