Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pisa Promosi untuk Pertama Kali dalam 34 Tahun, Inzaghi Bersaudara Kembali Bersaing di Serie A

Pisa SC memastikan di naik kasta ke Serie A musim depan. Ini merupakan pertama kalinya Pisa tampil di Serie A setelah menunggu selama 34 tahun.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Selasa, 06 Mei 2025
Pisa Promosi untuk Pertama Kali dalam 34 Tahun, Inzaghi Bersaudara Kembali Bersaing di Serie A
Filippo Inzaghi (football-italia)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pisa SC memastikan di naik kasta ke Serie A musim depan. Ini merupakan pertama kalinya Pisa tampil di Serie A setelah menunggu selama 34 tahun.

Pisa dipastikan promosi ke Serie A setelah pesaing terdekat mereka Spezia kalah 1-2 dari Reggiana pada Senin (5/5). Hasil tersebut membuat Pisa bertahan di peringkat kedua Serie B dengan torehan 72 poin dari 36 laga.

Pisa mengakhiri penantian untuk tampil pada kompetisi tertinggi sepak bola Italia setelah terakhir kali bermain pada 1991. Pencapaian ini menjadi buah dari perjuangan panjang setelah sebelumnya sempat merasakan terdegradasi ke divisi 5 kompetisi sepak bola Italia.

Terakhir kali tampil di Serie A pada 1990-1991, Pisa harus langsung terdepak setelah mengakhiri kompetisi di posisi ke-16. Pisa hanya mampu mengumpulkan 22 poin dari 34 pertandingan lewat delapan kemenangan, enam imbang, dan 20 kekalahan.

Baca Juga:

Jalin Hubungan Terlarang dengan Ultras, Simone Inzaghi dan Hakan Calhanoglu Dihukum Larangan Tampil

Hadapi Barcelona, Simone Inzaghi Tidak Pikirkan Rentetan Hasil Buruk Inter Milan

Inter Milan Kalah Tiga Kali Beruntun, Kualitas Kepelatihan Simone Inzaghi Dipertanyakan

Simone dan Filippo Inzaghi (sky sports)

Pisa bertahan di Serie B selama tiga musim, namun pada 1993-1994 mereka harus terdegradasi ke Eccelenza yang merupakan divisi kelima kasta sepak bola Italia karena mengalami masalah finansial.

Pada 2019, serangkaian masalah keuangan serius membuat Pisa dikeluarkan dari Federasi Sepak Bola Italia untuk kedua kalinya dalam sejarahnya. Pisa dibentuk kembali dengan nama AC Pisa 1909 untuk memulai lagi dari Serie D di bawah kepemilikan baru.

Mimpi Pisa untuk kembali ke Serie A akhirnya terwujud pada musim 2024-2025.

Sentuhan Filippo Inzaghi

Sukses Pisa kembali ke Serie A tidak lepas dari sentuhan Filippo Inzaghi sebagai pelatih. Inzaghi ditunjuk sebagai pelatih Pisa pada Juli 2024 untuk menggantikan Alberto Aquilani.

Inzaghi memiliki rekor cukup baik ketika menangani tim-tim di Serie. Dia membawa promosi Benevento promosi pada 2019-2020, meski hanya bertahan semusim di kasta tertinggi.

Pelatih berusia 51 tahun ini mengalami pasang surut dalam karier kepelatihannya. Dia memulai karier kepelatihannya dengan menangani mantan timnya AC Milan lebih dari satu dekade lalu.

Itu terbukti menjadi awal yang sulit, karena Rossoneri adalah klub besar yang sedang mengalami masa sulit. Namun seiring berjalannya waktu, Pippo telah membangun reputasinya sendiri sebagai pelatih.

Namun, tentu kiprah Pippo sebagai pelatih tidak sementereng sang adik Simone Inzaghi yang saat ini menangani Inter Milan.

Setelah mengesankan di Lazio, Simone pindah ke Inter pada 2021. Sejak saat itu, dia telah memenangkan gelar Serie A bersama Nerazzurri, serta mencapai final Liga Champions.

Meskipun Pippo memiliki karier bermain yang lebih gemilang, tidak diragukan lagi Simone lebih mengesankan sebagai pelatih.

“Simone adalah salah satu orang pertama yang mengirimi saya pesan selamat atas promosi,” ujar Pippo kepada Sky Sport Italia.

“Dia adalah contoh bagi saya. Simone adalah orang yang luar biasa. Dan pelatih yang hebat.”

Patut dinantikan selanjutnya bagaimana sepak terjang Inzaghi bersama Pisa pada Serie A musim 2025-2026.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Serie a Breaking News Filippo Inzaghi Simone Inzaghi Pisa

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Bagikan