Profil Jamie Bynoe-Gittens, Wonderkid Manchester City yang Ikuti Jejak Jadon Sancho

Die Borussen kini tinggal selangkah lagi mendapatkan wonderkid Manchester City berusia 16 tahun, Jamie Bynoe-Gittens
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Jumat, 18 September 2020
Profil Jamie Bynoe-Gittens, Wonderkid Manchester City yang Ikuti Jejak Jadon Sancho
Jamie Bynoe-Gittens (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Borussia Dortmund belum berhenti membajak para pemain muda dari tanah Britania Raya. Setelah Jude Bellingham, Die Borussen kini tinggal selangkah lagi mendapatkan wonderkid Manchester City berusia 16 tahun, Jamie Bynoe-Gittens.

Bynoe-Gittens merupakan salah satu pemain muda yang digadang-gadang akan menjadi bintang. Berposisi sebagai penyerang, performanya sangatlah menonjol dibanding pemain seusianya.

Bynoe-Gittens lahir di London pada 8 Agustus 2004. Keluarganya berasal dari Barbados, Karibia.

Perkenalan Bynoe-Gittens dengan si kulit bundar terjadi saat usianya menginjak 4 tahun. Ia sempat memperkuat tim lokal bernama Cavs and Trent.

Menariknya, keluarga Bynoe-Gittens tidak punya darah sepak bola. Sang ayah hanya sempat menjadi atlet kriket.

Baca Juga:

Ansu Fati, Bocah Ajaib Spesialis Pemecah Rekor Termuda

Kalvin Phillips, Yorkshire Pirlo, dan Penantang Serius Declan Rice pada Posisi Gelandang Bertahan Timnas Inggris

Kai Havertz, Alleskonner dengan Mentalitas Baja di Usia Muda

Jamie Bynoe-Gittens

Ketika memasuki usia 8 tahun, Bynoe-Gittens mulai serius mengasah bakat sepak bolanya. Ia masuk akademi Reading yang tim seniornya baru promosi ke Premier League.

Tak lama setelah bergabung dengan Reading, Chelsea memberikan tawaran kepadanya. Namun Bynoe-Gittens menolaknya dan bertahan di Reading hingga berusia 14 tahun.

Manchester City membajak Bynoe-Gittens dari Reading pada musim panas 2018. The Citizens memenangi persaingan dengan Arsenal yang juga tertarik kepada sang pemain.

Bynoe-Gittens punya alasan kuat memilih Manchester City ketimbang Arsenal. Menurutnya, akademi klub yang ia pilih merupakan yang terbaik di Inggris.

Apa yang dikatakan Bynoe-Gittens memang sangat masuk akal. Sejak dibeli taipan Timur Tengah, Manchester City membenahi besar-besaran akademinya sehingga menjadi salah satu yang terbaik di dunia.

Pada musim perdananya di Manchester City, Bynoe-Gittens dimasukkan ke dalam tim U-16. Namun hanya butuh satu musim untuk membuatnya naik kelas ke tim U-18.

Bynoe-Gittens bahkan langsung mencetak gol saat melakoni debut bersama tim Manchester City U-18. Momen itu terjadi pada 14 September 2019 saat menang 5-2 atas Liverpool.

Hingga musim lalu, Bynoe-Gittens sudah mencetak 12 gol dan 8 assist untuk tim U-16 dan U-18 Manchester City. Hal inilah yang membuat Dortmund tergoda untuk memilikinya.

Aksi Jamie Bynoe-Gittens bersama Timnas Inggris U-16

Bak gayung bersambut, Bynoe-Gittens tertarik melanjutkan kariernya di Dortmund. Ia bahkan rela mengabaikan minat raksasa Eropa lain seperti Real Madrid dan Paris Saint-Germain.

Sosok Jadon Sancho menjadi alasan utama Bynoe-Gittens tertarik hengkang ke Dortmund. Ia memang mengidolakan winger Timnas Inggris berusia 20 tahun tersebut.

"Ketika Sancho berada di City, dia bermain bagus di usia 18 tahun, mencetak gol di setiap pertandingan, jadi saya ingin menjadi seperti dia," kata Bynoe-Gittens kepada The Secret Scout.

"Anda harus mengambil sesuatu dari orang lain untuk menjadikan diri Anda versi terbaik. Anda sekarang harus mencetak gol untuk menjadi yang terbaik."

Dengan bergabung ke Dortmund, Bynoe-Gittens seperti mengikuti jalan karier idolanya tersebut. Sancho memang diboyong raksasa Jerman itu dari akademi Manchester City juga.

Meski berbeda posisi, Bynoe-Gittens memiliki karakter permainan yang mirip dengan Sancho. Pemain bertinggi 175 cm itu punya kecepatan dan kedua kaki yang sama kuatnya.

Dilansir dari Bild, Dortmund bisa mendapatkan Bynoe-Gittens dengan hanya membayar 250 ribu euro ke Manchester City sebagai biaya kompensasi. Hal itu karena sang pemain belum menandatangani kontrak profesional.

Jika kepindahan ini benar terwujud, nampaknya tinggal menunggu waktu bagi Bynoe-Gittens untuk menjelma menjadi bintang. Beberapa tahun lagi mungkin akan dirinya akan diperebutkan klub-klub raksasa Eropa seperti yang kini dialami idolanya, Sancho.

Manchester City Jamie Bynoe-Gittens Jadon Sancho Borussia Dortmund Sosok Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Cara Menonton Argentina vs Cape Verde Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 05.00 WIB
Cara menonton Argentina vs Cape Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak jadwal kickoff pukul 05.00 WIB, siaran langsung TVRI, layanan streaming, dan prediksi starting XI.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Cara Menonton Argentina vs Cape Verde Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 05.00 WIB
Timnas
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
BTN membeberkan persiapan Timnas Indonesia menuju ASEAN Hyundai Cup 2026. John Herdman menargetkan Skuad Garuda meraih gelar AFF pertama sepanjang sejarah.
Rizqi Ariandi - Jumat, 03 Juli 2026
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
Piala Dunia
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Lamine Yamal kembali menegaskan ambisi besarnya di Piala Dunia 2026, yakni membawa Spanyol meraih gelar juara.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Julian Nagelsmann resmi mundur dari timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. DFB langsung bergerak mendekati Jurgen Klopp sebagai calon pelatih baru. (157 karakter)
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Antusiasme publik begitu tinggi hingga jersey tim nasional Norwegia menjadi barang langka menjelang duel seru melawan Brasil di babak 16 besar.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Piala Dunia
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Dari total delapan gol yang telah dicetak Albiceleste sejauh ini, enam di antaranya lahir dari sang kapten Lionel Messi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Piala Dunia
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengaku memahami fungsi VAR, tetapi menilai teknologi tersebut telah mengurangi emosi dan spontanitas yang menjadi bagian penting dari sepak bola.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Prediksi Australia vs Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Mesir peluang menang 42 persen, sementara Australia tetap berpeluang membuat kejutan.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Piala Dunia
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Pelatih Cape Verde, Bubista, percaya diri timnya mampu memberi kejutan saat menghadapi Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak komentar lengkap dan peluang Cape Verde lolos ke 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Timnas Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Bagikan