Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Skuad Portugal Tak Memiliki Kewajiban Mengoper Bola kepada Cristiano Ronaldo

Francisco Conceicao membantah Portugal wajib mengoper bola kepada Cristiano Ronaldo. Ia menegaskan Selecao das Quinas tetap bermain kolektif.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 22 Juni 2026
Skuad Portugal Tak Memiliki Kewajiban Mengoper Bola kepada Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo (Foto: @Cristiano)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Ruang ganti timnas Portugal terus diterpa isu seputar skuad tim yang terbebani untuk mengoper bola kepada sang kapten, Cristiano Ronaldo. Banyak pihak menilai para pemain Selecao das Quinas kerap memprioritaskan sang megabintang di atas lapangan.

Sorotan semakin deras mengalir usai Portugal ditahan imbang Kongo 1-1. Terlebih, dengan adanya perpecahan di kalangan fans yang membela Ronaldo, karena dinilai tidak sering dioper bola oleh rekan setimnya, atau juga yang membela pemain lain semisal Bruno Fernandes, Joao Neves.

Baca Juga:

Jadwal Lengkap Pertandingan Matchday 2 Piala Dunia 2026: Argentina vs Austria dan Portugal vs Uzbekistan

Portugal 1-1 Kongo: Cristiano Ronaldo Dicap Egois, Roberto Martinez Dituding Takut Menggantinya

Klasemen Sementara Grup K-L Piala Dunia 2026: Portugal di Urutan Tiga, Inggris Ditempel Ketat Ghana

Kabar miring yang berembus di sepanjang gelaran Piala Dunia 2026 tersebut langsung mendapatkan bantahan keras dari internal tim. Winger muda Portugal, Francisco Conceicao, menegaskan bahwa timnya bermain secara kolektif.

Tidak Ada Kewajiban Mengoper Bola ke Ronaldo

Cristiano
Cristiano Ronaldo (Foto: The Independent)

Conceicao dengan tegas menolak anggapan bahwa para pemain merasa terpaksa atau terbebani untuk selalu mengarahkan aliran bola kepada Ronaldo. Menurutnya, skema permainan timnas Portugal tidak pernah berpusat pada satu nama saja.

Kami tidak memiliki kewajiban atau kebutuhan untuk mengoper bola kepadanya,

tegas Conceicao dikutip dari ESPN.

Pemain berusia 23 tahun itu menilai kehadiran Ronaldo murni didasari oleh kualitas sang pemain yang memang belum habis. CR7 hadir di dalam skuad arahan Roberto Martinez dengan porsi tanggung jawab yang sama seperti pemain lain.

"Tidak, saya pikir Cristiano, dengan kualitasnya dalam mencetak gol, saya rasa tidak ada orang seperti dia di departemen tersebut. Dan kami tidak memiliki kewajiban, kebutuhan untuk mengoper bola kepadanya," tegasnya ulang.

Bagi Conceicao, turnamen ini terasa sangat emosional karena menjadi debutnya di Piala Dunia. Momen ini terjadi tepat 24 tahun setelah sang ayah, Sergio Conceicao, membela Portugal di Piala Dunia 2002 silam.

Teladan Luar Biasa Sang Kapten

Alih-alih menjadi beban taktik, peraih lima gelar Ballon d'Or tersebut justru dipandang sebagai sosok mentor yang luar biasa. Etos kerja Ronaldo di usia 41 tahun menjadi anugerah tersendiri bagi perkembangan para pemain muda.

Cristiano adalah sebuah teladan karena bagaimana kariernya selama ini, karena rasa lapar yang dia tunjukkan setiap hari, sekarang di usia 41 tahun, rasa lapar yang dia tunjukkan untuk ingin menang setiap hari,

puji Conceicao.

Penyerang Juventus itu mengaku kagum melihat motivasi tinggi yang diperlihatkan seniornya tersebut di lapangan latihan. "Dia super termotivasi untuk berlatih seolah-olah itu adalah sesi latihan terakhirnya," lanjutnya.

Cristiano
Cristiano Ronaldo pada laga Portugal vs RD Kongo di PIala Dunia 2026 (fifa)

Sikap pantang puas dari Ronaldo dinilai menjadi cambuk motivasi yang sangat positif bagi generasi baru Portugal yang tengah merintis karier di level internasional.

"Saya pikir bagi saya, bagi generasi baru, dan bagi kita semua yang ada di sini, ini adalah sebuah contoh."

"Karena jika dia yang sudah menaklukkan begitu banyak hal masih memiliki rasa lapar itu, maka rasa lapar yang harus kita miliki untuk mencapai sedikit dari apa yang dia capai harus lebih besar lagi," urainya.

Sebagai penutup, Conceicao menegaskan bahwa kekuatan utama timnya tetap berada pada kebersamaan skuad.

"Dia adalah teladan karena hal itu, karena kepemimpinannya juga, karena gol-gol yang dicetaknya."

"Begitulah adanya, dia adalah satu lagi di dalam tim yang ada di sini untuk membantu kami, dan saya pikir kami membutuhkan semua kualitas individu agar kolektif dapat berjalan," pungkasnya.

Berikutnya, Portugal akan menghadapi Uzbekistan di laga dua grup K Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Rabu (24/06) pukul 00.00 dini hari WIB.

Ronaldo Cristiano Ronaldo Portugal Timnas Portugal Piala Dunia 2026 Francisco Conceicao

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Semifinal Piala Dunia 2026: Inggris Tak Terpaku Hentikan Lionel Messi
Lionel Messi sudah mencetak delapan gol, tetapi Inggris tak mau hanya fokus kepadanya saat menghadapi Argentina di semifinal Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Selasa, 14 Juli 2026
Semifinal Piala Dunia 2026: Inggris Tak Terpaku Hentikan Lionel Messi
Prediksi
Prediksi dan Statistik Prancis vs Spanyol: Bak Duel Pedang Melawan Perisai
Prancis punya lini serang tajam, Spanyol baru kebobolan satu gol. Simak prediksi dan statistik duel panas semifinal Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Selasa, 14 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Prancis vs Spanyol: Bak Duel Pedang Melawan Perisai
Ragam
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Sebelum duel panas Prancis vs Spanyol berlangsung, berikut lima laga ikonik antara Les Bleus dan La Furia Roja di ajang resmi.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Piala Dunia
Dua Wasit Premier League Dipastikan Tidak Akan Pimpin Final Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
Dua wasit asal Inggris, Michael Oliver dan Anthony Taylor dipastikan tidak akan memimpin pertandingan final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
Dua Wasit Premier League Dipastikan Tidak Akan Pimpin Final Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
Ragam
Membedah 4 Skenario Final Piala Dunia 2026: Balas Dendam, Rivalitas, dan Sejarah Baru
Ada empat kemungkinan final Piala Dunia 2026 yang bisa tercipta. Menariknya, masing-masing skenario menyimpan cerita besar yang layak dinantikan.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
Membedah 4 Skenario Final Piala Dunia 2026: Balas Dendam, Rivalitas, dan Sejarah Baru
Piala Dunia
Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia Mitchell Baker Dukung Prancis dan Argentina di Piala Dunia 2026
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Mitchell Baker, mengungkap tim favoritnya di Piala Dunia 2026, yakni Argentina dan Prancis. Simak juga makanan favorit serta targetnya membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 13 Juli 2026
Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia Mitchell Baker Dukung Prancis dan Argentina di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
5 Duel Kunci Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
Berikut lima duel kunci Prancis melawan Spanyol pada pertandingan semfinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
5 Duel Kunci Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Ivan Barton, Wasit Semifinal Prancis vs Spanyol yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
FIFA resmi menunjuk Ivan Barton sebagai wasit untuk laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol di Dallas Stadium.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
Ivan Barton, Wasit Semifinal Prancis vs Spanyol yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Kylian Mbappe Buru Final Ketiga Beruntun, Lamine Yamal Bertekad Menggagalkan
Semifinal Piala Dunia 2026 akan menghadirkan duel dua bintang besar dari generasi berbeda. Lamine Yamal dan Kylian Mbappe bakal saling berhadapan saat Spanyol menantang Prancis di Dallas Stadium.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Kylian Mbappe Buru Final Ketiga Beruntun, Lamine Yamal Bertekad Menggagalkan
Piala Dunia
Kontroversi Kartu Merah Balogun di Piala Dunia 2026: Ketua Komdis FIFA Ternyata Ambil Keputusan Sendiri
Keputusan penangguhan kartu merah Folaron Balogun diambil oleh Ketua Komite Disiplin FIFA, Mohammad Al-Kamali, tanpa melibatkan 17 anggota lainnya.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
Kontroversi Kartu Merah Balogun di Piala Dunia 2026: Ketua Komdis FIFA Ternyata Ambil Keputusan Sendiri
Bagikan