BolaSkor.com – Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, masih menunggu bintang mudanya, Vinicius Junior, untuk mencapai level tertinggi dan mencetak lebih banyak gol setelah awal musim yang terbilang minim kontribusi.
Pemain asal Brasil tersebut baru mencetak satu gol dan tiga assists pada musim 2026-2027, serta kalah mentereng dibanding Kylian Mbappe dan Jude Bellingham.
Baca Juga:
Vinicius Junior Urung ke Arsenal, Fans The Gunners Kena Sindir soal Trofi Liga Champions
Winger yang baru saja menandatangani perpanjangan kontrak pada musim panas ini juga mendapatkan tekanan tajam dari suporter dan media, bahkan sempat mendapat siulan cemoohan saat laga Liga Champions melawan Inter Milan.
Mourinho seyogyanya memuji kerja keras Vinicius untuk tim, tetapi secara tegas menuntut hadirnya aksi individu penentu kemenangan yang menjadi ciri khas sang pemain.
Tantangan di Level Tertinggi

Vinicius Junior (X/ChampionsLeague)
Mourinho tak ragu menyebut, bahwa tolok ukur penampilan terbaik dari seorang penyerang sayap seperti Vinicius adalah kemampuan dalam menyelesaikan peluang menjadi gol.
"Penampilan terbaiknya adalah mencetak gol. Memberikan assist itu penting, bekerja untuk tim sangat penting, kerja harian itu penting dan dia melakukannya dengan sangat baik. Namun ada Vinicius yang lain," yakin Mourinho dikutip dari SI Soccer.
Vinicius yang datang ke Benfica tahun lalu dan mendapatkan satu peluang, mencetak gol, lalu pulang. Dia masih kekurangan penampilan tingkat tinggi ini.
Baca juga:
Pemain Real Madrid Senilai 140 Juta Euro Menjadi Sorotan, Tanpa Gol dan Assist Sejauh ini
Meski performa Vinicius tidak bisa dikatakan buruk, tuntutan tinggi publik Santiago Bernabeu kerap memicu tekanan besar bagi pemain berusia 26 tahun tersebut.
Namun, juru taktik berkebangsaan Portugal itu memilih pasang badan membela anak asuhnya di hadapan media dan menyentil aksi cemoohan suporter Madrid.
"Dalam bahasa Portugal, kami memiliki pepatah bahwa kami hanya melempar batu ke pohon yang berbuah," ujar Mourinho menanggapi siulan suporter Bernabeu kepada Vinicius.
"Jadi apa yang telah dilakukan Vini di sini selama beberapa tahun terakhir. Berapa banyak Liga Champions yang telah dia persembahkan, berapa banyak gol yang dia cetak, berapa banyak bola yang dia menangkan?"
"Pencapaiannya berbicara sendiri sehingga dia adalah pohon yang memiliki banyak buah dan orang-orang ingin mendapatkan bagian dari Vini," tegasnya.