Secangkir Kopi Sudah Cukup Menggambarkan Sosok Jenius Roberto Mancini

Alessandro Costacurta sudah jauh-jauh hari melihat Roberto Mancini sebagai sosok yang tepat memimpin timnas Italia.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 14 Juli 2021
Secangkir Kopi Sudah Cukup Menggambarkan Sosok Jenius Roberto Mancini
Roberto Mancini (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Mantan bek timnas Italia, Alessandro "Billy" Costacurta berbicara mengenai kesuksesan Italia di bawah arahan Roberto Mancini. Menurutnya, ia sudah bisa memprediksi kebangkitan Italia di bawah Mancini dengan hanya meminum secangkir kopi bersama.

Mancini ditunjuk melatih Italia pada 2018 menggantikan Gian Piero Ventura. Tak mudah membangkitkan Gli Azzurri setelah aib kegagalan lolos Piala Dunia 2018 terutamanya dengan kurangnya kepercayaan diri tim.

Mancini datang menggantikan Ventura, memercayai pemain muda dalam proses pembangunan Italia dan reinassance itu berbuah hasil melalui pencapaian di Piala Eropa 2020.

Baca Juga:

Satu Penyesalan Ciro Immobile di Piala Eropa 2020

Pesta Timnas Italia: Parade Keliling Roma hingga Kunjungan Presiden

Roberto Mancini Sang Pengukir Sejarah

Gli Azzurri memenangi Piala Eropa 2020 dengan mengalahkan Inggris via drama adu penalti melalui skor 3-2, setelah laga berakhir imbang 1-1 di waktu normal. Hasil itu menambah catatan tak pernah kalah Italia sejak Mancini melatih menjadi 34 laga beruntun.

Costacurta pada 2018 lalu masih menjabat sebagai Wakil Presiden FIGC, Federasi Sepak Bola Italia. Ketika mencari pelatih pengganti Ventura, Costacurta bertemu dengan Mancini dan meminum kopi bersama.

Selagi berbicara sembari menikmati kopi di hotel, Costacurta sudah dapat melihat Mancini (kala itu melatih Zenit Saint Petersburg) sebagai sosok yang tepat melatih Italia.

Roberto Mancini (tengah) dan Alessandro Costacurta (pojok kanan)

"Sebuah pilihan hampir secara kebetulan," ujar Costacurta dikutip dari Football-Italia.

"Roberto berada di Roma bersama Zenit, di hotel yang sama dengan saya. Sambil minum kopi kami mulai berbicara dan saya segera mengerti bahwa dia akan menjadi pelatih yang ideal, yang akan memberi kami permainan dan dimensi internasional."

"Bahwa dia akan membawa kami keluar dari kegelapan, bahkan jika saya tidak berpikir bahwa dia akan berhasil sampai saat ini."

"Dalam karier saya, saya memiliki pelatih Leonardo da Vinci, Arrigo Sacchi: yah, Mancini memiliki keberanian yang sama dan telah menunjukkannya sejak debutnya di Serie A."

"Roberto adalah pria pemberani yang mewujudkan banyak nilai. Cukup melihat Italia ini menjadi juara tanpa memiliki bintang mutlak," tambah legenda AC Milan itu.

Masa Depan Cerah Italia

Costacurta juga yakin Italia memiliki masa depan cerah usai menjuarai Piala Eropa 2020. Meski dalam skuad terkini sudah ada pemain berusia 30 tahun atau lebih, seperti Salvatore Sirigu, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, Francesco Acerbi, dan Lorenzo Insigne, Mancini diyakini bisa meregenerasinya.

Masih ada pemain-pemain seperti Federico Chiesa, Manuel Locatelli, Alessandro Bastoni, Gianluigi Donnarumma, yang dapat menjadi tulang punggung Italia di masa depan.

"Kami memiliki Chiesa yang visioner yang telah menunjukkan bahwa dia bisa menjadi bintang. Lalu ada Donnarumma, fenomena sejati, dan segitiga Bonucci, Chiellini dan Jorginho yang terbukti menentukan," tambah Costacurta.

"Italia ini dapat memberikan kegembiraan setidaknya selama 10 tahun ke depan, di belakang empat atau lima elemen yang tidak lagi muda, ada banyak materi dan Mancini tahu cara memaksimalkannya."

"Dia tahu betul semua pemain pilihan pemain muda, bahkan selama obrolan itu tiga tahun lalu dia mulai berbicara kepada saya tentang para pemain yang bisa menjadi fundamental untuk meluncurkan kembali tim nasional, itulah sebabnya saya segera tidak ragu bahwa dia akan menjadi pemain utama. pelatih yang tepat," urai dia.

Breaking News Piala Eropa 2020 Timnas Italia Roberto Mancini

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Afrika Selatan dan Kanada akan membuka rangkaian pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026, Senin (29/6).
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Liga Indonesia
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Persib disebut menjadi kandidat terkuat merekrut Mariano Peralta setelah negosiasi dengan Persija mandek. Faktor AFC Champions League jadi penentu.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Piala Dunia
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Rating pemain Yordania vs Argentina versi Sofascore menempatkan Lionel Messi sebagai yang terbaik usai mencetak satu gol dan membawa Argentina menang 3-1.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Jadwal
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Simak jadwal lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 mulai 29 Juni 2026. Ada Brasil, Argentina, Inggris, Prancis, Portugal hingga tuan rumah Kanada.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Klasemen
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Argentina finis sebagai juara Grup J Piala Dunia 2026 dengan poin sempurna usai mengalahkan Yordania 3-1. Lionel Messi kembali mencetak gol dan memimpin top skor.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Lionel Messi kembali mencetak gol saat Argentina mengalahkan Yordania 3-1, sementara Aljazair lolos ke 32 besar dan menyingkirkan Iran.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Piala Dunia
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi berpeluang bertemu di final Piala Dunia 2026. Simak bagan fase gugur serta jalur Portugal dan Argentina menuju partai puncak.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Lainnya
Ukir Sejarah, Timnas Voli Indonesia Tembus Final AVC Cup 2026
Timnas voli putra Indonesia mengukir sejarah baru dengan melangkah ke babak final AVC Cup untuk pertama kalinya.
BolaSkor - Minggu, 28 Juni 2026
Ukir Sejarah, Timnas Voli Indonesia Tembus Final AVC Cup 2026
Klasemen
Klasemen Akhir Grup K Piala Dunia 2026: Jadi Runner-up, Portugal Jumpa Kroasia di Babak 32 Besar
Klasemen akhir Grup K Piala Dunia 2026: Kolombia finis sebagai juara grup, Portugal menjadi runner-up dan akan menghadapi Kroasia di babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Minggu, 28 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup K Piala Dunia 2026: Jadi Runner-up, Portugal Jumpa Kroasia di Babak 32 Besar
Piala Dunia
Rating Pemain Kolombia vs Portugal: Cristiano Ronaldo Paling Buruk
Rating pemain Kolombia vs Portugal di Piala Dunia 2026. Cristiano Ronaldo mendapat nilai terendah di starting XI Portugal, sementara Diogo Costa menjadi pemain terbaik timnya.
Johan Kristiandi - Minggu, 28 Juni 2026
Rating Pemain Kolombia vs Portugal: Cristiano Ronaldo Paling Buruk
Bagikan