Pochettino Soroti Pemindahan Venue Final Liga Champions

PSG mendapat keuntungan karena akan seperti tampil di kandang sendiri andai mampu melaju ke final.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Sabtu, 26 Februari 2022
Pochettino Soroti Pemindahan Venue Final Liga Champions
Pelatih PSG, Mauricio Pochettino (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - UEFA secara resmi telah memindahkan venue final Liga Champions 2021-2022 ke Stade de France. Keputusan ini mendapat sorotan khusus dari pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Mauricio Pochettino.

Awalnya UEFA menunjuk Krestovsky Stadium di kota Saint Petersburg sebagai venue final kompetisi antarklub terelite Eropa tersebut. Namun konflik antara negara Rusia dan Ukraina memaksa rencana tersebut diubah.

UEFA memang telah mengecam keputusan pemerintah Rusia yang melakukan invasi militer ke wilayah Ukraina. Pencabutan hak tuan rumah Saint Petersburg seolah menjadi hukuman untuk negara pimpinan Vladimir Putin tersebut.

Baca Juga:

Resmi, UEFA Pindahkan Final Liga Champions dari Rusia

Bobol Gawang Atletico, Elanga Ungkap Kelemahan Jan Oblak

Rekor Sebastien Haller dan Catatan Laga Tandang Erik ten Hag di Liga Champions

Stade de France

Namun terpilihnya Stade de France sebagai venue pengganti dalam rapat darurat komite eksekutif UEFA merupakan sebuah kejutan. Stadion Wembley awalnya lebih difavoritkan untuk mengemban tanggung jawab tersebut.

Pochettino menyambut dengan antusias keputusan UEFA ini. PSG memang menjadi klub yang paling diuntungkan dari pemindahan venue final Liga Champions 2021-2022.

“Menjadi tuan rumah final adalah motivasi ekstra bagi kami. Ini menambah antusiasme kami untuk dapat mencapai final pada 28 Mei, meski masih ada pekerjaan penting di depan," kata Pochettino dilansir dari Mundo Deportivo.

Meski bukan kandang resmi, Stade de France ibarat menjadi rumah kedua bagi PSG. Les Parisiens juga tak membutuhkan banyak adaptasi saat tampil di sana.

Selain itu, PSG sudah pasti akan mendapat dukungan penuh dari suporter setianya. Misi untuk meraih trofi Liga Champions perdana akan lebih mudah diwujudkan.

Meski begitu, Pochettino dan PSG tidak boleh jemawa. Kepastian laga final di Paris bisa menambah beban Kylian Mbappe dan kawan-kawan.

Bukan tidak mungkin PSG nantinya justru sudah lebih dulu tersingkir sebelum sampai ke partai final. Mereka bahkan masih harus berjuang keras untuk mempertahankan keunggulannya pada leg kedua babak 16 besar kontra Real Madrid, Maret mendatang.

Liga Champions Mauricio Pochettino Paris Saint-Germain Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Lamine Yamal kembali menegaskan ambisi besarnya di Piala Dunia 2026, yakni membawa Spanyol meraih gelar juara.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Julian Nagelsmann resmi mundur dari timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. DFB langsung bergerak mendekati Jurgen Klopp sebagai calon pelatih baru. (157 karakter)
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Antusiasme publik begitu tinggi hingga jersey tim nasional Norwegia menjadi barang langka menjelang duel seru melawan Brasil di babak 16 besar.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Piala Dunia
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Dari total delapan gol yang telah dicetak Albiceleste sejauh ini, enam di antaranya lahir dari sang kapten Lionel Messi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Piala Dunia
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengaku memahami fungsi VAR, tetapi menilai teknologi tersebut telah mengurangi emosi dan spontanitas yang menjadi bagian penting dari sepak bola.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Prediksi Australia vs Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Mesir peluang menang 42 persen, sementara Australia tetap berpeluang membuat kejutan.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Piala Dunia
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Pelatih Cape Verde, Bubista, percaya diri timnya mampu memberi kejutan saat menghadapi Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak komentar lengkap dan peluang Cape Verde lolos ke 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Timnas Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Piala Dunia
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Setelah mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia, Cape Verde kini bersiap menghadapi tantangan terbesar melawan juara bertahan Argentina.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Piala Dunia
Nilai Spanyol Belum Sempurna, Luis de la Fuente Ungkap Ancaman Terbesar Lamine Yamal Cs
Meski puas dengan performa anak asuhnya, pelatih Luis de la Fuente menegaskan Spanyol belum sempurna.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Nilai Spanyol Belum Sempurna, Luis de la Fuente Ungkap Ancaman Terbesar Lamine Yamal Cs
Bagikan