Sanksi Doping Rusia, Berawal dari 2015

Rusada semula sudah dinyatakan tidak patuh pada November 2015 setelah laporan Wada yang dibuat oleh pengacara olahraga Profesor Richard McLaren menuding adanya korupsi.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 09 Desember 2019
Sanksi Doping Rusia, Berawal dari 2015
Ilustrasi (zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Rusia dijatuhi hukuman empat tahun dilarang mengikuti semua ajang olahraga besar dunia oleh Lembaga Anti-Doping Dunia (Wada), Senin (9/12). Larangan itu termasuk Olimpiade Tokyo 2020 dan Piala Dunia 2022 di Qatar.

Komite eksekutif Wada memutuskan menjatuhkan sanksi setelah Badan Anti Doping Rusia (Rusada) dinyatakan tidak patuh menyusul memanipulasi data laboratorium yang diserahkan kepada penyelidik pada Januari 2019.

Baca Juga:

Rusia Dilarang Ikut Olimpiade 2020 dan Piala Dunia 2022

SEA Games 2019: Atletik Dapat Emas Kedua, Terbaru dari Emilia Nova

Sejatinya masalah doping ini sudah muncul jauh ke belakang. Rusada semula sudah dinyatakan tidak patuh pada November 2015 setelah laporan Wada yang dibuat oleh pengacara olahraga Profesor Richard McLaren menuding adanya korupsi berupa penggunaan doping yang disponsori negara oleh atlet atletik Rusia.

Laporan lebih lanjut, yang diterbitkan pada Juli 2016, menyatakan Rusia mengoperasikan program doping yang disponsori negara selama empat tahun di hampir seluruh cabang olahraga Olimpiade musim panas dan musim dingin.

Pada tahun 2018, Wada memutuskan Rusada sudah kembali patuh setelah setuju untuk merilis data dari laboratorium Moskow dari periode Januari 2012 hingga Agustus 2015.

Namun, ada temuan positif dalam versi whistleblower (informan) pada 2017 yang hilang dari data Januari 2019. Hal ini mendorong diadakannya penyelidikan baru.

Komite peninjauan kepatuhan Wada (CRC) merekomendasikan serangkaian langkah-langkah berdasarkan pada tinjauan forensik dari inkonsistensi yang ditemukan dalam beberapa data itu.

Sebagai bagian dari larangan, Rusia tidak boleh menjadi tuan rumah, atau mengajaukan diri untuk menjadi tuan gelaran olahraga besar dunia empat tahun, termasuk Olimpiade 2032 dan Paralimpiade.

Doping Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Kroasia vs Spanyol: La Furia Roja di Atas Angin
Prediksi Kroasia vs Spanyol di UEFA Nations League: La Furia Roja sedang tak terkalahkan dalam 41 laga dan memburu kemenangan ke-11 beruntun.
Johan Kristiandi - Selasa, 06 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Kroasia vs Spanyol: La Furia Roja di Atas Angin
Hasil akhir
Hasil UEFA Nations League: Prancis Bungkam Belgia, Italia Tekuk Turki
Hasil UEFA Nations League terbaru: Prancis menghancurkan Belgia 4-1, sedangkan Italia menang 3-1 atas Turki. Simak hasil lengkapnya di sini!
Johan Kristiandi - Selasa, 06 Oktober 2026
Hasil UEFA Nations League: Prancis Bungkam Belgia, Italia Tekuk Turki
Timnas
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Erick Thohir Langsung Bicara Piala Dunia
Erick Thohir bicara soal target Piala Dunia setelah Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand lewat adu penalti.
Rizqi Ariandi - Selasa, 06 Oktober 2026
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Erick Thohir Langsung Bicara Piala Dunia
Timnas
Prabowo Puji Mental Juang Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prabowo Subianto memuji mental pantang menyerah Timnas Indonesia setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand.
Rizqi Ariandi - Selasa, 06 Oktober 2026
Prabowo Puji Mental Juang Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas
Hasil Final FIFA ASEAN CUP 2026: Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir, Timnas Indonesia Juara!
Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti. Puasa gelar selama 35 tahun akhirnya berakhir.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Hasil Final FIFA ASEAN CUP 2026: Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir, Timnas Indonesia Juara!
Liga Dunia
Hasil Pertandingan: Pertama Sejak 2011, Jepang Kembali Jadi Juara Kirin Cup
Jepang kembali menjadi juara Kirin Cup setelah empat tahun. Samurai Biru mengalahkan Selandia Baru 2-1 di New National Stadium.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Hasil Pertandingan: Pertama Sejak 2011, Jepang Kembali Jadi Juara Kirin Cup
Timnas
Cara Menonton dan Link Streaming Gratis Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Garuda Angkat Piala
Timnas Indonesia vs Thailand, final FIFA ASEAN Cup 2026, di SUGBK, Jakarta, Senin (5/10), pukul 20.00 WIB, Live SCTV, Indosiar, Vidio, dan Rans Entertainment.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Gratis Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Garuda Angkat Piala
Timnas
Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Terakhir Menang 2016
Simak head to head Timnas Indonesia vs Thailand jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Tim Garuda terakhir menang atas Thailand pada Piala AFF 2016.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Terakhir Menang 2016
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Selandia Baru, Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Jepang vs Selandia Baru di final Kirin Cup 2026. Cek jadwal, jam tayang, susunan pemain, H2H, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Selandia Baru, Live di Sini!
Timnas
Kapten Thailand Akui Timnas Indonesia Berubah: Pemain Keturunan Jadi Kekuatan
Kapten Thailand, Chanathip Songkrasin, menilai Timnas Indonesia berubah drastis berkat kehadiran banyak pemain keturunan yang bermain di liga top Eropa.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Kapten Thailand Akui Timnas Indonesia Berubah: Pemain Keturunan Jadi Kekuatan
Bagikan