Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kalvin Phillips, Yorkshire Pirlo, dan Penantang Serius Declan Rice pada Posisi Gelandang Bertahan Timnas Inggris

Posisi gelandang bertahan itu juga krusial dalam skema bermain Gareth Southgate di timnas Inggris. Saat ini posisi tersebut ditempati Declan Rice.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 06 September 2020
Kalvin Phillips, Yorkshire Pirlo, dan Penantang Serius Declan Rice pada Posisi Gelandang Bertahan Timnas Inggris
Kalvin Phillips (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Peran gelandang bertahan dalam sepak bola selalu jarang mendapatkan sorotan karena tugas mereka tidak terlihat selayaknya penyerang (mencetak gol) atau kiper ketika melakukan penyelamatan fantastis.

Meski begitu posisi gelandang bertahan sangat diapresiasi rekan setim karena tugas mereka sangat penting bagi tim: melapis lini belakang, menangkal serangan lawan (melakukan tugas kotor), hingga mengawali transisi bermain.

"Saat bermain di lapangan, saya terkadang melihatnya (N'Golo Kante) dua kali. Yang satu di kiri, yang satu di kanan. Tidak salah lagi, saya bermain dengan orang kembar!" tutur Eden Hazard 2017 silam mengenai peran gelandang bertahan N'Golo Kante

"Dia adalah pemain fantastis dan sangat membantu tim ini. Jadi, kami bahagia bisa memilikinya di tim ini."

Baca Juga:

16 Tahun Penantian Berakhir, Leeds United Kembali ke Premier League

4 Hal Menarik Mengenai Rodrigo, Striker yang Datang ke Leeds United karena Marcelo Bielsa

5 Bintang Klub Promosi yang Siap Mengguncang Premier League 2020-2021

Eden Hazard sangat mengapresiasi peran N'Golo Kante kala membela Chelsea

Begitulah sosok gelandang bertahan yang sangat penting bagi rekan setim. Kante hanya salah satu contoh gelandang bertahan yang menjalankan perannya dengan sangat baik.

Seiring berjalannya perkembangan sepak bola modern peran gelandang bertahan tak melulu soal permainan kotor atau mencegah serangan lawan. Namun juga membangun serangan (deep-lying playmaker) yang bisa dilihat dalam diri pemain seperti Andrea Pirlo, Xabi Alonso, dan Sergio Busquets.

Posisi gelandang bertahan itu juga krusial dalam skema bermain Gareth Southgate di timnas Inggris. Saat ini posisi tersebut ditempati gelandang berusia 21 tahun West Ham United Declan Rice.

Eks pemain akademi Chelsea cenderung nyaman di posisinya karena tak ada penantang serius sebelumnya. Tapi Rice bisa jadi akan berpikir dua kali jika melihat Kalvin Phillips dan James Ward-Prowse.

Nama yang disebut terakhir sudah cukup terkenal karena ia produk akademi Southampton dan bermain di sana dengan kelebihan mengambil tendangan bebas. Tapi Kalvin Phillips bak enigma ketika dipanggil Southgate masuk timnas Inggris.

"Saya terbang ke bulan," begitulah ucapan Phillips saking senangnya dan tidak menyangka masuk skuad Three Lions. Southgate tentu memanggil pemain Leeds United itu bukan karena asal pilih pemain.

Piawai Mengawali Transisi Bermain

Kalvin Phillips

"Saya sebenarnya cukup klasik: saya suka melakukan tekel, suka terlibat perebutan bola, suka mengoper dan mengontrol bola," tutur Kalvin Phillips.

Apa yang diucapkannya memang tugas utama gelandang bertahan. Phillips (24 tahun) bukan nama tenar di Inggris dan juga rekrutan mahal Leeds dari klub lain, tetapi dia adalah produk akademi yang dikembangkan oleh Marcelo Bielsa.

Dalam permainan Leeds yang mendominasi penguasaan bola dan ofensif Phillips bermetamorfosis menjadi gelandang bertahan modern: bisa bertahan dan juga naik membantu serangan - melakukan transisi bermain.

Keberhasilan Leeds promosi ke Premier League dengan menjuarai Championship melalui 77 gol tak lepas dari peran vital Phillips. Kualitasnya kala bertahan membantu Leeds memperkuat lini belakang dan kebobolan hanya 35 gol.

Tak ayal Marcelo Bielsa mengapresiasi pemanggilannya ke timnas Inggris. Bielsa memberikannya baju klub prestisius dari Argentina Newell's Old Boys.

Marcelo Bielsa berjasa besar dalam pengembangan karier Kalvin Phillips

"Ini (jersey Newell's) adalah jersey lama dari dulu dia bermain, yang akan saya minta dia tanda tangani," kata Phillips dikutip dari Telegraph.

"Dia juga mengirimi saya pesan kecil, saya akan membingkainya, dikatakan bahwa kerja keras saya telah membuahkan hasil, tetapi tidak berhenti di sini."

Jasa Bielsa memang besar dalam mengembangkan aspek permainannya. Sejak promosi pada 2014 Phillips yang tadinya sekedar tahu bagaimana tugas utama gelandang bertahan bertransformasi menjadi kunci dalam transisi bermain.

"Dia (Phillips) sangat bagus dalam merebut bola dan menempatkannya ke ruang lain, ruang yang lebih baik. Dia sangat bagus saat harus melindungi tim saat full-back kami menyerang. Dan saat kami kalah jumlah, dia sangat bagus dengan caranya bertahan," ucap Bielsa soal Phillips.

Julukan Yorkshire Pirlo lahir dan merujuk kepada tempat kelahirannya serta maestro sepak bola Italia yang kini melatih Juventus Andrea Pirlo.

Bersaing Ketat dengan Declan Rice

Declan Rice

Persaingan ketat di satu posisi bagus bagi tim mana pun karena itu akan membuat para pemain tetap tampil kompetitif. Begitu juga di antara Declan Rice dan Kalvin Phillips di timnas Inggris.

"Posisi tempatnya (Rice) bermain butuh kompetisi untuk perebutan tempat," begitulah ucapan Southgate di balik alasan pemanggilan Phillips.

Menilik catatan dari WhoScored statistik keduanya cukup berimbang. Declan Rice unggul ketika bertahan dan Kalvin Phillips kala tim membangun serangan dan ia jadi katalisator di lini tengah.

Akan tapi perbedaan itu terjadi karena gaya main berbeda West Ham arahan David Moyes yang lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik, sementara Leeds bermain ofensif dan senang mendominasi penguasaan bola.

Rice tampil 38 kali musim lalu dengan rataan tekel 3,1 per 90 menit laga dan Phillips di 37 laga punya rataan tekel 2,7 per 90 menit laga. Akurasi operan Rice unggul 86 persen berbanding 81,8 persen.

Phillips punya keunggulan dalam hal memenangi penguasaan bola di lini tengah pada sepertiga akhir pertahanan lawan (4,7 poin berbanding 4,1). Operan per 90 menit laga Phillips juga unggul 56,1 berbanding 45,6 Rice serta akurasi bola jauh sebanyak 5,4 berbanding 3,4.

“Saya sangat terkejut ketika manajer memberi tahu saya tentang peralihan posisi karena saya adalah gelandang box-to-box nomor 8 dan bahkan bermain sebagai nomor 10 dan mencetak beberapa gol," imbuh Phillips.

"Butuh enam atau tujuh bulan bagi saya untuk membiasakan diri dan memahami posisi harus berada di lapangan, kapan mendapatkan bola, kapan tidak mendapatkan bola, dan saya juga harus bekerja di sisi pertahanan saya."

Kiprah Kalvin Phillips akan sangat dinantikan di musim 2020-2021. Musim ini akan jadi ujian baginya karena level bermain Premier League yang berbeda dari Championship serta potensi lawan-lawan yang lebih hebat akan dihadapinya nanti.

Breaking News Kalvin Phillips Leeds United Sosok Declan Rice Timnas Inggris

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Bagikan