BolaSkor.com - Persebaya Surabaya mendapatkan hasil positif saat menjamu tim asal Malaysia, Penang FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (15/8).
Pertandingan tersebut berakhir dengan skor tipis 1-0 berkat gol tunggal yang dicetak oleh Walber Mota.
Kendati begitu, penggawa Green Force dilarang berpuas diri. Pelatih Bernardo Tavares mengingatkan para pemainnya untuk segera melupakan euforia kesuksesan sebelumnya di turnamen pramusim Piala Presiden.
Baca Juga:
Juru taktik asal Portugal itu menegaskan bahwa kemenangan dalam laga uji coba bukanlah segalanya. Melainkan sebuah proses untuk mengukur sejauh mana kesiapan tim.
Ia menekankan anak asuhnya tak merasa paling hebat usai meraih juara pramusim. Tantangan sesungguhnya baru akan mereka hadapi di kompetisi resmi nanti.
"Ini bagus bagi pemain, bagi klub, bagi Bonek dan Bonita untuk menang trofi. Itu bagus. Tapi sekarang kami perlu berpikir tentang pertandingan selanjutnya. Piala Presiden sudah berakhir dan kami perlu menjaga sikap rendah hati," ujar Bernardo Tavares, dalam sesi konferensi pers yang dihadiri BolaSkor.com.
Daftar Isi
Kelemahan Persebaya
Daftar Isi
Meskipun meraih kemenangan, laga kontra Penang memperlihatkan sejumlah kelemahan Persebaya. Tavares menyoroti lini pertahanan yang sempat membiarkan tim tamu menciptakan beberapa peluang berbahaya di depan gawang.
Pelatih berlisensi UEFA Pro itu juga mencatat adanya kesalahan elementer dan penurunan fokus pemain dalam momen-momen tertentu. Menurutnya, hal tersebut tidak boleh dibiarkan terulang saat kompetisi reguler dimulai.
"Kami tidak bisa kehilangan fokus dan kehilangan keseimbangan bertahan pada transisi defensif. Tim lawan memiliki 2-3 kesempatan untuk bisa menang. Saya percaya ketika kami bermain dengan Bhayangkara, mungkin mereka akan menang. Jadi kami perlu bersikap rendah hati," tegasnya.
Baca Juga:
Persija vs Persib Harus Digelar di Jakarta, Reward untuk Kedewasaan The Jakmania
Ultimatum Pemain Asing
Menjelang dimulainya kompetisi, Tavares masih tetap bersikap terbuka terhadap segala kemungkinan transfer pemain. Termasuk mendatangkan amunisi baru.
Kendati demikian, ia menekankan tak akan pandang bulu dalam memainkan pemain. Jika menurutnya pemain lokal bermain lebih bagus, ia tak akan segan mengirimkan pemain asing ke bangku cadangan.
"Bagi saya nyawa tim ini adalah pemain lokal, mereka yang membagikan budaya dan identitas klub kepada pemain asing. Jadi jika pemain lokal lebih baik dalam latihan dan memiliki performa yang lebih baik, saya bisa main dengan 5 atau 6 pemain asing dan sisanya pemain lokal," pungkasnya. (Laporan Kontributor Arjuna Pratama)