Prediksi dan Statistik Derby Manchester: Old Trafford Bersahabat untuk The Citizens
BolaSkor.com - Pekan 10 Premier League 2023-2024 akan ditutup dengan laga besar dua rival sekota di Manchester, Manchester United vs Manchester City di Old Trafford, Minggu (29/10) pukul 22.30 WIB.
Derby Manchester juga akan menarik karena meski kedua tim punya momentum bermain saat ini, performa mereka belum mencapai level terbaik, terutamanya Red Devils yang masih inkonsisten bermain.
Man United memenangi dua laga terakhir di Premier League, tetapi permainan secara menyeluruh tidak meyakinkan. Pun demikian Man City yang kembali menang di Premier League, setelah di dua laga sebelumnya kalah beruntun.
Baca Juga:
Legenda Manchester United dan Inggris Sir Bobby Charlton Wafat
Ucapan Belasungkawa Figur dan Sepak Bola Dunia untuk Sir Bobby Charlton
Sir Bobby Charlton dan 10 Pahlawan Inggris di Piala Dunia 1966
Kehilangan Ilkay Gundogan dan Kevin De Bruyne turut mengurangi level permainan Man City, tetapi dengan pengalaman besar skuad mereka dalam memenangi trofi beberapa musim terakhir, plus treble winner musim lalu, itu menjadi keunggulan mereka atas Man United.
Kabar Tim
Eks produk akademi Man City, Jadon Sancho, masih absen dengan masalah internal dengan klub. Kondisi Casemiro, Aaron Wan-Bissaka, dan Luke Shaw juga diragukan. Sementara Lisandro Martinez, Tyrell Malacia, dan Amad Diallo masih absen di kubu Man United.
Dari Man City, Manuel Akanji absen karena sanksi akumulasi kartu, sementara Kevin De Bruyne masih absen karena cedera.
Komentar
Erik ten Hag melihat sisi positif dari Man United yang bangkit, meraih tiga kemenangan beruntun di seluruh kompetisi, tetapi ia juga melihat sisi negatif dari konsistensi khususnya saat menyerang.
"Saya pikir itu pasti (sebuah ukuran). Anda lihat, kami kembali ke tempat yang kami inginkan, ini adalah tim (United) yang sulit dikalahkan, dan mereka menemukan cara untuk menang. Jadi, kami menuju ke arah yang benar," papar Ten Hag di laman resmi klub.
"Saya bilang kami berada di arah yang benar, dan masih ada jalan yang harus kami tempuh. Saya melihat sisi positifnya, saya juga melihat sisi negatifnya. Kami tidak konsisten, dalam penguasaan bola, pada level saat kami bisa menjadi, tempat kami menunjukkan dalam permainan bahwa kami bisa berada."
"Misalnya, saat tandang ke Arsenal. Juga, 30 menit pertama saat tandang ke Bayern Munchen. Tapi kami harus melakukan ini secara konsisten. Tapi dalam menekan, kami cukup bagus."
"Kami memiliki penguasaan bola terbanyak di seluruh Premier League, kami memiliki penguasaan lini tengah terbanyak di Premier League. Jadi, Anda lihat, organisasi pertahanan kami, organisasi pressing kami."
"Saya sudah katakan sebelum musim ini bagaimana kami ingin bermain, itulah kami. Tapi kemudian, kami tidak memanfaatkan momen transisi menyerang, dan kami harus melakukannya karena kami memiliki kemampuan di tim kami, para pemain di sana yang bisa mengambil manfaat darinya."
Sedangkan bagi Pep Guardiola, laga derby mana pun selalu spesial tidak terkecuali Derby Manchester. Ia juga melihat Man United sebagai lawan yang sulit meski performa mereka belum meyakinkan sejauh ini.
"Old Trafford, ketika saya berada di Barcelona atau Bayern Munchen dan saya melakukan perjalanan ke Inggris, itu selalu istimewa. Ini adalah tempat yang spesial dan ini spesial untuk para penggemar kami," terang Guardiola
"Ini adalah pertandingan yang tidak seperti final Piala FA atau pertandingan terakhir musim ini yang menentukan menang atau tidaknya Premier League, kami masih baru memainkan sembilan pertandingan dan masih ada 87 poin untuk dimainkan. Kami harus fokus."
"United selalu – tidak peduli manajernya – mereka selalu menjadi lawan yang tangguh. Kualitas individu yang mereka miliki, stadionnya, karakter yang mereka miliki, momentumnya."
"Mereka bisa mencetak gol, kami tahu kualitas yang mereka miliki. Selalu seperti itu dan akan selalu begitu," urai Guardiola.
Statistik
1. Man United melakukan comeback musim lalu lawan Man City di Old Trafford. Mereka coba mencari kemenangan kandang beruntun di liga untuk kali pertama sejak 2008-2009 dan 2010-2011.
2. Man City memenangi lebih banyak laga tandang Premier League lawan Man United ketimbang tim lainnya (delapan kali).
3. Derby Manchester ke-190 dmainkan tepat 147 hari setelah kemenangan Man City di final Piala FA lawan Man United.
4. Pep Guardiola sudah memenangi empat laga Premier League di Old Trafford, terbanyak dari pelatih tim lawan. Sejak Guardiola melatih Man City pada 2016, mereka mendapatkan 142 poin lebih dari Man United.
Head to Head
Man City 2-1 Man United (Final Piala FA 2023)
Man United 2-1 Man City (Premier League 2023)
Man City 6-3 Man United (Premier League 2022)
Man City 4-1 Man United (Premier League 2022)
Man United 0-2 Man City (Premier League 2021)
Prediksi dan Prakiraan Susunan Pemain
Manchester United (4-2-3-1): Andre Onana; Aaron Wan-Bissaka, Raphael Varane, Harry Maguire, Sergio Reguilon; Casemiro, Sofyan Amrabat; Antony, Bruno Fernandes, Marcus Rashford; Rasmus Hojlund
Pelatih: Erik ten Hag
Manchester City (4-2-3-1): Ederson Moraes; John Stones, Ruben Dias, Nathan Ake, Josko Gvardiol; Rodri, Bernardo Silva; Phil Foden, Julian Alvarez, Jeremy Doku; Erling Haaland
Pelatih: Pep Guardiola
Prediksi BolaSkor: Man United 2-1 Man City
Arief Hadi
16.261
Berita Terkait
Respons Tantangan Lisandro Martinez, Legenda Manchester United: Terlalu Bernyali untuk Pemain Belum Teruji
Superkomputer Prediksi Hasil Bodo/Glimt vs Manchester City: The Citizens Tidak Terbendung
Link Streaming Bodo/Glimt vs Manchester City, Rabu 21 Januari 2026
Bodo/Glimt vs Manchester City: Tuan Rumah Berharap Erling Haaland Letih
Prediksi dan Statistik Real Madrid vs AS Monaco: Los Blancos Wajib Menang
Manchester City Dapatkan Marc Guehi, Pep Guardiola Ucapkan Terima Kasih
Marc Guehi Tidak Sabar Main Bareng Phil Foden dan John Stones di Manchester City
Prediksi dan Statistik Inter Milan vs Arsenal: Misi The Gunners Kunci Tiket 16 Besar
Resmi Gabung Manchester City, Marc Guehi Senang Berada di Klub Terbaik Inggris