Sembilan Klub Premier League Ternyata Sempat Minta CAS Tolak Banding Manchester City

Manchester City terbebas dari hukuman larangan tampil di kompetisi Eropa setelah bandingnya diterima CAS.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Rabu, 29 Juli 2020
Sembilan Klub Premier League Ternyata Sempat Minta CAS Tolak Banding Manchester City
Manchester City (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Fakta mengejutkan terungkap di balik batalnya Manchester City menjalani sanksi larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua musim. Sembilan klub Premier League ternyata sempat meminta Pengadilan Arbitras Olahraga (CAS) menolak banding The Citizens.

Manchester City awalnya dijatuhi sanksi tersebut oleh UEFA pada Februari silam. Mereka dituding melanggar regulasi Financial Fair Play dengan memanipulasi laporan pendapatannya.

Manchester City secara tegas membantah tuduhan tersebut. Mereka kemudian mengajukan banding kepada CAS.

Baca Juga:

Jadwal Manchester City Vs Real Madrid Bisa Terganggu Usai Mariano Diaz Positif Corona

Pep Guardiola Diberi Dana Transfer Rp 5 Triliun di Musim Panas Ini

Bebas dari Sanksi UEFA, Manchester City Langsung Bidik Dua Pemain Sekaligus

Hasilnya, CAS mengabulkan banding Manchester City pada 13 Juli silam. UEFA dianggap gagal membuktikan tuduhannya sehingga sanksi tampil di kompetisi Eropa selama dua musim dicabut.

“Panel berpandangan bahwa UEFA sama sekali tidak mengajukan dakwaan sembrono terhadap City. Namun berdasarkan bukti, panel tidak dapat mencapai kesimpulan bahwa dana terselubung dibayarkan ke City,” Bunyi pernyataan CAS.

Keputusan CAS itu membuat banyak pihak kecewa. Beberapa yang vokal mengecamnya adalah Jose Mourinho dan Jurgen Klopp.

Dalam kesempatan yang sama terungkap juga bahwa pada bulan Maret, sembilan klub Premier League coba mengintervensi CAS untuk menolak banding Manchester City. Kesembilan klub itu adalah Arsenal, Burnley, Chelsea, Leicester, Liverpool, Man United, Newcastle, Tottenham dan Wolverhampton.

Mereka tentu punya alasan kuat melakukan hal tersebut. Salah satunya agar lebih berpeluang tampil di kompetisi Eropa.

Meski begitu, CAS tak menghiraukan permintaan tersebut. Salah satu sebabnya karena argumen dan bukti yang diajukan sembilan klub tersebut tidak cukup kuat.

CAS tetap menjalankan investigasi hingga akhirnya menganulir hukuman Manchester City. Mereka hanya diminta membayar denda sebesar 10 juta euro.

Manchester City UEFA Cas Premier League Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Kontroversi Gol Jerman ke Gawang Paraguay yang Dianulir VAR, Jurgen Klopp Sindir Arsenal
Jurgen Klopp memberikan penilaiannya tentang keputusan kontroversial yang membatalkan gol Jerman ke gawang Paraguay sembari menyindir Arsenal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Kontroversi Gol Jerman ke Gawang Paraguay yang Dianulir VAR, Jurgen Klopp Sindir Arsenal
Prediksi
Prediksi dan Statistik Meksiko vs Ekuador: Tuan Rumah Maksimalkan Keuntungan
Prediksi Meksiko vs Ekuador di babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Meksiko diunggulkan usai tampil sempurna di fase grup, sementara Ekuador datang dengan modal kejutan mengalahkan Jerman 2-1.
Rizqi Ariandi - Selasa, 30 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Meksiko vs Ekuador: Tuan Rumah Maksimalkan Keuntungan
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Prancis vs Swedia, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 04.00 WIB
Jadwal siaran langsung Piala Dunia 2026 Rabu (1/7) menghadirkan Prancis vs Swedia. Simak jam tayang lengkap dan informasi siaran langsung TVRI.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Prancis vs Swedia, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 04.00 WIB
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Pantai Gading vs Norwegia, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 00.00 WIB
Jadwal siaran langsung Piala Dunia 2026 Rabu (1/7) menghadirkan Pantai Gading vs Norwegia. Simak jam tayang lengkap dan informasi siaran langsung TVRI.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Pantai Gading vs Norwegia, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 00.00 WIB
Liga Indonesia
Usai Perpanjang Kontrak, Eksel Runtukahu Bidik Gelar Juara Super League 2026/2027 Bersama Persija
Eksel Runtukahu menargetkan membawa Persija Jakarta menjadi juara Super League 2026/2027 usai resmi memperpanjang kontrak hingga Juni 2027. Penyerang lokal tertajam musim lalu siap meningkatkan ketajamannya.
Rizqi Ariandi - Selasa, 30 Juni 2026
Usai Perpanjang Kontrak, Eksel Runtukahu Bidik Gelar Juara Super League 2026/2027 Bersama Persija
Piala Dunia
Rating Pemain Belanda vs Maroko: Issa Diop Tampil Solid
Rating pemain Belanda vs Maroko di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Issa Diop tampil sebagai pemain terbaik usai mencetak gol penyeimbang dan membawa Maroko menyingkirkan Belanda lewat adu penalti.
Rizqi Ariandi - Selasa, 30 Juni 2026
Rating Pemain Belanda vs Maroko: Issa Diop Tampil Solid
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Comeback Sempurna Maroko, Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti
Timnas Maroko memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai menyingkirkan Belanda melalui adu penalti 3-2. Issa Diop menyamakan skor di injury time sebelum Yassine Bounou menjadi pahlawan.
Rizqi Ariandi - Selasa, 30 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Comeback Sempurna Maroko, Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti
Piala Dunia
Prancis Nyaris Tanpa Cela, Graham Potter: Swedia Wajib Tampil Sempurna
Pelatih timnas Swedia Graham Potter menyadari timnya menghadapi tantangan besar saat berjumpa Prancis pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Prancis Nyaris Tanpa Cela, Graham Potter: Swedia Wajib Tampil Sempurna
Piala Dunia
Ancelotti Ungkap Alasan Tidak Memainkan Neymar Melawan Jepang
Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, menjelaskan mengapa dia tidak memainkan Neymar dalam laga 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Jepang.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Ancelotti Ungkap Alasan Tidak Memainkan Neymar Melawan Jepang
Piala Dunia
Kalah Dramatis, Moriyasu Yakin Jepang Semakin Dekat ke Level Elite Dunia
Hajime Moriyasu bertekad menjadikan kegagalan Jepang di Piala Dunia 2026 ini sebagai pelajaran berharga untuk masa depan.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Kalah Dramatis, Moriyasu Yakin Jepang Semakin Dekat ke Level Elite Dunia
Bagikan