Profil Desire Doue: Bakat dari Akademi Rennes, Proyek Masa depan PSG dan Bintang Muda di Eropa

Profil bintang muda Paris Saint-Germain (PSG), Desire Doue, yang menarik atensi di Eropa dengan bakat dan talentanya. Doue juga produk akademi Stade Rennes.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 22 April 2025
Profil Desire Doue: Bakat dari Akademi Rennes, Proyek Masa depan PSG dan Bintang Muda di Eropa
Desire Doue (@GingaBonitoHub)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Paris Saint-Germain (PSG) tengah bertarung di tengah cibiran serta stigma publik soal sepak bola Prancis, Ligue 1, yang diejek sebagai "Farmer League" atau "Liga Petani" yang merujuk kepada dominasi tunggal PSG.

Dengan kekuatan finansial - secara harafiah - tanpa batas, PSG memiliki keunggulan dibanding tim-tim tradisional Prancis lainnya seperti Olympique Lyonnais, Olympique Marseille, dan Lille. Itu terbukti dengan raihan 11 titel Ligue 1 yang dimulai dari 2013 hingga saat ini (2025).

Kekuatan PSG di Ligue 1 tak lagi dipertanyakan, tetapi ambisi mereka untuk memenangi Liga Champions di era Nasser Al-Khelaifi belum terwujud. Ambisi yang membuat PSG terkenal dengan era Galactico karena pernah memiliki pemain seperti David Beckham, Zlatan Ibrahimovic, Marco Verratti, Neymar, Kylian Mbappe, hingga Lionel Messi.

Uniknya, bukan mereka yang mewujudkan ambisi tersebut, tetapi justru proyek baru PSG yang berpeluang besar mengakhirinya di Liga Champions 2024-2025 di bawah kepelatihan Luis Enrique.

Baca Juga:

Prediksi Luis Figo: PSG Juara Liga Champions, Inter Milan Juga Punya Peluang Raih Treble Winner

Jadwal Semifinal Liga Champions 2024-2025: Arsenal Tantang PSG, Barcelona Hadapi Inter Milan

Hasil Liga Champions: Bernapas Lega, PSG dan Barcelona Lolos ke Semifinal

Paris
Paris Saint-Germain (x/PSG_inside)

Pasca Kylian Mbappe pergi ke Real Madrid, PSG bermain lebih kolektif, sepak bola proaktif, dan berbahaya kala menyerang serta melakukan transisi.

"Menurut saya, Paris Saint-Germain (juara Liga Champions). Mereka memiliki konsistensi hasil yang baik dan kebugaran fisik yang sangat baik saat ini," papar legenda sepak bola Portugal, Luis Figo, kepada Football-Italia.

Dalam proyek baru itu PSG mengembangkan serta mengandalkan pemain-pemain muda berbakat, salah satu yang paling menonjol adalah Desire Doue yang bahkan belum genap berusia 20 tahun (usia 19 tahun).

Berbakat, Arti Nama Doue

Desire Doue (Laman Resmi Stade Rennes)

Diberkahi atau berbakat. Itulah arti nama Doue yang berasal dari Prancis, semnentara Desire sendiri dalam bahasa Inggris memiliki makna hasrat. Nama adalah doa dan Doue sejauh ini membuktikan nama tersebut bukan beban baginya.

Hadir dari akademi terkenal Stade Rennais (Rennes) yang pernah mengorbitkan nama seperti Eduardo Camavinga, Ousmane Dembele, Yoann Gourcuff, hingga Sylvain Wiltord, Doue dibeli PSG senilai 50 juta euro kala harga pasarnya sebesar 30 juta euro.

Per 24 Maret 2025, harga Doue meningkat drastis senilai 60 juta euro. Pada musim 2024-2025 sejauh ini (22 April 2025), Doue memiliki catatan 13 gol, 12 assists, dari 45 pertandingan di seluruh kompetisi dan total 2.511 menit penampilan.

"Kami tahu Desire istimewa sejak sesi latihan pertamanya di Rennes. Keseimbangan, teknik, dan pengambilan keputusannya sudah berkelas dunia di usia 16 tahun," ucap mantan Direktur Olahraga Rennes, Florian Maurice, mengomentari bakat Doue.

Gaya Main dan Posisi

Desire Doue kala melawan Liverpool (Le Telegramme)

Memiliki tinggi badan 1,81 meter, berposisi sebagai penyerang sayap, Doue - menurut Total Football Analysis - memiliki kemampuan baik dalam mengontrol bola, dapat berakselerasi di ruang sempit, dan kekuatan berduel fisik dengan lawan.

Doue tenang menghadapi tekanan dan juga memiliki kemampuan menendang bola yang bagus. Pengambilan keputusan masih jadi aspek yang harus dibenahi darinya, tetapi pada usia 19 tahun 'langit' menjadi batasan untuk Doue.

Sebelum menjadi penyerang sayap, Doue juga dapat bermain sebagai pemain nomor 8 (gelandang box to box) hingga nomor 10 (pengatur serangan). Doue juga dapat menjadi penyambung serangan dengan kemampuannya mundur menjemput bola serta melakukan pressing.

"Desire adalah tipe pemain yang membuat Anda berhenti dan menonton. Kakinya ajaib, dan dia punya semangat yang sama. Prancis beruntung memilikinya," ucap kompatriotnya, Kylian Mbappe.

"Bermain dengan Desire itu mudah. Ia melihat umpan yang tidak dilihat pemain lain, dan energinya membangkitkan semangat seluruh tim. Ia masih muda, tetapi ia bermain seperti pemain veteran."

Dibidik Banyak Klub Eropa

Desire Doue (@FabrizioRomano)

Sebelum gabung PSG, Doue diincar banyak klub Eropa mulai dari Arsenal, Chelsea, Tottenham Hotspur, Manchester United, dan Newcastle United. Pada akhirnya Doue berada di persimpangan jalan antara PSG atau Bayern Munchen.

Namun, berkat campur tangan Luis Enrique dan Direktur Olahraga, Luis Campos, Doue merapat ke PSG dan urung gabung Bayern.

"PSG mungkin ingin membayar sekitar 34 juta poundsterling dan mencoba menurunkannya, sementara Bayern senang membayar lebih dari 50 juta poundsterling - tetapi ia ingin pergi ke PSG," papar Julien Laurens, pakar sepak bola Prancis kepada BBC Sport.

"Mungkin terasa sedikit mahal, seperti saat PSG membayar 34 juta poundsterling untuk Bradley Barcola setelah enam bulan yang baik sebagai Lyon, tetapi ada premi, seperti di Inggris, saat Anda menjual dari klub Prancis ke klub Prancis."

"Kuncinya adalah Luis Enrique dan Direktur Olahraga Luis Campos sama-sama yakin bahwa mereka akan mendapatkan seorang superstar."

"Doue sangat berbakat, kuat secara mental dan fisik. Di PSG, mereka mengatakan ia memiliki kaki pemain rugby karena bagian bawah tubuhnya sangat kuat."

"Mereka tahu di Paris itu akan memakan waktu tetapi mereka siap. Luis Enrique sangat senang mengontraknya. Ia adalah pemain yang diinginkannya. Mereka sadar ia mungkin membutuhkan setengah musim, satu musim, tetapi dengan senang hati menunggu jika diperlukan."

Mengingat usianya yang masih sangat muda, serta prospek perkembangan karier yang signifikan, tidak heran apabila di masa depan Doue tetap dibidik banyak klub Eropa dan PSG menghadapi cobaan besar untuk mempertahankannya.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Profil Desire Doue

Nama: Desire Nonka-Maho Doue
Tempat, Tanggal Lahir: Angers, Maine-et-Loire, Prancis, 3 Juni 2005
Kebangsaan: Prancis

Karier Pemain

Rennes II (2021-2023)
Rennes (2022-2024)
Paris Saint-Germain (2024-)

Karier Internasional

Prancis U-17 (2021-2022)
Prancis U-19 (2022-2023)
Prancis U-21 (2023-2024)
Olimpiade Prancis (2024)
Timnas Prancis (2025-)

Sosok PSG Prancis Timnas Prancis Desire Doue Liga Champions

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Hasil akhir
Hasil Pertandingan UEFA Nations League: Italia Tahan Prancis, Belgia Bungkam Turki
Hasil UEFA Nations League terbaru: Italia menahan Prancis 1-1, sementara Belgia menang telak 3-0 atas Turki. Simak hasil lengkapnya!
Johan Kristiandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Hasil Pertandingan UEFA Nations League: Italia Tahan Prancis, Belgia Bungkam Turki
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Prancis vs Italia, Live Sebentar Lagi
Prancis vs Italia segera dimulai pukul 01.45 WIB. Simak cara menonton gratis, link streaming, jadwal, prediksi skor, dan susunan pemain.
Arief Hadi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Prancis vs Italia, Live Sebentar Lagi
Sosok
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Penghujung karier Cristiano Ronaldo diwarnai konflik. Dari Erik ten Hag di Man United, gejolak di Al-Nassr, hingga ketegangan dengan Jorge Jesus.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Liga Dunia
Prancis vs Italia, Zidane Kenang Tandukan Kepala ke Materazzi
Jelang Prancis vs Italia, Zinedine Zidane mengenang tandukan ke Materazzi di final Piala Dunia 2006. Ia mengaku tidak menyesali insiden tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Prancis vs Italia, Zidane Kenang Tandukan Kepala ke Materazzi
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Prancis vs Italia, Live Gratis di RCTI
Link streaming Prancis vs Italia live gratis di RCTI, Sabtu (3/10) pukul 01.45 WIB. Simak cara menonton, jadwal, dan prediksi pertandingan.
Johan Kristiandi - Jumat, 02 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Prancis vs Italia, Live Gratis di RCTI
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Prancis vs Italia: Ujian Berat untuk Gli Azzurri
Prediksi Prancis vs Italia di UEFA Nations League 2026: cek jadwal, head to head, prediksi skor, susunan pemain, dan link streaming laga.
Johan Kristiandi - Jumat, 02 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Prancis vs Italia: Ujian Berat untuk Gli Azzurri
Liga Dunia
Satu Kandidat Hilang, Supremo PSG Tak Tertarik Jadi Presiden FIFA
Nasser Al-Khelaifi menegaskan tidak tertarik menjadi Presiden FIFA 2027. Bos PSG itu justru memberikan dukungan penuh kepada Aleksander Ceferin.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Satu Kandidat Hilang, Supremo PSG Tak Tertarik Jadi Presiden FIFA
Italia
Italia Menang Telak di Turki, Mancini Langsung Alihkan Fokus ke Laga Melawan Prancis
Italia menang telak 4-1 atas Turki di Nations League. Roberto Mancini langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya melawan Prancis.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Italia Menang Telak di Turki, Mancini Langsung Alihkan Fokus ke Laga Melawan Prancis
Hasil akhir
Hasil UEFA Nations League: Italia Pesta Gol, Prancis Menang Dramatis
Italia menang telak 4-1 atas Turki, sementara Prancis menundukkan Belgia 1-0 lewat gol Michael Olise. Simak hasil lengkap UEFA Nations League.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Hasil UEFA Nations League: Italia Pesta Gol, Prancis Menang Dramatis
Jadwal
Berikut Cara Menonton serta Jadwal Live Streaming Belgia vs Prancis
Belgia vs Prancis berlangsung Selasa (29/09) pukul 01.45 WIB. Simak jadwal, cara menonton, link live streaming, prediksi dan susunan pemain.
Arief Hadi - Senin, 28 September 2026
Berikut Cara Menonton serta Jadwal Live Streaming Belgia vs Prancis
Bagikan