Sindir Permainan Chelsea, De Zerbi Memilih Kalah di Bawah Arahan Guardiola
BolaSkor.com - Pelatih Shakhtar Donetsk Roberto De Zerbi memiliki pendapat mengenai final Liga Champions 2020-2021 yang berlangsung beberapa waktu lalu. De Zerbi ada pada posisi memihak kepada permainan tim arahan Pep Guardiola, Manchester City.
Seperti diketahui City kalah 0-1 dari Chelsea meski mendominasi penguasaan bola sebanyak 60 persen. Dari penguasaan bola itu City hanya bisa sekali melepaskan tendangan tepat sasaran ke tim besutan Thomas Tuchel.
The Blues memainkan permainan agresif, serangan balik cepat dari pertahanan kuat kontra City yang sudah tiga kali kalah beruntun sejak Tuchel melatih tim. De Zerbi, yang baru ditunjuk melatih Shakhtar Donetsk pasca pindah dari Sassuolo turut mengomentarinya.
Pelatih berusia 41 tahun yang juga memiliki filosofi sepak bola ofensif dan diterapkannya di Sassuolo menilai, kalah di bawah arahan Pep Guardiola lebih baik ketimbang meraih kemenangan (trofi) dengan pelatih lainnya.
Baca Juga:
Pep Guardiola, Terlalu Banyak Berpikir, dan Kutukan Afrika di Liga Champions
Sukses Kilat Thomas Tuchel dan Kisah di Balik Sepatu Abu-abu
Perjalanan Karier N'Golo Kante: Seumur Jagung, tetapi Prestasi Segunung
"Sepak bola Jerman secara taktik lebih maju daripada Italia, tetapi kami membaca permainan dengan lebih baik,” kata De Zerbi kepada La Gazzetta dello Sport.
"Tuchel adalah pelatih hebat, tetapi saya lebih suka kalah di Final Liga Champions dengan Guardiola di bangku cadangan (area teknik) daripada memenangkannya dengan pelatih lain. Namun, City menang dan mendominasi Premier League dengan pertahanan terbaik,” sambungnya.
Man City masih harus menanti untuk meraih titel Liga Champions pertama mereka, kendati demikian The Citizens masih menutup musim dengan raihan titel Piala Liga dan Premier League. Sementara Guardiola melanjutkan penantian titel Liga Champions yang terakhir diraih pada 2011 kala melatih Barcelona.
Arief Hadi
16.195
Berita Terkait
Dipecat Manchester United, Ruben Amorim Kembali ke Portugal dan Jadi Pengangguran Banyak Duit
Final Piala Super Spanyol: Rekor Duel Barcelona vs Real Madrid
Jadwal Live Streaming Barcelona vs Real Madrid, Senin 12 Januari 2026
5 Fakta Menarik Manchester United vs Brighton: Setan Merah Sering Bikin The Seagulls Merana
Link Streaming Persib Bandung vs Persija Jakarta di Super League 2025/2026 11 Januari 2026, Live Sebentar Lagi
Superkomputer Prediksi Hasil Inter Milan vs Napoli: Kemenangan Nerazzurri Lebih dari 50 Persen
Jadwal Siaran Langsung Persib Bandung vs Persija Jakarta di Super League 2025/2026, 11 Januari 2026
Ditahan Imbang Bekasi City, Garudayaksa FC Siap Bangkit dari Panceklik Kemenangan dengan Pemain Baru
Prediksi Hasil Fiorentina vs AC Milan Versi Superkomputer: Persentase Rossoneri Kurang Meyakinkan
Nasib Xabi Alonso Andai Real Madrid Kalah Lawan Barcelona di Final Piala Super Spanyol