Serangan Bertubi-tubi Liverpool di Anfield bak Tsunami

Liverpool imbang 1-1 melawan Manchester City.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 11 Maret 2024
Serangan Bertubi-tubi Liverpool di Anfield bak Tsunami
Liverpool 1-1 Manchester City (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pertandingan besar di pekan 28 Premier League antara Liverpool melawan Manchester City di Anfield, Minggu (10/03) malam WIB, berakhir dengan hasil imbang 1-1. Jalannya laga berjalan menarik, khususnya untuk fans netral.

Jual beli serangan terjadi di Anfield di antara dua tim pesaing titel Premier League, terlebih itu juga jadi pertemuan terakhir Pep Guardiola dengan Jurgen Klopp yang akan meninggalkan Liverpool di akhir musim ini.

Man City sempat unggul di menit 23 ketika John Stones, menerima umpan dari sepak pojok Kevin De Bruyne, mengelabui Darwin Nunez dan mencetak gol dari jarak dekat.

Akan tapi sebuah kesalahan terjadi di awal babak kedua. Backpass Nathan Ake disambar Nunez, memaksa Ederson Moraes menjatuhkannya di kotak penalti. Alexis Mac Allister mencetak gol penyama kedudukan di menit 50.

Baca Juga:

Liverpool 1-1 Man City: Duo Manchester Buat The Reds Frustrasi di Anfield

Dari Penyerang Badung hingga Anak Legenda, Mereka yang Pernah Berkostum Liverpool dan Manchester City

Bersaing dan Saling Hormat, Uniknya Hubungan Klopp dan Guardiola

Penguasaan bola kedua tim relatif ketat, 53 persen tuan rumah berbanding 47 persen Man City. Liverpool juga memiliki 19 tendangan (enam tepat sasaran), sedangkan Man City punya 10 tendangan (enam tepat sasaran).

Momentum dimiliki Liverpool setelah gol penyama kedudukan tersebut, terlebih mereka bermain di Anfield. Man City pun dihujani bertubi-tubi serangan dan juga ditekan (pressing) hingga tak leluasa memainkan bola.

Man City baru dapat sedikit mengontrol tempo bermain di lini tengah saat Guardiola memainkan Mateo Kovacic. Dengan adanya Kovacic, Rodri, dan Stones di lini tengah, City dapat mengimbangi lini tengah Liverpool.

Jalannya pertandingan di babak kedua itu digambarkan Guardiola bak tsunami yang menerjang timnya. Tak mudah keluar dari Anfield dengan poin, Guardiola pun menilai Liverpool tim terbaik kala melakukan pressing.

"Kami memulai dengan sangat baik bahkan sebelum gol terjadi dan bermain dengan kepribadian yang besar," ucap Guardiola dikutip dari Mirror.

"Setelah babak pertama sulit karena mereka punya (Wataru) Endo dan Mac Allister, jadi mereka punya pengumpan ekstra dan kualitas untuk bermain dibandingkan sebelumnya lebih langsung."

"Di babak kedua, di stadion itu, Anda tidak punya waktu. Kami memberikan penalti dan cepat atau lambat, selama 15 atau 20 menit, rasanya seperti tsunami! Ya Tuhan, ini akan terjadi pada semua pemain, mereka menguasai bola dan segalanya."

"Tetapi setelah kami memiliki Mateo, terutama ketika dia masuk, kami bisa melakukan umpan-umpan tambahan. Mereka sangat kuat dalam menekan dan melawan tekanan, di stadion ini tidaklah mudah. Namun kami tidak pernah berhenti berusaha untuk bermain."

"Dengan Mateo, John dan Rodri, kami kemudian memiliki kualitas untuk bermain dan menjaga bola. Kami punya peluang, mereka punya peluang. Kami ingin mempertahankan bola tapi terkadang tidak bisa, tapi mereka adalah tim terbaik yang pernah saya lihat dalam menekan," terangnya.

Premier League Manchester City Liverpool Pep Guardiola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Liga Indonesia
Persib Hanya Memiliki 27 Pemain, Igor Tolic Santai dan Membandingkannya dengan Manchester City
Persib Bandung hanya memiliki 27 pemain untuk empat kompetisi. Igor Tolic tetap santai dan membandingkan kedalaman skuadnya dengan Manchester City.
Arief Hadi - Sabtu, 26 September 2026
Persib Hanya Memiliki 27 Pemain, Igor Tolic Santai dan Membandingkannya dengan Manchester City
Inggris
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak potensi hukuman, dari pengurangan poin hingga pencabutan gelar.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Inggris
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran regulasi Premier League. Sanksi belum diputuskan dan City diperkirakan banding.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Liga Dunia
Erling Haaland Lagi-lagi Buat Tren, Wortel Kini Semakin Populer
Efek Erling Haaland membuat penjualan wortel di Norwegia naik 25 persen. Kebiasaan sang striker mengonsumsi wortel ikut memicu tren.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Erling Haaland Lagi-lagi Buat Tren, Wortel Kini Semakin Populer
Inggris
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Eric Cantona mengkritik pandangan Sir Jim Ratcliffe soal imigrasi. Legenda Man United itu menilai sepak bola dibangun dari berbagai gelombang imigrasi.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Inggris
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Dulu Barcelona diejek karena menjual rumput Camp Nou, kini Manchester United melakukan hal serupa dengan potongan rumput Old Trafford.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Inggris
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Rumor Manchester United tidak memengaruhi Lewis Hall. Full-back Newcastle itu memilih bertahan dan meneken kontrak baru hingga 2031.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Inggris
Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal, Gajinya Jadi Sebegini
Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal dengan kenaikan gaji signifikan. Berapa gaji sang manajer? Simak nominal dan bonusnya.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal, Gajinya Jadi Sebegini
Bagikan