Pisa Promosi untuk Pertama Kali dalam 34 Tahun, Inzaghi Bersaudara Kembali Bersaing di Serie A
BolaSkor.com - Pisa SC memastikan di naik kasta ke Serie A musim depan. Ini merupakan pertama kalinya Pisa tampil di Serie A setelah menunggu selama 34 tahun.
Pisa dipastikan promosi ke Serie A setelah pesaing terdekat mereka Spezia kalah 1-2 dari Reggiana pada Senin (5/5). Hasil tersebut membuat Pisa bertahan di peringkat kedua Serie B dengan torehan 72 poin dari 36 laga.
Pisa mengakhiri penantian untuk tampil pada kompetisi tertinggi sepak bola Italia setelah terakhir kali bermain pada 1991. Pencapaian ini menjadi buah dari perjuangan panjang setelah sebelumnya sempat merasakan terdegradasi ke divisi 5 kompetisi sepak bola Italia.
Terakhir kali tampil di Serie A pada 1990-1991, Pisa harus langsung terdepak setelah mengakhiri kompetisi di posisi ke-16. Pisa hanya mampu mengumpulkan 22 poin dari 34 pertandingan lewat delapan kemenangan, enam imbang, dan 20 kekalahan.
Baca Juga:
Jalin Hubungan Terlarang dengan Ultras, Simone Inzaghi dan Hakan Calhanoglu Dihukum Larangan Tampil
Hadapi Barcelona, Simone Inzaghi Tidak Pikirkan Rentetan Hasil Buruk Inter Milan
Inter Milan Kalah Tiga Kali Beruntun, Kualitas Kepelatihan Simone Inzaghi Dipertanyakan
Pisa bertahan di Serie B selama tiga musim, namun pada 1993-1994 mereka harus terdegradasi ke Eccelenza yang merupakan divisi kelima kasta sepak bola Italia karena mengalami masalah finansial.
Pada 2019, serangkaian masalah keuangan serius membuat Pisa dikeluarkan dari Federasi Sepak Bola Italia untuk kedua kalinya dalam sejarahnya. Pisa dibentuk kembali dengan nama AC Pisa 1909 untuk memulai lagi dari Serie D di bawah kepemilikan baru.
Mimpi Pisa untuk kembali ke Serie A akhirnya terwujud pada musim 2024-2025.
Sentuhan Filippo Inzaghi
Sukses Pisa kembali ke Serie A tidak lepas dari sentuhan Filippo Inzaghi sebagai pelatih. Inzaghi ditunjuk sebagai pelatih Pisa pada Juli 2024 untuk menggantikan Alberto Aquilani.
Inzaghi memiliki rekor cukup baik ketika menangani tim-tim di Serie. Dia membawa promosi Benevento promosi pada 2019-2020, meski hanya bertahan semusim di kasta tertinggi.
Pelatih berusia 51 tahun ini mengalami pasang surut dalam karier kepelatihannya. Dia memulai karier kepelatihannya dengan menangani mantan timnya AC Milan lebih dari satu dekade lalu.
Itu terbukti menjadi awal yang sulit, karena Rossoneri adalah klub besar yang sedang mengalami masa sulit. Namun seiring berjalannya waktu, Pippo telah membangun reputasinya sendiri sebagai pelatih.
Namun, tentu kiprah Pippo sebagai pelatih tidak sementereng sang adik Simone Inzaghi yang saat ini menangani Inter Milan.
Setelah mengesankan di Lazio, Simone pindah ke Inter pada 2021. Sejak saat itu, dia telah memenangkan gelar Serie A bersama Nerazzurri, serta mencapai final Liga Champions.
Meskipun Pippo memiliki karier bermain yang lebih gemilang, tidak diragukan lagi Simone lebih mengesankan sebagai pelatih.
“Simone adalah salah satu orang pertama yang mengirimi saya pesan selamat atas promosi,” ujar Pippo kepada Sky Sport Italia.
“Dia adalah contoh bagi saya. Simone adalah orang yang luar biasa. Dan pelatih yang hebat.”
Patut dinantikan selanjutnya bagaimana sepak terjang Inzaghi bersama Pisa pada Serie A musim 2025-2026.
View this post on Instagram
Yusuf Abdillah
9.919
Berita Terkait
Hasil Piala FA: Debut Liam Rosenior Berakhir Manis, Chelsea Menang Telak Kontra Charlton
Gustavo Almeida Berpotensi Main Lawan Persib, Mauricio Souza Tak Pusingkan Soal Masalah Ryo Matsumura
Hasil Malaysia Open 2026: Jojo dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal
Bandung bjb Tandamata Usung Target Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan demi Jadi Penguasa Series Pontianak
Persib vs Persija, Marc Klok: Anggap Pertandingan Harga Diri dan Singgung Kepindahan Luis Figo
Fiorentina di Zona Degradasi, AC Milan Pantang Anggap Remeh La Viola
Persib vs Persija, Bojan Hodak Pertanyakan Selalu Menggunakan Wasit Asing di Bandung
Punya Mental Juara, Adrien Rabiot Ingatkan AC Milan soal Perburuan Scudetto
Bojan Hodak Minta Skuad Persib Jaga Emosi Saat Hadapi Persija
Hasil Super League 2025/2026: Malut United Kalah, Persib vs Persija Jadi Penentu Juara Paruh Musim