Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Profil Timnas Wales di Piala Eropa 2020: Ujian Tanpa Ryan Giggs

Timnas Wales tidak akan didampingi oleh Ryan Giggs di Piala Eropa 2020.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 05 Mei 2021
Profil Timnas Wales di Piala Eropa 2020: Ujian Tanpa Ryan Giggs
Timnas Wales (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Belum juga berpatisipasi di Piala Eropa 2020 timnas Wales sudah menghadapi ujian. Tim berjuluk TheDragons tidak akan dipimpin oleh pelatih kepala mereka, Ryan Giggs yang posisinya digantikan sementara oleh Rob Page yang notabene asisten pelatih Wales.

Bukan tanpa alasan FAW atau Federasi Sepak Bola Wales mengganti Giggs untuk sementara waktu. Legenda Manchester United itu tengah didakwa terkait kasus serangan kepada dua wanita. FAW tak mau ambil risiko dengan situasi itu dan mengganti Giggs yang sudah melatih tim dari 2018 itu.

"Saya ingin mendoakan Robert Page, staf pelatih, para pemain dan pendukung setiap sukses di Piala Eropa musim panas ini,” ucap Ryan Giggs menuturkan doa dan harapan untuk Wales.

Baca Juga:

Ryan Giggs Batal Pimpin Timnas Wales di Piala Eropa 2020

Profil Timnas Italia di Piala Eropa 2020: Kebangkitan Gli Azzurri

Informasi Penting yang Perlu Diketahui Seputar Piala Eropa 2020

Ryan Giggs

Bermain di Piala Eropa 2020 tanpa Giggs sebagai pelatih akan berbeda untuk Wales, meski Page juga mengenal skuad dengan baik dan tim tak mengalami perubahan signifikan.

Wales menjadi salah satu kuda hitam di Eropa usai tampil di Piala Eropa 2016. Mereka berhasil lolos dari Kualifikasi Grup E Piala Eropa 2020 sebagai runner-up di bawah Kroasia, di atas Slovakia, Hungaria, dan Azerbaijan.

Wales tergabung di grup A Piala Eropa bersama Turki, Swiss, dan tuan rumah Italia. Berbekal pengalaman dari Piala Eropa 2016 kala mereka menembus semifinal secara mengejutkan, Wales membidik target lolos grup dan baru kemudian bermimpi mengukir sejarah.

Momen Bersejarah

Timnas Wales

Berpatisipasi di turnamen bergengsi sekaliber Piala Eropa dan Piala Dunia bukanlah hal yang sering dilakukan Wales, bahkan di kala mereka memiliki pemain-pemain legendaris seperti Ian Rush dan Ryan Giggs. Apa yang tidak bisa mereka lakukan dilakukan oleh generasi terkini yang dipimpin Gareth Bale.

Betapa rindunya masyarakat Wales menyanyikan lagu bangsa “Hen Wlad Fy Nhadau” bisa terlihat pada Piala Eropa 2016 di laga pembuka grup melawan Slovakia. Fans ikut terharu menyanyikannya, terlebih itu jadi turnamen besar pertama setelah Piala Dunia 1958.

Momen bersejarah berikutnya terjadi pada turnamen yang sama. Tak disangka Wales menembus semifinal sebelum kalah oleh Portugal yang kemudian jadi juara. Ketika pulang ke Wales pun mereka disambut bak pahlawan.

Di perempat final melawan Belgia yang jadi favorit dengan generasi emas mereka bersama Eden Hazard, Romelu Lukaku, Axel Witsel, Wales tertinggal dari gol Radja Nainggolan dan membalasnya dengan comeback bersejarah. Ashley Williams mengawali gol Wales yang diikuti oleh Hal Robson-Kanu dan Sam Vokes.

Pemain Kunci

Gareth Bale dan Aaron Ramsey

Wales bukan negara besar tradisional seperti Italia, Belanda, Prancis, Inggris yang merata di tiap lininya. Mereka hanya memiliki beberapa pemain dengan kualitas di atas rata-rata. Dua pemain di antaranya adalah Gareth Bale dan Aaron Ramsey.

Bale (31 tahun) sejauh ini memiliki 90 caps dan 33 gol. Pemain yang sedang dipinjamkan Real Madrid ke Tottenham Hotspur punya kualitas di atas rata-rata dan paling sukses dari segi raihan trofi melalui empat titel Liga Champions dan dua LaLiga.

Pemain yang dapat menjadi penyerang sayap dan gelandang serang itu akan jadi tumpuan Wales di Piala Eropa 2020 bersama dengan gelandang Juventus, Aaron Ramsey.

Eks pemain Arsenal memiliki kemampuan menjelajah area dan mencetak gol dari lini kedua. Jumlah 16 gol dari 61 caps sudah menunjukkan kualitas pemain berusia 30 tahun tersebut.

Pelatih

Rob Page

Asisten pelatih Giggs memiliki kehormatan memimpin Wales di Piala Eropa 2020. Dengan perannya dahulu sebagai asisten pelatih Rob Page (46 tahun) seyogyanya paham gaya bermain Wales, skuad, dan juga pondasi yang sudah ditanamkan Giggs selama tiga tahun terakhir.

Wales jadi tantangan terbesarnya karena sebelumnya ia melatih tim kecil seperti Port Vale dan Northampton Town serta timnas Wales U-21. Semasa aktif bermain Page adalah bek yang bermain untuk Watford dan Sheffield United.

Prediksi Formasi

Timnas Wales (3-4-3): Danny Ward; Joe Rodon, Chris Mepham, James Lawrence; Neco Williams, Etham Ampadu, Aaron Ramsey, Chris Gunter; Daniel James, Harry Wilson, Gareth Bale

Jadwal Pertandingan

Wales vs Swiss (12/07 – 20.00 WIB – Stadion Olimpik)
Turki vs Wales (16/07 – 23.00 WIB – Stadion Olimpik)
Italia vs Wales (20/07 – 23.00 WIB – Stadio Olimpico)

Breaking News Piala Eropa 2020 Profil Tim Piala Eropa Wales Timnas Wales

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
FIFA Tunjuk Slavko Vincic Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina
FIFA resmi menunjuk wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, untuk memimpin final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
FIFA Tunjuk Slavko Vincic Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina
Prediksi
Prediksi dan Statistik Prancis vs Inggris: Pertaruhan Harga Diri
Prediksi Prancis vs Inggris di laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Simak head to head, statistik, kabar tim, susunan pemain, dan prediksi skor.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Prancis vs Inggris: Pertaruhan Harga Diri
Ragam
Mengapa Ada Perebutan Tempat Ketiga di Piala Dunia? Ini Penjelasan dan Fakta Menariknya
Pertandingan perebutan tempat ketiga tetap memiliki sejarah panjang dan sejumlah arti penting, baik bagi tim maupun pemain yang terlibat.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
Mengapa Ada Perebutan Tempat Ketiga di Piala Dunia? Ini Penjelasan dan Fakta Menariknya
Spanyol
LaLiga Catat Rekor Pendapatan dan Penonton pada Musim 2025-2026
Presiden LaLiga Javier Tebas menyebut musim 2025/2026 sebagai salah satu periode paling sukses dalam sejarah.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
LaLiga Catat Rekor Pendapatan dan Penonton pada Musim 2025-2026
Timnas
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Reza Arap resmi menjadi Official Digital Partner MNC Group untuk menyiarkan seluruh pertandingan Piala AFF 2026 gratis di YouTube dengan izin resmi Sportfive.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Piala Dunia
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Kyle Walker buka suara terkait kegagalan timnas Inggris ke final Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Argentina.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Liga Indonesia
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Persija Jakarta mendapat penolakan dari NK Istra setelah mengajukan tawaran 500 ribu Euro untuk Smail Prevljak. Macan Kemayoran juga bersaing dengan Dinamo Zagreb.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Italia
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Masa depan Alejandro Garnacho di Chelsea dipastikan akan segera berakhir. Winger asal Argentina itu disebut tidak masuk dalam rencana pelatih baru Xabi Alonso untuk musim depan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Piala Dunia
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Lionel Scaloni memuji mentalitas Argentina yang selalu mengeluarkan kemampuan terbaik saat berada di bawah tekanan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Piala Dunia
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Kapten Argentina, Lionel Messi, angkat bicara mengenai berbagai tuduhan yang menyebut La Albiceleste mendapat perlakuan istimewa dan kerap diuntungkan sepanjang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Bagikan