Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Profil Jonas Hofmann, Target Terbaru Chelsea yang Berstatus Mantan Murid Tuchel

Hofmann dan Tuchel pernah bekerja sama di Borussia Dortmund.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Jumat, 19 Februari 2021
Profil Jonas Hofmann, Target Terbaru Chelsea yang Berstatus Mantan Murid Tuchel
Jonas Hofmann (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sejumlah pemain dirumorkan akan menjadi bagian Revolusi Chelsea di bawah asuhan Thomas Tuchel. Salah satu nama yang muncul ke permukaan adalah Jonas Hofmann.

Tuchel memang tidak mendatangkan satu pun pemain baru ke Stamford Bridge pada musim dingin lalu. Waktu kedatangannya yang cukup mepet dengan jadwal penutupan jendela transfer menjadi salah satu alasannya.

Dengan bermodal skuat peninggalan Frank Lampard, Tuchel secara perlahan mampu membawa Chelsea bangkit. The Blues bahkan belum terkalahkan sejak pria berkebangsaan Jerman itu berkuasa.

Meski begitu, bukan berarti Tuchel sudah puas dengan skuat yang dimiliki. Sejumlah bintang termasuk Erling Haaland masuk dalam bidikannya.

Baca Juga:

Andre-Pierre Gignac, Pesepak Bola Anti-Mainstream yang Cetak Sejarah bersama Tigres

Joan Laporta, Harapan Barcelona untuk Mempertahankan Lionel Messi

Naik Turun hingga Kebangkitan Eks Wonderkid MU, Adnan Januzaj

Jonas Hofmann

Sementara itu, mencuatnya nama Hofmann dalam target transfer Chelsea cukup mengejutkan. Pemain yang kini memperkuat Borussia Monchengladbach itu memang kurang populer.

Hofmann yang lahir pada 14 Juli 1992 merupakan pemain berkebangsaan Jerman. Ia menimba pendidikan sepak bola bersama FC Rot sejak usia enam tahun dan pindah ke Hoffenheim pada 2004 silam.

Bersama akademi Hoffenheim, karier Hofmann mulai menanjak. Ia bahkan mampu menembus skuat timnas Jerman U-18 dan U-21.

Namun perjuangannya untuk menembus tim utama di level klub cukup berliku. Pada usia 19 tahun, Hofmann menandatangani kontrak bersama Borussia Dortmund.

Sayang, ia kesulitan menembus tim utama sehingga lebih sering membela Dortmund II. Situasinya tak kunjung membaik sehingga Hofmann dipinjamkan ke Mainz pada musim panas 2014.

Peruntungan Hofmann tak kunjung membaik setelah pindah ke Mainz. Ia justru mengalami serangkaian cedera sehingga hanya tampil 12 kali dan membukukan 3 gol.

Mainz pun mengembalikan Hofmann ke Dortmund pada musim panas 2015. Saat itu Dortmund tengah mengalami masa transisi setelah Jurgen Klopp mundur dan digantikan Thomas Tuchel.

Menariknya, Tuchel memasukkan Hofmann ke tim utama Dortmund. Ia menjadi pelapis Marco Reus dan Henrikh Mkhitaryan di sisi sayap.

Jonas Hofmann dan Thomas Tuchel

Pada paruh musim pertama, Hofmann membela Dortmund sebanyak 14 kali. Namun Tuchel kemudian justru menjualnya ke Monchengladbach pada bursa transfer musim dingin.

Bersama Monchengladbach, potensi maksimal Hofmann mulai terlihat. Satu tempat utama di posisi sayap kanan berhasil direbutnya.

Penampilan Hofmann kian matang bersama Monchengladbach. Pada musim 2020-2021, ia sudah mencetak enam dan gol dan sepuluh assist yang merupakan rekor terbaiknya dalam satu musim.

Hofmann juga dilirik timnas senior Jerman sejak tahun lalu. Kini ia sudah memiliki dua caps.

Salah satu penampilan terbaik Hofmann tersaji pada 9 Januari 2020. Waktu itu, ia memimpin comeback Monchengladbach saat menjamu Bayern Munchen dalam lanjutan Bundesliga.

Dalam pertandingan tersebut, Munchen sempat unggul dua gol lebih dulu. Namun Hofmann menjadi inspirator kebangkitan Monchengladbach dengan mencetak dua gol balasan sebelum Florian Neuhaus memastikan kemenangan tuan rumah.

Tuchel memang membiarkan Hofmann pergi lima tahun silam. Namun keputusan itu tampaknya diambil demi kebaikan sang pemain.

Hofmann memang membutuhkan jam terbang untuk membuatnya matang. Kini setelah hal itu terjadi, Tuchel siap memberikannya tanggung jawab lebih.

Tuchel memang membutuhkan nama baru untuk mengisi sayap kanan. Ia tampaknya tak puas dengan performa yang ditunjukkan Hakim Ziyech.

Harga Hofmann yang relatif murah membuat transfer ini sangat mungkin terjadi. Hal tersebut akan membuat Chelsea kian kental dengan aroma Jerman.

Jonas Hofmann Chelsea Borussia moenchengladbach Sosok Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Bagikan